Di China Ada Aplikasi Khusus Orang yang Pengen Curhat Sambil Dipeluk, Bayarannya Nggak Kaleng-kaleng

Di China Ada Aplikasi Khusus Orang yang Pengen Curhat Sambil Dipeluk, Bayarannya Nggak Kaleng-kaleng
Di China ada aplikasi orang curhat sambil dipeluk/image by unsplash

Kapanlagi.com - Di China, ada sebuah aplikasi unik di China yang menyediakan jasa tak terduga. Aplikasi ini hadir bagi mereka yang butuh teman curhat, bahkan bisa dapat pelukan hangat dari 'man mum' sebagai dukungan emosional.

Fenomena ini sungguh mencengangkan, apalagi para 'man mum' tersebut bisa meraup bayaran yang tidak main-main. Kok bisa ya ada aplikasi seperti ini, dan bagaimana sebenarnya sistem kerja layanan emosional tak biasa ini?

Penasaran dengan detailnya? Yuk kita simak lebih dalam seluk-beluk tren 'man mum' yang sedang viral di Negeri Tirai Bambu ini.

Kamu juga bisa cek informasi terkini seputar dunia hiburan selengkapnya di Liputan6.com.

1. Aplikasi Unik di China

Di China ada aplikasi orang curhat sambil dipeluk/credit: Weibo bai jing ting

KLovers, ada kabar mengejutkan datang dari China, sebuah aplikasi unik kini hadir untuk orang-orang yang kesepian. Aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk curhat, bahkan mendapatkan pelukan hangat sebagai dukungan emosional.

Fenomena ini menunjukkan kebutuhan mendalam akan koneksi dan kenyamanan di tengah tekanan hidup modern. Layanan ini menawarkan sentuhan fisik menenangkan bagi mereka yang merasa stres atau kesepian.

2. 'Man Mum' di Balik Pelukan Hangat

Di China ada aplikasi orang curhat sambil dipeluk/credit: Weibo bai jing ting

Tren 'man mum' kini menarik perhatian banyak wanita muda di China yang rela membayar untuk pelukan singkat. Istilah 'man mum' awalnya merujuk pada pria berotot, namun kini maknanya bergeser.

Seorang 'man mum' kini digambarkan sebagai pria yang memadukan kekuatan fisik dengan sifat lembut, sabar, dan suportif. Mereka dipilih berdasarkan perilaku, kesabaran, tipe tubuh, serta penampilan.

3. Tarif Layanan Pelukan dari 'Man Mum'

Di China ada aplikasi orang curhat sambil dipeluk/credit: Weibo bai jing ting

Layanan pelukan dari 'man mum' memiliki tarif bervariasi, umumnya antara 20 hingga 50 yuan per sesi. Jika dikonversikan, ini setara sekitar Rp45.000 hingga Rp113.000 untuk pelukan singkat.

Pembayaran ini dianggap penting untuk menjaga batasan emosional dan profesionalisme interaksi. Banyak wanita merasa lebih aman dengan transaksi finansial yang jelas, menghindari ambiguitas niat.

4. Cara Kerja Aplikasi 'Man Mum'

Di China ada aplikasi orang curhat sambil dipeluk/credit: Weibo ma xiao yu

Sistem kerja layanan 'man mum' ini cukup terstruktur demi keamanan dan kenyamanan kedua belah pihak. Klien biasanya berkomunikasi melalui aplikasi obrolan untuk mengatur pertemuan.

Pertemuan fisik dilakukan di tempat umum seperti pusat perbelanjaan atau stasiun, menjaga transparansi dan meminimalkan risiko. Pelukan diberikan singkat, sesuai durasi yang telah disepakati.

5. Awal Mula Tren 'Man Mum'

Di China ada aplikasi orang curhat sambil dipeluk/credit: Weibo ma xiao yu

Tren 'man mum' bermula dari unggahan viral seorang mahasiswi yang stres karena skripsi. Ia mengungkapkan keinginan membayar pria baik dan bugar hanya untuk pelukan.

Unggahan ini menyebar cepat, mengumpulkan lebih dari 100.000 komentar, menunjukkan banyak orang merasakan hal serupa. Sejak itu, pencarian 'man mum' di media sosial meningkat.

6. 'Man Mum' Relevan di Era Modern

Di China ada aplikasi orang curhat sambil dipeluk/credit: Weibo ma xiao yu

Bagi sebagian wanita modern, layanan 'man mum' sangat relevan dengan kehidupan penuh tekanan. Yang terpenting bukanlah pelukan fisik, melainkan kehangatan dari orang asing tanpa ekspektasi berlebihan.

Klien banyak menggunakan aplikasi ini karena beban kerja, stres, dan kecemasan penampilan. Sistem berbayar juga membantu menjaga batasan emosional dan memberikan rasa aman.

7. Potensi Penghasilan Menggiurkan

Di China ada aplikasi orang curhat sambil dipeluk/credit: Weibo bai jing ting

Dari sudut pandang 'man mum' seperti Zhou, banyak klien datang karena stres kerja dan rasa tidak aman soal penampilan. Zhou merasa senang membantu dan memberikan efek emosional positif.

Pada April lalu, Zhou meraup 1.758 yuan, sekitar Rp4 juta, dari 34 sesi pelukan. Penghasilan ini menunjukkan potensi ekonomi layanan dukungan emosional unik ini.

8. Fenomena Sosial di Balik Tren 'Man Mum'

Di China ada aplikasi orang curhat sambil dipeluk/credit: Weibo ma xiao yu

Tren 'man mum' mencerminkan adanya kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi di kalangan generasi muda China. Mereka mencari dukungan di luar lingkaran sosial tradisional dan keluarga.

Layanan ini menyoroti bagaimana masyarakat modern mencari solusi inovatif untuk mengatasi kesepian dan tekanan hidup. Ini juga membuka diskusi tentang batas-batas interaksi sosial berbayar. Wah, China memang seringkali sukses bikin geleng-geleng kepala sampai kagum ya, KLovers.

9. FAQ

Apa itu aplikasi "man mum" di China? Aplikasi "man mum" di China adalah platform digital yang memungkinkan wanita muda mencari dukungan emosional, termasuk layanan curhat dan pelukan singkat berbayar dari pria yang disebut "man mum".

Siapa sebenarnya "man mum" itu? "Man mum" adalah pria yang menawarkan kenyamanan emosional dan fisik secara platonis, dipilih berdasarkan sifat lembut, sabar, dan suportif, serta penampilan, tanpa adanya ikatan romantis.

Mengapa tren "man mum" ini menjadi populer di China? Tren ini populer karena banyak wanita muda di China menghadapi tekanan hidup modern, stres kerja, dan kesepian, sehingga mereka mencari koneksi dan dukungan emosional yang dapat diberikan secara aman dan profesional melalui layanan berbayar ini.

Mau tahu berita terkini tentang dunia hiburan? Yuk langsung cek di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

(kpl/mda)

Rekomendasi
Trending