
Berita Terbaru
W.S Rendra
Laki-Laki
07 November 1935, Solo, Jawa Tengah
07 November 1935, Solo, Jawa Tengah
W.S Rendra Meninggal Setelah Dipijit
Jumat, 07 Agustus 2009 11:40Meninggalnya seniman dan pemikir besar W.S Rendra memang membuat dunia seni di tanah air merasa amat kehilangan. Apalagi, kematian sang pujangga ini berselang tidak lama dari kematian seniman nyentrik Mbah Surip.
Formula Tempe, Kenangan Bens Leo Pada Rendra
Jumat, 07 Agustus 2009 10:47Ditinggalkan seorang sahabat, yang sudah seperti saudara sendiri pasti jadi sebuah kehilangan yang tak terkira. Bagi Bens Leo, kepergian W.S Rendra untuk selamanya adalah sebuah kehilangan. Dalam salah satu kenangan Bens adalah saat Rendra meminta formula tempe pada istrinya.
Bens Leo: Cerita Menarik Antara Mbah Surip dan Rendra
Jumat, 07 Agustus 2009 10:40Kehilangan seniman besar seperti W.S Rendra begitu dirasakan oleh sahabatnya yang juga pengamat musik Bens Leo. Bens yang harus kembali lagi dan berduka di Bengkel Teater Rendra - setelah sebelumnya menghadiri pemakaman Mbah Surip, Selasa (4/8) lalu, menganggap seniman yang akrab disapa Mas Willy itu sebagai seniman paling komplit, serba bisa, dan bisa ditempatkan di mana saja.
Moerdiono: Kita Kehilangan Seniman dan Pemikir
Jumat, 07 Agustus 2009 08:12Setelah mendengar berita kepergian W.S Rendra, mantan Menteri Sekretaris Negara di era baru, Moerdiono langsung berangkat ke kediaman rumah duka, di mana jenazah Rendra disemayamkan.
Mantan Mensesneg Moerdiono Melayat ke Kediaman WS Rendra
Jumat, 07 Agustus 2009 00:34Sekitar pukul 23.30 jenazah almarhum W.S Rendra telah tiba di rumah duka, Perumahan Pesona Depok, Blok A-V No. 5 Depok, Jawa Barat. Jenazah datang disertai dua anak almarhum, Teddy Septia dan Clara Sinta, yang turut di dalam ambulan.
W.S Rendra Meninggal Dunia
Kamis, 06 Agustus 2009 23:36Dunia seni Tanah Air kembali berduka. Penyair, dramawan, budayawan kondang W.S Rendra meninggal dunia, Kamis (6/8) malam, sekitar pukul 22.30 WIB, di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok, Jawa Barat. Padahal 'belum kering air mata' melepas kepergian seniman gaek Mbah Surip yang meninggal Selasa (4/8) kemarin.
Mbah Surip Sudah Ngomong Soal Kematian
Kamis, 06 Agustus 2009 12:22Sebelum ajal menjemput pada Selasa (4/8), Mbah Surip seakan sudah punya firasat. Menurut penuturan Iwan, kerabat dekat dan juga anggota Bengkel Teater W.S Rendra, ketika bertemu Mbah Surip di saat-saat terakhir, musisi berambut gimbal yang mengaku pernah kerja di luar negeri itu sudah membicarakan hal-hal berbau kematian.
Kuburan Mbah Surip 'Hadiah' Dari W.S Rendra
Rabu, 05 Agustus 2009 10:02Setelah melalui musyawarah keluarga, akhirnya Mbah Surip dikebumikan di Bengkel Teater Rendra untuk beristirahat selama-lamanya pada Selasa (4/8) malam. Konon, tempat peristirahatan terakhir musisi fenomenal ini memang sudah 'dipesan' sebelumnya. Kuburan itu sendiri merupakan 'hadiah' dari W.S Rendra sendiri.
Warna Musik 'Nyeleneh' Mbah Surip Tetap Ngotot
Rabu, 05 Agustus 2009 09:36Pada era 1980-an, Mbah Surip ternyata sudah gigih mencari nafkah di bidang musik. Saat itu ia begitu rajin mengirim demo musik ke label-label rekaman ternama. Sayangnya, gara-gara warna musik yang dianggap 'nyeleneh' saat itu, ia sering ditolak. Namun, pria bernama asli Urip Ariyanto itu tak mau putus asa. Ia tetap berjuang.
Mbah Surip Dimakamkan Bersama Sejumlah Seniman
Selasa, 04 Agustus 2009 21:32Jenazah Mbah Surip akan dimakamkan di tempat pemakaman di kawasan Bengkel Teater W.S Rendra, di Jalan Raya Cipayung Jaya RT02/ 05, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.
RBT Mbah Surip Diaktifkan Oleh 60.000 Pelanggan Indosat
Selasa, 04 Agustus 2009 19:37Lagu Tak Gendong milik penyanyi sepuh almarhum Mbah Surip telah diaktivasi oleh lebih dari 60.000 pelanggan Indosat. Meski belum dihitung secara detail, jumlah tersebut terdiri dari 3.500 pelanggan Indosat yang mengaktivasi bulanan dengan biaya Rp7.000 dan ada 51.500 pelanggan Indosat yang mengaktivasi mingguan dengan Rp3.000.
Mbah Surip Akan Dimakamkan di Citayeum
Selasa, 04 Agustus 2009 14:29Kematian Mbah Surip yang tak terduga mengejutkan anak, teman dan penggemarnya. Begitu juga dengan anaknya, Farid, yang selama ini juga bertindak sebagai manajer. Karena masih shock, Farid belum bisa memberikan keterangan apapun tentang kepergian ayahnya. Sedang salah satu temannya, Tarsan memberi keterangan kalau nantinya Mbah Surip akan dimakamkan di Citayeum, Bogor.
