The Sum of All Fears
Synopsis
Tahun 1973, saat Perang Yom Kippur, sebuah pesawat tempur Israel yang membawa bom nuklir jatuh. Bom itu hilang dan terkubur di wilayah Dataran Tinggi Golan.
Loncat ke tahun 2002. Seorang pemulung asal Suriah bernama Ghazi tanpa sengaja menemukan bom tersebut di sebuah ladang. Ia menjualnya ke pedagang senjata pasar gelap asal Afrika Selatan, Derek Olson. Bom itu lalu berpindah tangan lagi ke kelompok neo-Nazi yang dipimpin miliarder Austria, Richard Dressler.
Tujuan mereka nggak main-main, memicu perang besar antara Amerika Serikat dan Rusia supaya dua negara adidaya itu saling menghancurkan. Setelah itu, mereka ingin Eropa fasis yang 'bersatu' mengambil alih kekuasaan dunia. Ambisi gila level global chaos.
Di sisi lain, analis CIA muda Jack Ryan dipanggil Direktur CIA William Cabot untuk ikut ke Moskow bertemu Presiden Rusia yang baru, Alexander Nemerov. Dalam kunjungan itu, mereka diperbolehkan memeriksa fasilitas nuklir Rusia sesuai perjanjian START. Ryan yang jeli menyadari ada tiga ilmuwan dalam daftar yang ternyata menghilang.
Dari seorang informan rahasia di Kremlin dengan kode nama 'Spinnaker', muncul kecurigaan bahwa ada proyek rahasia sedang berjalan. Agen lapangan John Clark ditugaskan menyelidiki. Ia melacak para ilmuwan itu ke bekas fasilitas militer Soviet di Ukraina. Cabot menduga mereka sedang merakit senjata nuklir yang bisa digunakan tanpa bisa dilacak ke Rusia, situasi makin panas karena hubungan AS-Rusia sudah tegang akibat perang Rusia di Chechnya.
Ryan dan timnya menemukan bahwa sebuah peti dari fasilitas Ukraina dikirim ke Kepulauan Canary, lalu dibawa dengan kapal kargo ke Baltimore, AS. Ryan langsung memperingatkan Cabot, yang saat itu sedang menghadiri pertandingan football bersama Presiden AS Robert Fowler.
Presiden berhasil dievakuasi sebelum ledakan terjadi. Tapi bom nuklir itu meledak dan menghancurkan stadion. Ribuan orang tewas, dan Cabot terluka parah.
Kondisi makin chaos ketika seorang jenderal Angkatan Udara Rusia yang korup, diam-diam dibayar Dressler, mengirim jet tempur menyerang kapal induk Amerika. Serangan ini membuat AS yakin bahwa Rusia adalah dalang bom nuklir di Baltimore.
Presiden Fowler yang murka memerintahkan serangan nuklir balasan ke Rusia. Dunia berada di ambang Perang Dunia III, semua gara-gara konspirasi licik yang dirancang untuk membuat dua raksasa saling hancur.
Pemeran
Jadwal Film
Ek Din
The Bell: Panggilan Untuk Mati
Mortal Kombat II
Fuze
Tears of the Azure Sea
Ek Din
The Devil Wears Prada 2
Michael (2026)
Dilan ITB 1997
The Drama
Para Perasuk
Kupilih Jalur Langit
Ikatan Darah
Dalam Sujudku
The Magic Faraway Tree
Project Hail Mary
Tiba Tiba Setan
Warung Pocong
Ghost in the Cell
Ready or Not 2: Here I Come
Lee Cronin's The Mummy
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
They Will Kill You
Yohanna
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Semua Akan Baik-Baik Saja
13 Mei 2026
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
13 Mei 2026
Top Gun : Maverick ( re-release )
13 Mei 2026
In the Grey
15 Mei 2026
Pati Patni Aur Woh Do
15 Mei 2026
Keluarga Suami Adalah Hama
21 Mei 2026
Gudang Merica
21 Mei 2026
Kamu Harus Mati
21 Mei 2026
Chand Mera Dil
22 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Colony (2026)
03 Juni 2026
Nobody Loves Kay
04 Juni 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Air Mata Buaya
07 Juni 2026
Minions & Monsters
30 Juni 2026
402 Rumah Sakit Angker Korea
09 Juli 2026
Badut Gendong
27 Mei 2026
Passenger (2026)
27 Mei 2026
Kucing Hitam
04 Juni 2026
Love Barista (2026)
05 Juni 2026
Dosa
11 Juni 2026
Garuda di Dadaku
11 Juni 2026
Dukun Magang
18 Juni 2026Berita Lainnya
Isu Jean Grey Masuk 'SPIDER-MAN: BRAND NEW DAY', Sadie Sink Ramai Disorot
6 Film Mirip Love Actually, Rekomendasi Romcom Terbaik yang Menghangatkan Hati
8 Film tentang Anak Kembar yang Terpisah, Penuh Misteri dan Kejutan