SELEBRITI

Wulan Guritno Bantu Pelestarian Gajah Sumatera melalui Hope for Life

Selasa, 04 Desember 2018 16:15 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Wulan Guritno © Akbar Prabowo Triyuwono

Kapanlagi.com - Artis peran Wulan Guritno kembali melakukan aksi peduli terhadap kehidupan. Kali ini, dengan mengusung Hope for Life, Gelang Harapan, Wulan Guritno bersama sahabatnya Janna soekasah Joesoef dan Amanda Soekasah ingin mengajak masyarakat luas untuk peduli upaya pelestarian Gajah Sumatera.

Itikad baik ini berawal dari kunjungan Wulan Guritno ke Taman Nasional tesso Nilo pada Agustus 2018 lalu. Dirinya melihat sendiri Tim Elephant Flying Squad di habitat asli Gajah Sumatera. Tim ini terdiri dari pawang/mahout dan gajah terlatih.

Tim ini diperkenalkan oleh WWF Indonesia dan Balai Taman Nasional Tesso Nilo sejak 2004. Tim Elephant Flying Squad bertugas melakukan penghalauan gajah liar dan mencegahnya memasuki kebun masyarakat, sehingga dapat mengurangi konflik antara gajah dan manusia.

1. Panggilan Jiwa

Ibu Shaloom Razade ini menyampaikan bahwa tujuannya melakukan aksi kepedulian seperti ini seperti bukan kehendak dirinya sendiri. Bukan dirinya yang memilih, melainkan dirinyalah yang dipilih.

"Tujuannya adalah mungkin panggilan jiwa. Kita tuh ngga memilih tapi kita yang dipilih, seperti dibukakan jalan oleh Tuhan atau universe. Kalo ini, Gajah yang memilih kita, seperti meminta bantuan," ucap Wulan Guritno di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (4/12).

"Yang kita inginkan menyebarkan harapan sih dari segala aspek dan saling mengingatkan apasih yang harus dilakukan sesama manusia. Yang pertama cancer sampe sekarang di sini lanjut ke kehidupan," sambungnya.

2. Permasalahan Telah Berlangsung Lama

Permasalahan antara gajah dan manusia memang sudah berlangsung lama. Namun, gerakan seperti ini baru saja dilakukan oleh Wulan saat ini. Lantas apa alasannya baru sekarang melakukannya?

"Universe dan alam yang membuka jalan. Susah juga itu dijawab. Kenapa baru sekarang, kenapa ngga dari dulu," Wulan berusaha menjawab.

"Problemnya padahal udah dari dulu. Memang sudah banyak gerakan dari pemerintah. Kita ngga bisa terus menyalahkan pemerintah, kita juga harus bergerak juga. Mungkin memang kita baru dibukakan jalannya ya sekarang. Kita makin paham makanya kita terpanggil dan tergerak," jelasnya.

3. Ada Kesinambungan

Dirinya pun mengharapkan ada kesinambungan antara pihak ke pihak lain yang ingin membantu. "Kalo orang lain ada yang lebih mengerti mungkin kita bisa saling berbagi lagi. Hidup saling berdampingan, ngga mengambil hak masing-masing."

Untuk mendukung keberlangsungan Tim Elephant Flying Squad, Gelang Harapan mengadakan penggalangan dana melalui "Hope for Life Charity Night for Sumatran Elephant yang diselenggarakan Senin kemarin. Keuntungannya akan disumbangkan melalui WWF Indonesia untuk membantu operasional Tim elephant Flying Squad.

Orang tahunya bahwa gajah masuk perkebunan dan membuat kerusakan. Padahal sebenarnya, gajah ada hanya mengikuti daya ingatnya akan wilayah jelajahnya. Kurangnya pengetahuan tentang gajah inilah yang membuat satwa karismatik ini malah disebut hama. Melalui acara ini, kami ingin agar makin banyak orang mengenal gajah, tahu peran penting gajah bagi ekosistem, dan kemudian timbul berlian untuk menjaganya," tutup Wulan.

(kpl/apt/frs)


REKOMENDASI
TRENDING