in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Tampil di Atas Panggung, Elvy Sukaesih Dandan Jadi Putri Ken Dedes

Senin, 23 September 2019 11:30 Penulis: Canda Permana

Elvy Sukaesih ketika di Malang © KapanLagi.com/Darmadi Sasongko

Kapanlagi.com - Pedangdut Elvy Sukaesih berdandan ala Puteri Ken Dedes saat tampil di atas panggung di Kota Malang. Sebuah mahkota keemasan bertenger di kepala, berikut rambut panjang terurai sampai sepinggang.

Warna kostum pun merah menyala dipadu dengan aksesoris serba keemasan. Jarit batik warna hijau menjadi bawahan, masih ditambah lagi kain merah yang melilit.

Umi Elvy dengan make up panggungnya mengenakan jilbab warna putih tulang. Sementara rambut panjang terurai, hanyalah sebuah wig yang menunjukkan karakter Ken Dedes sesungguhnya.

Kendati demikian, Elvy pun tetap lincah menyanyi dan bergoyang di atas panggung. Bahkan sempat menunjukan atraksi lempar microphone dari tangan kanan ke kiri, yang menjadi ciri khasnya selama ini.

"Kemarin itu ditawari, bersedaiakah didandani seperti Puteri Ken Dedes, karena acaranya kan kebudayaan," ungkap Elvy Sukaesih usai menyanyi di peluncuran portal Dangdutpro.com di Malang, Sabtu (21/9).

 

 

 

1. Pilih Kostum Warna Hijau

Sempat Elvy menanyakan tentang warna pakaian yang akan dikenakan di panggung. Saat itu diputuskan memilih warna hijau, tetapi ternyata warna hajau itu pakaian Kendedes saat masih remaja.

"Kalau hajau itu Kendedes waktu masih gadis, kalau merah Kendedes sudah jadi ratu. Ya sudah, akahirnya pakai yang merah saja," kata Elvy dengan tawa lepas.

2. Akan Naik Kereta Kencana

Semula Elvy akan naik kereta kencana dengan menggunakan kuda dari tempatnya menginap. Tetapi batal dilakukan, karena dikhawatirkan akan membuat macet jalanan. Padahal Elvy sangat berharap dapat berdandan ala puteri naik kereta kencana layaknya Puteri Ular, Nyai Blorong.

"Itu impian banget sebenarnya, pakai baju kayak Nyai Blorong itu terus di kereta kencana,. Dalam hati saya, ya Allah seneng banget, mungkin ini impian bisa terwujud, ternyata sudah pakai baju kereta kencananya tidak bisa. Karena takut macet jalanan," katanya.

3. Mengaku Bahagia

Kendati tetap bisa bernyanyi dan bergoyang bersama penggemarnya, mahkota Puteri Kendedes membuatnya sedikit terganggu. Ia pun mengaku bahagia dan bersyukur dapat bertemu para penggemarnya.

"Repot sama jarit-jarit, sama ini topinya takut ambrol," katanya.

Konsep sejak awal, Elvy sebenarnya tidak perlu bernyanyi juga, tetapi tidak mungkin bertemu penggemar, seorang ratu dangdung tidak bernyanyi. Akhirnya disepakati membawakan dua lagu.

"Nanti dikira aku sombong," ungkapnya

4. Duet Dengan Walikota Malang

Umi Elvy pun membawakan lagu Pengobat Rindu dan Gula-Gula. Bahkan Elvy menambahkan satu lagu berduet dengan Walikota Malang, Sutiaji. Lagu Cuma Kamu dinyanyikan secara duet dengan Walikota Malang, Sutiaji yang didampingi istrinya, Widiyati Sutiaji.

Selama di atas panggung, penampilan Elvy mengobati kekangenan para penggemarnya. Sepanjang lagunya, para penggemarnya ikut bergoyang di depan panggung.

Sapaan-sapaan akrabnya begitu kental dengan bahasa Jawa, yang menambah suasana akrab. "Langit saya Jakarta, lahir di Sunda, tapi saya lebih mahir bahasa Jawa. Menantu saya orang Surabaya, menantu cucu orang Solo," ungkapnya.

(kpl/dar/CDP)

Reporter: Darmadi Sasongko


REKOMENDASI
TRENDING