Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 182, Tayang Jumat 13 November 2020

Jum'at, 13 November 2020 15:00 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 182, Tayang Jumat 13 November 2020 Sinetron Dari Jendela SMP (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron DARI JENDELA SMP hari ini bisa kamu intip di sini! 

“Prapto taruh uang tebusan di tempat yang sudah di suruh Beni. Tempat itu semacam taman yang cukup ramai. Dan Prapto di suruh taruh di bangku taman yang ada tong sampahnya. Masukin uang di tong sampah itu.”

Wulan, Indro, Ria, Beben, Gino, Santi dan Roni syok mendengar telpon tiba tiba Joko. ini informasi berharga. Kita kerucutkan pencarian dari ciri ciri yang di sebutkan Joko tadi. Mereka pun segera bergerak pergi.

Ira dan Irfan ribut disini. Ira marah sama Irfan soal kemarin. Dia tau soal Joko urgent. Tapi Irfan terkesan sangat menyepelekan dirinya. Irfan benar benar minta maaf. Semua begitu cepat dan mendadak. Irfan ngaku salah.

Wulan cs disini. Mereka harus cari tempat yang di cirikan Joko. Mereka berkumpul di titik penculikan. Edo muncul sama Lili. Ia ngakunya baru dapat informasi juga soal Joko. Edo mau sok pahlawan sama Wulan.

Mas Ambyar kasih info ke Inah. Kalau pencarian teman temannya juga gagal. Inah, Linda dan Gina makin cemas. Waktu tebusannya makin dekat. Kalau begini, nyawa Joko dalam bahaya. Linda usulkan lapor polisi.

Wulan cs sudah tiba di daerah yang Edo kasih tau. Berarti tempatnya kemungkinan besar di wilayah ini. Tapi tempat ini luas sekali. Kita harus pencar. Wulan, Indro Ria, Beben satu team. Santi Roni Gino Satu team.

Prapto taruh uang tebusan di tempat yang sudah di suruh Beni. Tempat itu semacam taman yang cukup ramai. Dan Prapto di suruh taruh di bangku taman yang ada tong sampahnya. Masukin uang di tong sampah itu.

Di tempat sembunyi. Tak jauh dari tempat Prapto, Anak buah Prapto, Irfan Inah dan Ambyar udah nunggu. Mengintip sambil bersembunyi. Prapto pun diam diam kembali dan mengawasi tempat itu.

Sosok yang di sangka Beni ambil kantong uang. Tiba tiba Ketika dia pergi, Ada Prapto muncul dan seluruh anak buahnya sergap dia. Sosok beni teriak teriak. Prapto tampak marah. Dan kesal.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING