Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 180, Tayang Rabu 11 November 2020

Rabu, 11 November 2020 15:00 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 180, Tayang Rabu 11 November 2020 Sinetron Dari Jendela (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron DARI JENDELA SMP hari ini bisa kamu intip di sini! 

“Ira makin emosi di rumahnya. Lili juga bingung, papa lagi ngurusin apa sih? Apa yang lebih penting dari calon mama barunya? Lili juga jadi ikutan emosi gara gara Irfan nih. Papa kok jadi ngga jelas deh.”

Wulan lagi pack dagangan sama Inah. Dan kasih label. Ria dan Santi datang. Mereka mau bantuin Wulan. Wulan peluk mereka sambil sedih dan haru. Makasih selalu bantu dia. Ria dan Santi malah ikutan haru.

MasAmbyar ama Indro lagi lirik lirikan, karena Roni lagi ngelapin sepeda tapi sambil melamun. Ambyar bilang ke Roni biarpun dilap seribu kali kagak bisa berubah tuh sepeda jadi motor. Roni disidang sama Ambyar dan Indro.

Irfan tersadar dari pingsannya. Karena di tolong Warga. Irfan sadar dan kaget. Joko hilang dari sana. Di tambah lagi tas dan Sepeda yang harusnya di antar Joko juga masih ada. Irfan cemas dan panik.

Wulan, Ria dan Santi lagi semangat ngepack orderan. Telpon Inah bunyi. Irfan yang telpon. Inah sempat ragu angkat telpon Irfan. Tapi Inah membatin kalau ia tak angkat, akan jadi prasangka.

Ira terus coba telpon Irfan. Tapi kok sibuk terus ya. Ira kesal kok Irfan ngga sampai sampai kan tadi lagi di mobil. Ira jadi gedeg sendiri. Jadi resah. Mikir macam macam prasangka. Lili bilang dan tenangin Ira.

Irfan sedang menunggu. Megangin sepeda yang mau di antar Joko dan juga tas Joko. Inah dan Wulan muncul. Khawatir dan tanya keadaan dan perkembangannya. Irfan bilang dia belum berani lapor ke polisi.

Ira makin emosi di rumahnya. Lili juga bingung, papa lagi ngurusin apa sih? Apa yang lebih penting dari calon mama barunya? Lili juga jadi ikutan emosi gara gara Irfan nih. Papa kok jadi ngga jelas deh.

Uda lagi curhat sama Iwan cara jauhin Alya dari Yunus. Pak Iwan kasih ide. Gimana kalau Pak Yunus di bikin sakit perut aja. Atau Pak Yunus di kunciin di ruangannya. Uda Zein jadi keki. Pak Iwan ini guru apa bukan sih.

Gino, Beben dan Edo disini. Ada telpon dari Pak Iwan. Mereka awalnya sempat ga percaya Mana mungkin Joko di culik? Buat apa? Siapa juga yang nyulik Joko. Telpon Gino bunyi. Pak Iwan marahin mereka. Ini serius.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING