Baru Tayang Langsung Melejit , Drama China Generation to Generation Tembus 21.000 Heat Index
Generation to Generation - copyright: weibo.com
Kapanlagi.com - Drama China Generation to Generation langsung mencuri perhatian sejak episode perdananya tayang pada 22 Februari 2026. Di hari pertama penayangan, serial kostum ini sukses menembus angka 21.000 heat index di platform Tencent.
Capaian tersebut membuatnya langsung memuncaki slot tayang drama seni bela diri pada hari itu. Antusiasme penonton pun terlihat dari lonjakan popularitas yang terus meningkat hanya dalam hitungan jam setelah rilis.
Advertisement
1. Debut Fantastis dengan Lonjakan Heat Index

Sejak tayang perdana pada tanggal 22 Februari, drama China Generation to Generation menunjukkan performa impresif di Tencent Video. Pada pukul 16.26 di hari pertama, nilai popularitasnya sudah menembus 20.000 dan terus naik hingga mencapai puncak 21.971.
Angka tersebut melonjak drastis dari popularitas awal 13.870, memperlihatkan respons pasar yang sangat cepat. Dalam dua jam setelah dirilis, serial ini langsung merajai tangga trending platform dan menjadi bahan diskusi hangat di media sosial.
Tak hanya di Tencent, penayangan simultan di iQiyi juga mencatat skor tinggi dengan popularitas melampaui 6.000. Capaian ini membuatnya disebut sebagai salah satu kandidat 'kuda hitam' di jajaran drama periode awal tahun.
2. Cerita Penuh Misteri dan Intrik Dua Faksi
Drama ini mengisahkan seorang gadis yang ditakdirkan menjadi penyihir dan bergabung dengan sekte terhormat. Di sana, ia bertemu pria misterius penyintas tragedi keluarga yang menyimpan identitas tersembunyi.
Keduanya terlibat dalam pusaran konflik besar antara dua faksi kuat di dunia persilatan. Seiring berjalannya cerita, rahasia kelam masa lalu perlahan terungkap dan membawa ketegangan emosional yang semakin dalam.
Tragedi pembantaian keluarga Chang di Changjiabao menjadi titik penting yang membuka konspirasi dua dekade. Alur berliku yang dipadukan dengan dinamika hubungan karakter membuat penonton penasaran mengikuti episode demi episode.
3. Produksi Sinematik dan Karakter Tak Biasa
Salah satu daya tarik utama serial ini terletak pada kualitas produksinya yang sinematik. Pengambilan gambar lanskap di Sichuan barat menghadirkan visual indah, termasuk adegan pengepungan hutan bambu dan duel malam hujan yang terasa seperti lukisan tinta hidup.
Zhou Yiran memerankan Mu Qingyan, sosok 'tuan muda bermuka dua' yang merupakan keturunan sekte iblis namun menyamar sebagai murid saleh. Sementara Bao Shangen tampil sebagai Cai Zhao, ksatria wanita berkarakter lembut bak Buddha.
Desain karakter yang tidak konvensional ini menyimpang dari formula klasik seni bela diri. Kombinasi sisi licik namun penyayang dari Mu Qingyan menjadi warna baru yang banyak dibicarakan penonton.
4. Strategi Pemasaran dan Kekuatan IP
Tencent memposisikan drama ini sebagai proyek S+ dengan dukungan promosi besar-besaran. Mereka bahkan menyebutnya sebagai "versi seni bela diri dari Starry Night" untuk memperkuat branding sebelum penayangan.
Lagu tema "Qingfengzui" yang dibawakan oleh Li Yuchun turut memperkuat atmosfer emosional cerita. Strategi matriks OST dan kampanye online-offline membuat eksposurnya semakin luas di kalangan penonton muda.
Serial ini juga diadaptasi dari novel karya Guan Xin Ze Luan, penulis di balik
The Story of Minglan. Basis penggemar novel asli serta popularitas Zhou Yiran lewat drama When I Run Towards You ikut menjadi faktor pendorong tingginya minat publik.
5. Dampak Industri dan Respons Penonton Global
Penampilan Zhou Yiran dalam peran bela diri periode ini disebut sebagai langkah penting dalam kariernya. Karakter yang kompleks dan emosional membuat namanya semakin diperhitungkan di genre kostum.
Meski begitu, sebagian penonton menyoroti porsi adegan aksi Bao Shangen yang dinilai masih kurang. Di sisi lain, kehadiran aktor pendukung seperti Li Yunrui dan Wan Peng turut memperkaya dinamika cerita.
Versi internasional yang tayang di WeTV Indonesia bahkan mencatat lebih dari 60.000 pra-pemesanan. Dengan respons positif dan diskusi yang terus bergulir, drama China Generation to Generation menunjukkan potensi besar untuk terus melejit di episode-episode berikutnya.
(kpl/chn)
Advertisement
