Profil Joey Wong, Dewi Film China Jadul yang Pesonanya Tak Pernah Pudar
Joey Wong
Kapanlagi.com - Nama Joey Wong atau Wang Zuxian begitu melekat sebagai ikon kecantikan film China dan Hong Kong era 1980 hingga 1990an. Ia kerap dijuluki sebagai “Dewi” perfilman Hong Kong karena pesonanya yang mistis, elegan, sekaligus melankolis.
Perannya sebagai Nie Xiaoqian dalam film legendaris A Chinese Ghost Story pada 1987 menjadi titik balik besar dalam kariernya. Karakter hantu cantik yang ia perankan tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga mengubah standar kecantikan di seluruh Asia saat itu.
Menariknya, sang sutradara awalnya sempat ragu karena tinggi badan Joey yang mencapai 173 cm dan wajahnya dianggap terlalu modern untuk film kolosal. Namun setelah melihatnya mengenakan kostum lengkap, seluruh kru terpukau. Ia terlihat anggun, dingin, dan seperti bukan manusia, persis dengan karakter yang dibutuhkan.
Advertisement
1. Latar Belakang Keluarga dan Awal Karier

Joey Wong lahir pada 31 Januari 1967 di Taiwan. Ia berasal dari keluarga terpandang. Kakek buyutnya, Wang Jen Feng, dikenal sebagai pelopor Tongmenghui sekaligus pendiri Shucheng Middle School. Kakeknya, Wang Kuo Fan, pernah menjabat di Military Intelligence Bureau dan menjadi direktur Bengbu Water Police Department.
Ayahnya, Wang Yao Huang, adalah pemain basket nasional Taiwan. Dari sang ayah, Joey mewarisi postur tinggi dan tubuh atletis, sesuatu yang jarang dimiliki aktris Hong Kong pada era itu.
Semasa sekolah, ia sempat bergabung dengan tim basket sebelum akhirnya memilih jalur seni. Pada usia 15 tahun, ia tampil dalam iklan Adidas pertamanya. Setahun kemudian, ia debut film lewat Lake Sprite pada 1984. Cuplikan penampilannya di acara penghargaan film tersebut menarik perhatian Shaw Brothers Studio, yang kemudian membawanya berkarier di Hong Kong sejak 1985.
Sejak saat itu, kariernya melesat cepat dan ia menjadi salah satu aktris paling produktif di era keemasan film Hong Kong.
2. Kehidupan Pribadi dan Keputusan Pensiun
Di tengah popularitasnya, kehidupan pribadi Joey kerap menjadi sorotan. Pada 1987, ia menjalin hubungan dengan penyanyi Chi Chin. Hubungan tersebut menjadi salah satu kisah cinta yang cukup dikenal publik.
Pada 1993, ia sempat dikabarkan menjalin hubungan dengan pebisnis Lin Chien Yueh yang sudah menikah. Hubungan itu memicu kontroversi dan menuai reaksi negatif publik. Dampaknya terasa pada kariernya yang mulai melambat sejak pertengahan 1990an.
Setelah membintangi Beautiful Shanghai pada 2004, Joey Wong resmi mengumumkan pensiun dari dunia akting. Ia memilih pindah ke Vancouver, Kanada, menjalani hidup sederhana, belajar bahasa Inggris, dan mendalami ajaran Buddha. Kini, ia sesekali membagikan kabar melalui media sosial, namun tetap menjaga kehidupan pribadinya dengan tenang.
3. Daftar Lengkap Film yang Dibintangi Joey Wong
Berikut seluruh film yang pernah dibintangi Joey Wong, tanpa terkecuali:
2001
Peony Pavilion
1997
Peking Man
1993
Chez N' Ham
Painted Skin
The Eagle Shooting Heroes
The Swordsman 3: The East Is Red
City Hunter
Butterfly and Sword
All Men Are Brothers: Blood of the Leopard
Green Snake
1992
The Prince of Temple Street
Casino Tycoon 2
Casino Tycoon 1
1991
The Banquet
Fox Legend
A Chinese Ghost Story 3
The Beheaded 1000
A Chinese Legend
An Eternal Combat
Red and Black
Fantasy Romance
1990
The Cyprus Tigers
Point of No Return
The Big Score
Demoness From Thousand Years
Kung Fu vs Acrobatic
A Chinese Ghost Story 2
A Tale from the East
Family Honor
Killer's Romance
Spy Games
An Eye for an Eye
1989
Gift from Heaven
Web Of Deception
My Heart Is That Eternal Rose
Mr. Coconut
God of Gamblers
The Reincarnation of Golden Lotus
1988
Law Or Justice
The Big Heat
Diary of a Big Man
Carry on Hotel
1987
Picture of a Nymph
To Err Is Humane
A Chinese Ghost Story 1
The Legend of Wisely
Pretty Girl
1986
A Hearty Response
The Ghost Snatchers
Last Song in Paris
Where's Officer Tuba?
100 Ways to Murder Your Wife
1985
Working Class
Let's Make Laugh 2
How to Choose a Royal Bride
1984
Lake Sprite
Joey Wong bukan sekadar aktris cantik di film China jadul. Ia adalah simbol era emas sinema Asia, representasi kecantikan yang misterius dan tak lekang oleh waktu. Meski telah lama pensiun, pesonanya tetap hidup lewat karya karya klasik yang masih dikenang hingga kini.
(kpl/chn)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Curhat, Anak Didik di Dangdut Academy 8 Tinggal Satu