Mbah Surip Minta Dikubur di Kampung Artis
Selasa, 04 Agustus 2009 13:35Walau asli kelahiran Mojokerto, Mbah Surip ternyata lebih cinta Jakarta. Buktinya, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (4/8), pelantun Tak Gendong itu sempat berpesan kepada salah satu sahabatnya, Tarsan, jika ia kepingin dikebumikan di ibukota saja.
'KANTATA TAKWA' Ikut Bersaing di Festival Film Brisbane
Senin, 27 Juli 2009 23:05KANTATA TAKWA menjadi satu-satunya film karya sineas Indonesia yang ikut memeriahkan Festival Film Internasional Brisbane (BIFF) yang akan berlangsung selama 11 hari mulai Kamis (30/7).
Budayawan dan Seniman Gelar Doa Bersama Untuk WS Rendra
Rabu, 15 Juli 2009 05:15Puluhan budayawan, seniman, sastrawan, dan penyair di halaman Galeri Surabaya, kompleks Balai Pemuda, Jalan Gubernur Suryo 15, Surabaya, Selasa (14/7) malam, menggelar acara doa bersama untuk Willibrordus Surendra Broto Rendra, yang disapa W.S Rendra, yang kini sedang terbaring sakit.
Kondisi WS Rendra Mulai Stabil
Senin, 06 Juli 2009 19:25Kondisi kesehatan penyair kenamaan W.S Rendra (74), yang sejak 30 Juni lalu dirawat di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita karena sakit jantung, kini mulai membaik. Penyair bernama lengkap Wilibrordus Surendra Broto yang dikenal dengan julukan 'Si Burung Merak' itu hingga kini masih dirawat intensif di Cardio Vascular Care Unit (CVCU).
Pemerintah Cuek, Seniman Depok Merasa Terpinggirkan
Kamis, 07 Mei 2009 22:16Para seniman Kota Depok mengaku selama ini tidak pernah mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot), sehingga mereka merasa terpinggirkan.
Miing Bangga Bedah Buku Panda Nababan
Selasa, 17 Maret 2009 12:22Miing Bagito didaulat untuk memandu peluncuran buku, Senin (16/3), di Griya Dome, Medan. Buku yang diluncurkan merupakan buku milik politisi PDI-Perjuangan yang juga merupakan mantan wartawan, Panda Nababan, berjudul Menembus Fakta, Otobiografi 30 Tahun Seorang Wartawan.
Maya Hassan - Sawong Jabo Duet di Etnik Perkusi Rock
Jumat, 13 Maret 2009 05:12Penyanyi, Sawong Jabo, bersama penyair, W.S Rendra dan pemain harpa, Maya Hassan tampil bersama didukung grup Arek Indonesia dalam pementasan di gedung Cak Durasim, Surabaya, Kamis (12/3) malam. Mereka tampil dalam pementasan Etnik Perkusi Rock Orkestra dengan tema Petarung Hidup.
'KANTATA TAKWA' Dirilis Setelah Tertunda 18 Tahun
Kamis, 18 September 2008 12:08Berbeda dari film lain yang umumnya hanya menunggu 1-2 tahun sebelum diedarkan, KANTATA TAKWA sebenarnya sudah dibuat pada 18 tahun lalu. Namun baru tahun ini film semi dokumenter ini dirilis.
'KANTATA TAKWA' Bakal Tayang di Bioskop
Kamis, 18 September 2008 10:50Film KANTATA TAKWA, sebuah karya yang diangkat dari keberhasilan konser kelompok musik tersebut di Stadion Utama Senayan Jakarta pada 1991, siap beredar di jaringan bioskop Bliz Megaplex.
WS Rendra: Aceh Pelopor Bahasa Melayu Baru
Sabtu, 23 Agustus 2008 06:15Sastrawan dan budayawan W.S Rendra menyebut Aceh merupakan pelopor bahasa Melayu baru yang diperkenalkan Hamzah Fansyuri, seorang ahli tasawuf pertama yang menggunakan bahasa Melayu dalam sastra.
Iwan Fals Ajak Penggemar 'Coblos' Pemimpin Muda
Minggu, 17 Agustus 2008 12:13Konser Merdeka Iwan Fals di Panggung Kita Leuwinanggung, Depok, Sabtu (16/8), berlangsung meriah. Konser yang dimulai pada pukul 22.00 wib dengan lagu Indonesia Raya dimeriahkan kehadiran Setiawan Djody, WS Rendra, Innisisri, Joki Soeryoprayogo dan lain–lain.
Remy Sylado Luncurkan Kamus Bahasa Manado
Minggu, 13 Juli 2008 08:24Yapi Panda Abdiel Tambayong, alias Remy Sylado, di Jakarta, Sabtu, kembali meluncurkan buku, yang kali ini diberi judul Kamus Bahasa dan Budaya Manado. "Sebetulnya saya ini bukan putra Manado, tetapi keturunan Minahasa. Yang seharusnya Orang Manado itu kan mesti memiliki KTP dan tinggal di Manado," katanya.
Konser Aman Slank Warnai Harkitnas
Rabu, 21 Mei 2008 18:22Peringati satu abad Kebangkitan Nasional, Slank ikutan menggelar konser di Plaza Arsipel TMII pada Selasa (20/5) malam. Berbeda dari konsernya yang seringkali diwarnai kerusuhan, maka pertunjukan Slank selama dua jam sejak pukul 22.99 WIB berlangsung mulus, aman, dan tertib.
Advertisement
Advertisement















