Sinopsis Sinetron 'SINETRON INSYA ALLAH SURGA' Episode 20, Tayang Selasa 12 Mei 2020

Selasa, 12 Mei 2020 15:30 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'SINETRON INSYA ALLAH SURGA' Episode 20, Tayang Selasa 12 Mei 2020 Sinetron Insya Allah Surga (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron INSYA ALLAH SURGA tayang hari ini. 

“Malam itu Asma mimpi didatangi H.Ridwan. Dalam mimpi itu H.Ridwan minta tolong Asma sampaikan pesan pada ketiga anaknya. Pesannya adalah: Tatang, Karyo dan Ucok disuruh PUASA agar teka-teki warisan itu bisa terjawab. Meski masih segan bertemu Tatang, tapi Asma tetap menyampaikan mimpinya itu ke Tatang, Ucok dan Karyo. Ustadz Ali mendukung mereka belajar puasa, karna puasa banyak sekali manfaatnya buat fisik maupun mental”

Tatang, Karyo dan Ucok sudah hampir dikeroyok sama warga, apalagi Nurdin jadi kompor mleduk disitu, bikin warga makin panas. Beruntung Ustadz Ali dan Asma datang melerai semua. Tatang, Karyo dan Ucok jelasin pada Shinta bahwa mereka bukan mau mencuri, taoi cuma mau kepoin nomer HP orang misterius yang tahu jawaban teka-teki warisan. Untungnya Shinta percaya, Tatang, Karyo dan Ucok selamat.

Sementara itu, Tatang jadi galau gara-gara Asma jadi jaga jarak sama dia. Rupanya Asma masih cemburu gara-gara kemarin Tatang deketin Shinta. Asma sengaja bersikap dingin sama Tatang, sementara kalau sama Ucok dan Karyo, Asma ramah banget. Jelas aja hati Tatang jadi kebat-kebit.

Malam itu Asma mimpi didatangi H.Ridwan. Dalam mimpi itu H.Ridwan minta tolong Asma sampaikan pesan pada ketiga anaknya. Pesannya adalah: Tatang, Karyo dan Ucok disuruh PUASA agar teka-teki warisan itu bisa terjawab. Meski masih segan bertemu Tatang, tapi Asma tetap menyampaikan mimpinya itu ke Tatang, Ucok dan Karyo. Ustadz Ali mendukung mereka belajar puasa, karna puasa banyak sekali manfaatnya buat fisik maupun mental. Lagi pula, dengan berpuasa mudah-mudahan Tatang, Karyo dan Ucok dapat meredam nafsu berebut warisan almarhum.

Tatang, Karyo dan Ucok iya-iya saja, padahal mereka tak peduli sama manfaat puasa, bagi mereka yang penting hanya warisan! Ustadz Ali menyarankan mereka bertiga mulai puasa sunnah Senin-Kamis dulu, kebetulan kan besok hari Senin. Tatang, Karyo dan Ucok langsung bilang siap, padahal dalam hati mereka ragu, sanggup nggak ya?.. Soalnya mereka itu sudah lama nggak puasa, terakhir kira-kira waktu jaman SMP lah, itu juga gara-gara dipaksa ikut pesantren kilat sama Guru Agama.

Tapi demi warisan, Tatang, Karyo dan Ucok antusias mau puasa besok. Ketiga emak disuruh siapin makanan yang banyak buat mereka sahur. Tapi boro-boro bangun sahur, sholat Shubuh aja bablas.. Alhasil baru jam 8 pagi, Tatang, Karyo dan Ucok sudah pada lemes kelaparan. Tapi masing-masing tetap pada gengsi, makanya mereka ngumpet-ngumpet buat ngakalin rasa haus dan laparnya. Tatang nyolong tempe goreng emaknya. Karyo nitip beli cilok sama bocah-bocah kampung terus makannya ngumpet. Sementara Ucok berendam di sungai biar adem sambil sesekali minum airnya.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING