Mbah Surip Dimakamkan Bersama Sejumlah Seniman

Selasa, 04 Agustus 2009 21:32 Penulis: Darmadi Sasongko
Mbah Surip Dimakamkan Bersama Sejumlah Seniman Mbah Surip
Kapanlagi.com - Jenazah Mbah Surip akan dimakamkan di tempat pemakaman di kawasan Bengkel Teater W.S Rendra, di Jalan Raya Cipayung Jaya RT02/ 05, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.

"Mbah Surip memang minta kalau meninggal dimakamkan di pemakaman Mas Willy," kata Kalong Hasibuan, anggota Bengkel Teater Rendra, di Depok, Selasa. Mas Willy sendiri merupakan panggilan akrab untuk W.S Rendra.

Jenazah Mbah Surip tiba di tempat pemakaman Bengkel Teater Rendra pukul 15.30 WIB, untuk selanjutnya disemayamkan semalam di ruang aula depan. "Mbah Surip dimakamkan Rabu (5/8). Saat ini menunggu kedatangan dari pihak keluarga dari Mojokerto," katanya.

Bakal peristirahatan terakhir Mbah Surip sudah disiapkan di belakang rumah W.S Rendra. "Sudah digali, sekarang tinggal menunggu besok untuk dimakamkan," kata Kalong.

Tempat pemakaman sekitar 100 meter persegi tersebut memang khusus disediakan bagi seniman. Sejumlah seniman yang telah dimakamkan di tempat tersebut antara lain Roedjito (seniman teater Artistik), Arie Mocoi, Indra Kesuma Budenani, Ria Rumondang Pardede, Semsar (pelukis dan perupa)

Kalong mengatakan, Mbah Surip memang kerap kali datang ke Bengkel Teater Rendra untuk berkolaborasi dengan anggota bengkel teater. "Saya memang pernah beberapa kali berkolaborasi dengan Mbah Surip, untuk memainkan musik dengan alat-alat piring, panci dan lainnya," ujarnya.

Menurut Kalong, lagu-lagu ciptaan Mbah Surip mudah dicerna, sederhana, dan merakyat, sehingga karyanya selalu dekat dengan rakyat. "Saya selalu ingat pesan dia bahwa dalam berseni harus mengalir begitu saja," paparnya.

Kalong pun menyatakan teringat dengan lagu ciptaan Mbah Surip yang belum sempat diselesaikannya. Syairnya baru beberapa baris. Namun judulnya sudah ada yaitu Hambarger. Bait-bait tersebut adalah Susu telur madu diaduk menjadi satu. "Yang saya ingat baitnya seperti itu, sangat mudah dicerna," katanya.

Kalong mengatakan, dirinya terakhir kali berkomunikasi dengan Mbah Surip pada Jumat (17/7), melalui SMS. "Ketika itu saya memberitahu bahwa W.S Rendra sedang sakit dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta," katanya.

Mbah Surip menjawab melalui SMS, "Salam damai dan doa untuk si Burung Merak Nusantara."

Anggota Bengkel Teater Rendra lainnya, Iwan Bunani mengatakan saat ini Mbah Surip disemayamkan semalaman dengan acara tahlilan. "Bagi masyarakat yang ingin mendoakan dan ikut tahlilan dipersilakan," katanya.

Mbah Surip lanjut Iwan sudah seperti saudara. Ia merupakan seniman yang mempunyai karakter tersendiri, sehingga karyanya mudah diingat oleh masyarakat. "Kita merasa kehilangan seniman yang berkarakter," katanya.     

(kpl/dar)


REKOMENDASI
TRENDING