Squaring the Circle: The Story of Hipgnosis
Synopsis
Squaring the Circle: The Story of Hipgnosis mengupas perjalanan studio desain legendaris Hipgnosis yang didirikan Storm Thorgerson dan Aubrey "Po" Powell pada 1968. Duo kreatif ini awalnya dikenal sebagai rekan dekat Pink Floyd dan mendapat kepercayaan merancang sampul album A Saucerful of Secrets. Dari titik itu, nama Hipgnosis melesat dan menjadi otak visual di balik deretan cover album ikonik era 1970-an untuk musisi seperti Led Zeppelin, Peter Gabriel, Paul McCartney and Wings, 10cc, hingga proyek-proyek lanjutan Pink Floyd.
Dokumenter ini membawa kita menyelami proses kreatif yang jauh dari kata biasa. Thorgerson dan Powell dikenal dengan pendekatan fotografi eksperimental dan konsep visual yang nyeleneh, penuh simbolisme, serta sering kali sulit ditebak. Mereka tidak sekadar membuat sampul album, tetapi menciptakan identitas visual yang melekat kuat pada musik rock progresif saat itu. Banyak musisi besar diwawancarai dan berbagi cerita tentang bagaimana Hipgnosis menerjemahkan musik mereka menjadi karya visual yang tak terlupakan.
Film ini juga menyoroti bagaimana visi artistik Hipgnosis ikut membentuk standar baru dalam industri musik. Di masa ketika sampul album menjadi bagian penting dari pengalaman mendengarkan, karya mereka tampil seperti karya seni galeri. Anton Corbijn sebagai sutradara turut memberi sentuhan perspektif fotografi yang kuat, membuat dokumenter ini terasa personal sekaligus sinematik. Powell hadir sebagai narasumber utama, sekaligus mewakili Thorgerson yang telah wafat pada 2013, mengenang momen-momen kreatif dan tantangan di balik layar.
Menariknya, dokumenter ini tidak hanya bernostalgia. Kita juga melihat bagaimana generasi modern, termasuk Noel Gallagher, mengakui pengaruh besar Hipgnosis terhadap budaya visual musik. Namun, seiring bergesernya tren ke era punk pada akhir 1970-an, gaya sampul album yang rumit dan artistik mulai ditinggalkan. Hipgnosis pun beradaptasi dengan beralih ke produksi video dan proyek seni lainnya.
Bagi KLovers yang penasaran bagaimana visual album bisa seikonik musiknya, film ini jadi perjalanan inspiratif tentang keberanian bereksperimen dan dampak seni dalam budaya pop.
Pemeran
Jadwal Film
How to Make a Killing
Do Deewane Seher Mein
EPiC: Elvis Presley in Concert
Crime 101
Kokuho
Asrama Putri
GOAT
Antara Mama, Cinta dan Surga
Taneuh Kalaknat
Crime 101
Kokuho
Aiueo Macam Betool Aja
Kiko in the Deep Sea
Rumah Tanpa Cahaya
Jangan Seperti Bapak
Waru
Once We Were Us
The Strangers: Chapter 3
Wuthering Heights
Whistle
5 Centimeters per Second
Stray Kids: The dominATE Experience
I Was a Stranger
Sugar (2022)
One Battle After Another
Balas Budi
Ahlan Singapore
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
Teman Tegar Maira
Sadali
Kuyank
Return to Silent Hill
Wildcat
Kafir: Gerbang Sukma
Kuyank
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
Send Help
Primate
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Shelter
Sinners
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Back to the Past
Mercy
Penerbangan Terakhir
28 Years Later: The Bone Temple
Marty Supreme
25 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Twenty One Pilots: More Than We Ever Imagined
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Hamnet
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
The Bride
04 Maret 2026
Hoppers
04 Maret 2026
Enhypen (Walk the Line Summer Edition)
05 Maret 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Juara Sejati
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Good Luck, Have Fun, Don't Die
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Ghost in the Cell
15 April 2026
Kupilih Jalur Langit
23 April 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026