Nekat Tayangkan Hal-Hal 'Seronok', 12 Infotainment Kena Tegur KPI

Selasa, 17 Maret 2015 14:00 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Nekat Tayangkan Hal-Hal 'Seronok', 12 Infotainment Kena Tegur KPI Komisi Penyiaran Indonesia/©KPI
Kapanlagi.com - 12 acara infotainment Indonesia dari beberapa stasiun TV swasta berbeda terkena teguran Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI. KPI menganggap bahwa acara infotainment ini masih banyak menayangkan berita-berita seputar aib pribadi dan konflik rumah tangga selebriti. Padahal Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat telah mengeluarkan surat edaran yang melarang hadirnya muatan-muatan dewasa pada infotainment, karena umumnya infotainment merupakan program siaran dengan klasifikasi Remaja (R).

12 acara infotainment yang terkena teguran tersebut adalah:
1.  Seleb on Cam (Global TV) 
2.  Fokus Selebriti (Global TV)
3.  Obsesi (Global TV)
4.  Go Spot (RCTI)
5.  Silet (RCTI)
6.  Hot Kiss (Indosiar)
7.  Kiss (Indosiar)
8.  Pose (MNC TV)
9.  Tuntas (MNC TV)
10.  Seleb Expose (Trans 7)
11.  Selebrita Pagi (Trans 7)
12.  Selebrita Siang (Trans 7)

Seluruh infotainment tersebut mendominasi tayangannya dengan bahasan mengenai perselingkuhan selebriti, kasus pelecehan seksual anak selebriti, serta konflik perseteruan selebriti. Bahkan, untuk kasus perselingkuhan selebriti antara Adam Suseno dengan Titin Karisma, KPI menemukan beberapa infotainment menjadikannya sebagai bahasan yang rutin dalam beberapa episode.

12 Infotainment kena tegur KPI karena nekat menayangkan aib selebriti/©KPI12 Infotainment kena tegur KPI karena nekat menayangkan aib selebriti/©KPI

Ketua KPI Pusat, Judhariksawan, menyayangkan sikap lembaga penyiaran yang tidak memperhatikan dengan baik surat edaran KPI tentang muatan infotainment. Dua belas infotainment yang mendapatkan teguran dari KPI Pusat tersebut telah melakukan pelanggaran yang berlapis atas Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran. Di antaranya pelanggaran norma kesopanan dan kesusilaan, penghormatan terhadap hak privasi, perlindungan remaja serta penggolongan program siaran.

Judha menjelaskan, bahwa penempatan infotainment pada jam tayang Remaja (R), memiliki konsekuensi tunduk pada aturan tentang program siaran Remaja. P3 & SPS secara tegas menyebutkan bahwa program siaran dengan klasifikasi Remaja (R), dilarang menampilkan materi yang mengganggu perkembangan fisik dan psikis remaja, seperti seks bebas, gaya hidup konsumtif, hedonistik dan/ atau horor.

Oleh karena itu, tayangan tentang perselingkuhan dengan pengakuan yang menggambarkan tentang hubungan seks bebas antara laki-laki dan perempuan di luar ikatan pernikahan, merupakan pelanggaran atas ketentuan program siaran Remaja (R).

(kpi/tch)


REKOMENDASI
TRENDING