Kapanlagi.com - Membuka jam tangan mungkin terdengar sederhana, namun prosesnya memerlukan kehati-hatian dan teknik yang tepat. Banyak orang mengalami kesulitan saat ingin mengganti baterai atau melakukan perawatan pada jam tangan kesayangan mereka.
Memahami cara membuka jam tangan dengan benar sangat penting untuk menghindari kerusakan pada komponen internal. Setiap jenis jam tangan memiliki mekanisme pembukaan yang berbeda, mulai dari sistem snap-on hingga screw-back yang memerlukan alat khusus.
Artikel ini akan membahas secara lengkap berbagai metode untuk membuka jam tangan dengan aman. Anda akan mempelajari persiapan yang diperlukan, jenis-jenis casing, serta teknik membuka yang sesuai untuk setiap tipe jam tangan.
Sebelum memulai proses membuka jam tangan, persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan. Penting untuk mempersiapkan segalanya dan memastikan alat-alat yang dibutuhkan sudah siap serta kondisi kerja optimal.
Mulailah dengan membersihkan permukaan jam menggunakan alkohol 70% untuk mencegah kotoran masuk. Langkah pembersihan ini sangat penting karena debu atau kotoran yang masuk ke dalam mekanisme jam dapat menyebabkan kerusakan pada komponen internal.
Gunakan matras karet anti slip sebagai alas kerja untuk menjaga jam tetap stabil dan mencegah tergelincir. Permukaan kerja yang stabil akan memudahkan Anda dalam melakukan proses pembukaan dengan presisi. Siapkan wadah magnetik kecil untuk menyimpan sekrup, ini memudahkan penyimpanan dan mencegah kehilangan komponen penting.
Gunakan lampu meja untuk pencahayaan yang optimal dan pastikan area kerja terang dan jelas. Pencahayaan yang baik akan membantu Anda melihat detail kecil pada jam tangan. Duduk dengan nyaman untuk menghindari kelelahan dan kesalahan saat bekerja.
Memahami jenis casing atau case back jam tangan merupakan langkah fundamental sebelum melakukan pembukaan. Identifikasi jenis casing jam tangan juga penting, casing bisa berupa snap-on atau screw-back.
Ada beberapa jenis casing belakang jam tangan yang umum digunakan berdasarkan mekanisme pembukanya, yaitu casing snap-off, screw-on, dan screw-down. Setiap jenis memiliki karakteristik dan cara pembukaan yang berbeda.
Snap-Off Case Back
Model tutup jam tangan ini dirancang dengan mekanisme congkel dan press untuk membuka dan menutupnya. Jenis ini paling umum ditemukan pada jam tangan dengan harga terjangkah dan desain sederhana. Ada jam tangan yang bisa dibuka hanya dengan mencongkel kunci di belakangnya, periksa apakah bagian belakang jam tangan memiliki sekrup untuk memastikan apakah cara ini bisa diterapkan.
Screw-Back Case Back
Jenis casing yang berbeda membutuhkan pendekatan yang berbeda pula, misalnya casing screw-back memerlukan obeng presisi, sedangkan snap-on bisa dibuka dengan alat khusus. Jenis ini menggunakan beberapa sekrup kecil untuk mengencangkan tutup belakang jam.
Screw-Down Case Back
Jenis case back yang pertama adalah screw down case back yang punya mekanisme membuka dan menutup seperti sekrup dengan ulir, untuk membukanya diperlukan alat bernama Friction Ball. Alat ini akan di-press dan dikaitkan ke lubang-lubang pada case back, lalu diputar untuk membuka tutup jam.
Memiliki peralatan yang tepat akan memudahkan proses pembukaan jam tangan dan meminimalkan risiko kerusakan. Berikut adalah alat-alat esensial yang perlu disiapkan:
Jam tangan dengan sistem snap-on merupakan jenis yang paling umum dan relatif mudah dibuka. Berikut adalah panduan lengkap untuk membuka jenis ini:
Untuk jam tangan sederhana tanpa alat khusus, masukkan kuku jempol di bawah kunci dan angkat, ketika bekerja kuku harus menghadap penutup belakang jam tangan, angkat secara perlahan dan jangan sampai mencongkel atau membengkokkan kuku jempol.
Jam tangan dengan sistem screw-back memerlukan pendekatan yang lebih teliti karena menggunakan beberapa sekrup kecil. Proses ini membutuhkan kesabaran dan ketelitian ekstra.
Mekanisme buka tutupnya menggunakan beberapa buah sekrup, sehingga kamu akan memerlukan obeng kecil untuk membuka jenis tutup jam yang satu ini. Pastikan untuk bekerja di area yang bersih dan terang agar sekrup kecil tidak mudah hilang.
Jam tangan dengan sistem screw-down memiliki mekanisme yang lebih kompleks dan biasanya ditemukan pada jam tangan dengan ketahanan air tinggi. Jenis ini memerlukan alat khusus untuk membukanya.
Jenis case back yang pertama adalah screw down case back yang punya mekanisme membuka dan menutup seperti sekrup dengan ulir. Sistem ini dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap air dan debu.
Membuka jam tangan sendiri di rumah aman dilakukan asalkan Anda menggunakan alat yang tepat dan mengikuti prosedur yang benar. Namun, untuk jam tangan mewah atau yang masih dalam masa garansi, sebaiknya bawa ke teknisi profesional karena membuka sendiri dapat membatalkan garansi.
Alat dasar yang dibutuhkan meliputi obeng presisi, case opener atau pisau khusus, friction ball untuk jenis screw-down, pinset plastik, kain lembut, dan wadah magnetik untuk menyimpan sekrup. Pilihan alat tergantung pada jenis casing jam tangan yang akan dibuka.
Periksa bagian belakang jam tangan Anda. Jika terdapat celah atau lekukan kecil di tepi, kemungkinan jenis snap-on. Jika ada beberapa sekrup kecil, itu adalah screw-back. Jika terdapat lubang-lubang kecil melingkar tanpa sekrup, kemungkinan jenis screw-down yang memerlukan alat khusus.
Jika tutup sulit dibuka, jangan memaksakan dengan tekanan berlebihan. Pastikan Anda menggunakan alat yang tepat dan teknik yang benar. Untuk jenis screw-down, gunakan friction ball dengan tekanan yang cukup. Jika tetap sulit, sebaiknya bawa ke teknisi profesional untuk menghindari kerusakan.
Membuka jam tangan dapat mempengaruhi ketahanan air jika gasket karet rusak atau tidak dipasang kembali dengan benar. Setelah membuka jam tangan water-resistant, pastikan gasket dalam kondisi baik dan bersih sebelum menutup kembali. Untuk jam tangan diving atau dengan ketahanan air tinggi, disarankan melakukan tes ketahanan air di teknisi setelah dibuka.
Waktu yang dibutuhkan bervariasi tergantung jenis casing dan pengalaman Anda. Untuk pemula, membuka jam tangan snap-on bisa memakan waktu 5-10 menit, sementara jenis screw-back atau screw-down mungkin memerlukan 15-20 menit. Dengan latihan, waktu ini bisa lebih singkat.
Saat menutup kembali, pastikan semua komponen internal terpasang dengan benar dan tidak ada debu atau kotoran yang masuk. Untuk jenis snap-on, tekan hingga terdengar bunyi klik. Untuk screw-back, kencangkan sekrup dengan pola bersilangan dan jangan terlalu kencang. Untuk screw-down, putar searah jarum jam hingga kencang namun tidak berlebihan agar tidak merusak ulir.