Sinopsis Sinetron 'INSYA ALLAH SURGA' Episode 23, Tayang Jumat 15 Mei 2020

Jum'at, 15 Mei 2020 15:32 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'INSYA ALLAH SURGA' Episode 23, Tayang Jumat 15 Mei 2020 Sinetron Insya Allah Surga (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron INSYA ALLAH SURGA tayang hari ini. 

“Tatang, Karyo dan Ucok selamat dari kejaran Adul, tapi mereka hampir pingsan kebauan. Tak sengaja mata Karyo melihat ada figura foto H.Ridwan berpose dengan seorang bapak. Karyo mengambil figura itu dari tumpukan sampah. Setelah diteliti, ada tulisan di balik figura itu, ASEP SAHABATKU, JLN KAMBOJA NO.13. JAKARTA, MARET 2020. Tatang, Karyo dan Ucok langsung putuskan akan mencari alamat Pak Asep, kali aja Pak Asep tahu soal jawaban teka-teki warisan itu.”

Tatang, Karyo dan Ucok kabur ke kota, mereka berharap dapat kerjaan biar bisa nyicil utangnya sama Adul. Tapi boro-boro dapat kerjaan bagus, KTP aja nggak ada, ijazah juga di kampung.

Saat Tatang, Karyo dan Ucok lagi mikir harus bagaimana supaya bisa dapat kerjaan. Tiba-tiba di kejauhan ada Adul bersama bodygurdnya sedang mencari mereka. Kontan saja Tatang, Karyo dan Ucok ngacir kabur, tapi Adul sudah melihat mereka, kejar-kejaran pun terjadi.

Sangking paniknya mau ngumpet dimana, Tatang, Karyo dan Ucok masuk ke truk pengangkut sampah yang lagi berhenti. Tapi tiba-tiba truk sampah itu jalan. Tatang, Karyo dan Ucok selamat dari kejaran Adul, tapi mereka hampir pingsan kebauan. Tak sengaja mata Karyo melihat ada figura foto H.Ridwan berpose dengan seorang bapak. Karyo mengambil figura itu dari tumpukan sampah. Setelah diteliti, ada tulisan di balik figura itu, ASEP SAHABATKU, JLN KAMBOJA NO.13. JAKARTA, MARET 2020. Tatang, Karyo dan Ucok langsung putuskan akan mencari alamat Pak Asep, kali aja Pak Asep tahu soal jawaban teka-teki warisan itu.

Tatang, Karyo dan Ucok keliling mencari alamat itu. Tapi ada saja halangannya, mulai dari nyasar ke sarang preman, salah masuk rumah orang dan dikira maling, sampai ketemu sama Adul lagi. Mereka juga bertemu Asma dan Atun yang mau masukin lowongan magang di sekolah dekat situ. Tatang, Ucok dan Karyo tengsin banget ketemu Asma dengan keadaan badan bau sampah, untungnya Asma tak permasalahkan itu, Asma hanya cemas saat dengar kabar mereka bertiga kabur. Tatang dan Ucok jadi GR dicemasin Asma. Tatang, Ucok dan Karyo bilang, mereka akan pulang tapi mau usaha cari jawaban teka-teki warisan dulu, kan biar bisa lunasin utang sama Adul. Asma doain semoga ikhtiar mereka berhasil, Asma juga pesan jangan lupa lanjutkan puasa mereka. Tatang, Karyo dan Ucok bilang mereka hari ini juga puasa kok, tapi karna nggak punya duit buat beli nasi..

Akhirnya Tatang, Karyo dan Ucok nemu juga alamat Pak Asep. Tapi di rumah itu hanya ada RIO, bocah laki-laki yang ngaku cucunya Pak Asep. Tatang, Karyo dan Ucok nunjukin foto H.Ridwan ke Rio, apa kenal sama yang Pak Ridwan?.. Rio bilang dia kenal, bahkan katanya Pak Ridwan sering kesini. Tatang, Karyo dan Ucok makin antusias kepoin si Rio. Kalau kesini Pak Ridwan ngapain aja?.. tanya mereka. Ngisi TTS sama kakek, jawab Rio. Bahkan kata Rio, kakeknya masih menyimpan buku TTS terakhir yang dia isi bareng Pak Ridwan. Ucok nebak, jangan-jangan Bapak ngambil pertanyaan Kejarlah Dunia Jangan Lupakan Akhirat dari buku TTS itu. Lucunya Tatang dan Karyo nebak begitu juga.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING