Sinopsis Sinetron 'INSYA ALLAH SURGA' Episode 21, Tayang Rabu 13 Mei 2020

Rabu, 13 Mei 2020 15:00 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'INSYA ALLAH SURGA' Episode 21, Tayang Rabu 13 Mei 2020 Sinetron Insya Allah Surga (credit SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron INSYA ALLAH SURGA tayang hari ini. 

“Tatang, Karyo dan Ucok diminta bantuin masuk-masukin lauk ke dalam boks, Tatang, Karyo dan Ucok pada ngenes nahan ngiler. Sangking nggak bisa nahan, Tatang berhasil nilep ayam goreng yang langsung dia lahap mumpung nggak ada Asma, Karyo juga berhasil nyuap nasi dua kali. Ucok ikut-ikutan, dia makan sambalnya duluan, niatnya habis itu mau dicocol pakai ayam goreng, tapi keburu Asma dan Atun datang. Yang ada Ucok langsung mingkem sambil nahan pedas.”

Hari itu Asma dapat job ketring nasi boks yang jumlahnya lumayan banyak. Tatang, Ucok dan Karyo langsung nawarin diri membantu. Dikira Asma mau bantu suntikan modal, taunya hanya bantu doa. Tapi Tatang, Karyo dan Ucok nggak nolak kalau diminta bantuan tenaga. Biar lagi puasa, kalau bantuin Asma mah lanjut aja, kata mereka. Asma lalu minta tolong sama Tatang, Karyo dan Ucok bawain belanjaan bahan makanan dari pasar. Sialnya hari itu nggak ada satupun angkot yang mau dicarter, jadi Tatang, Karyo dan Ucok manggul bahan makanan dari pasar sampai rumahnya Asma. Sepanjang jalanan Tatang, Karyo dan Ucok hampir pingsan, apalagi hari itu panas banget. Mereka jadi halu, melihat sayuran mentah berasa melihat capcay, melihat ayam hidup berasa melihat ayam panggang. Bahkan sangking lemasnya, mereka malah mampir berendam dulu di sungai. Asma jadi kelimpungan nungguin bahan makanan yang nggak sampai-sampai.

Setelah semua masakan matang, Tatang, Karyo dan Ucok diminta bantuin masuk-masukin lauk ke dalam boks, Tatang, Karyo dan Ucok pada ngenes nahan ngiler. Sangking nggak bisa nahan, Tatang berhasil nilep ayam goreng yang langsung dia lahap mumpung nggak ada Asma, Karyo juga berhasil nyuap nasi dua kali. Ucok ikut-ikutan, dia makan sambalnya duluan, niatnya habis itu mau dicocol pakai ayam goreng, tapi keburu Asma dan Atun datang. Yang ada Ucok langsung mingkem sambil nahan pedas.

Setelah semua selesai, Asma minta tolong Tatang, Karyo dan Ucok antar nasi-nasi boks itu ke alamat pemesan. Disini Tatang, Karyo dan Ucok pada ribut rebutan mau nganterin nasi boksnya naik motor. Ustadz Ali melerai dan mengingatkan mereka lagi puasa. Puasa itu bukan hanya nahan haus dan lapar, tapi juga nahan hawa nafsu, kata Ustadz Ali. Akhirnya Salwa usulin mereka carter angkot saja biar bisa terangkut semua.

Saat mau nyebrang jalan cari angkot, Tatang, Karyo dan Ucok hampir ketabrak sama motor gede(moge) yang dikendarai seorang laki-laki, dan laki-laki itu adalah AMIN!

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING