Cara Membuat Barcode QRIS untuk Usaha: Panduan Lengkap dan Mudah
cara membuat barcode qris (credit:Image by AI)
Kapanlagi.com - Perkembangan teknologi pembayaran digital di Indonesia semakin pesat dengan hadirnya QRIS sebagai solusi pembayaran yang praktis dan efisien. Cara membuat barcode QRIS kini menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha yang ingin mengikuti tren pembayaran modern.
QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard merupakan standar nasional kode QR yang memungkinkan merchant menerima pembayaran dari berbagai aplikasi digital hanya dengan satu kode. Sistem pembayaran ini telah digunakan oleh lebih dari 26,7 juta bisnis di seluruh Indonesia dan terus berkembang pesat.
Mengutip dari buku Kinerja Bisnis UMKM Di Era Digital, QRIS adalah standar pembayaran kode QR sistem pembayaran Nasional yang dirilis oleh Bank Indonesia yang bekerja sama dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) sejak awal tahun 2020. Dengan mengusung motto UNGGUL yaitu Universal, Gampang, Untung, dan Langsung, QRIS bertujuan untuk mendorong transaksi yang efisien, mempercepat inklusi keuangan, serta mendorong pertumbuhan UMKM dan pertumbuhan ekonomi.
Advertisement
1. Pengertian dan Manfaat QRIS untuk Bisnis
QRIS merupakan kombinasi dari banyak kode QR yang disediakan untuk membuat proses transaksi pembayaran jauh lebih cepat, mudah, murah, aman, dan handal. Sistem ini menampilkan semua aplikasi pembayaran untuk semua operator, baik bank maupun non-bank, dan dapat digunakan di semua merchant, toko, tempat parkir, warung, tiket wisata, hingga donasi sosial.
Keunggulan utama cara membuat barcode QRIS terletak pada kemudahan penggunaannya. Pelanggan hanya perlu memindai satu kode QR untuk melakukan pembayaran menggunakan berbagai aplikasi seperti GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja, atau mobile banking dari bank manapun. Hal ini memberikan fleksibilitas maksimal bagi konsumen dalam memilih metode pembayaran yang mereka sukai.
Bagi pelaku usaha, QRIS memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan efisiensi operasional. Transaksi menjadi lebih cepat karena tidak perlu menyiapkan uang kembalian, mengurangi risiko menerima uang palsu, dan memberikan pencatatan otomatis untuk setiap transaksi yang masuk. Sistem ini juga membantu dalam pengelolaan keuangan yang lebih tertib dan akurat.
Melansir dari bi.go.id, sampai dengan Juni 2023, jumlah merchant QRIS telah mencapai angka 26,7 juta dengan total jumlah pengguna QRIS sebanyak 37 juta. Jumlah tersebut sudah mencapai 82% dari total target pengguna 45 juta di tahun 2023, menunjukkan tingginya adopsi sistem pembayaran digital ini di Indonesia.
2. Syarat dan Dokumen yang Diperlukan
Sebelum mempelajari cara membuat barcode QRIS, penting untuk memahami persyaratan yang harus dipenuhi. Dokumen yang diperlukan berbeda tergantung pada kategori usaha yang akan didaftarkan.
Untuk kategori perorangan, dokumen yang diperlukan meliputi KTP pemilik usaha, rekening bank atas nama pribadi, dan NPWP yang bersifat opsional. Bagi usaha yang masih dalam skala kecil atau baru memulai, persyaratan ini relatif mudah dipenuhi dan tidak memerlukan dokumen yang rumit.
Kategori badan usaha memerlukan dokumen yang lebih lengkap, yaitu akta pendirian usaha, NPWP perusahaan, dan rekening bank atas nama perusahaan. Untuk kategori bisnis khusus seperti SPBU, diperlukan izin usaha SPBU, NPWP usaha, dan rekening bank perusahaan.
Selain dokumen utama tersebut, beberapa penyedia layanan QRIS juga meminta dokumen pendukung seperti foto lokasi usaha, nomor Kartu Keluarga, alamat email aktif, dan nomor HP yang dapat dihubungi. Pastikan semua dokumen dalam kondisi yang jelas dan masih berlaku untuk mempercepat proses verifikasi.
3. Langkah-langkah Cara Membuat Barcode QRIS
Proses cara membuat barcode QRIS dapat dilakukan dengan mudah melalui beberapa langkah sistematis. Langkah pertama adalah memilih Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang telah berizin dari Bank Indonesia. Anda dapat mengakses daftar PJP yang berizin melalui situs resmi Bank Indonesia dan memilih kategori "QRIS".
- Registrasi dan Pengisian Formulir - Akses situs web atau aplikasi penyedia QRIS pilihan Anda, kemudian isi formulir pendaftaran dengan data yang lengkap dan akurat. Pastikan informasi nama usaha, alamat, nomor telepon, dan email sesuai dengan dokumen yang akan diunggah.
- Upload Dokumen Persyaratan - Unggah semua dokumen yang diperlukan sesuai kategori usaha Anda. Pastikan foto atau scan dokumen dalam kualitas yang baik dan dapat dibaca dengan jelas untuk mempercepat proses verifikasi.
- Pembayaran Biaya Registrasi - Lakukan pembayaran biaya pendaftaran yang umumnya sekitar Rp30.000 untuk mendapatkan soft file QRIS. Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank, e-wallet, atau metode pembayaran lain yang disediakan.
- Verifikasi Data dan Dokumen - Tunggu proses verifikasi dari penyedia layanan yang biasanya memakan waktu 1-7 hari kerja. Pastikan nomor HP dan email yang didaftarkan aktif untuk menerima notifikasi perkembangan proses.
- Aktivasi dan Penggunaan QRIS - Setelah verifikasi selesai, Anda akan menerima username dan password untuk mengakses dashboard QRIS. Kode QR dapat langsung diunduh, dicetak, dan digunakan untuk menerima pembayaran.
Mengutip dari qris.interactive.co.id, jika dokumen sudah sesuai dan lengkap, Anda bisa langsung menggunakan QRIS untuk terima pembayaran. Anda juga bisa unduh dan cetak QRIS statis agar mempermudah transaksi, jangan lupa monitoring transaksi masuk pada tab "transaksi".
4. Biaya dan Struktur Tarif QRIS
Memahami struktur biaya merupakan bagian penting dalam cara membuat barcode QRIS. Biaya yang dikenakan terdiri dari beberapa komponen yang perlu dipahami oleh setiap merchant.
Biaya registrasi awal umumnya sebesar Rp30.000 untuk mendapatkan soft file kode QR yang dapat dicetak sendiri. Beberapa penyedia bahkan menawarkan pendaftaran gratis dengan syarat dan ketentuan tertentu, terutama untuk mendukung UMKM dalam mengadopsi pembayaran digital.
Potongan pembayaran bervariasi berdasarkan kategori merchant. Merchant reguler dikenakan potongan 0,7%, merchant pendidikan 0,6%, merchant SPBU 0,4%, dan merchant yayasan sosial 0%. Potongan ini diperhitungkan dari setiap transaksi yang berhasil dilakukan melalui QRIS.
Biaya administrasi pencairan dana juga perlu diperhatikan. Dana dapat dicairkan jika saldo mencapai Rp25.000 dengan waktu pencairan 2-5 hari kerja. Biaya pencairan Rp25.000-Rp49.999 dikenakan Rp2.000 khusus untuk BCA, BRI, dan Mandiri, sedangkan pencairan Rp50.000 ke atas dikenakan Rp3.000. Pencairan ke bank selain BCA, BRI, dan Mandiri dikenakan tambahan biaya Rp2.900.
5. Tips Optimalisasi Penggunaan QRIS
Setelah mengetahui cara membuat barcode QRIS, langkah selanjutnya adalah mengoptimalkan penggunaannya untuk mendapatkan manfaat maksimal. Penempatan kode QR di lokasi yang strategis dan mudah diakses pelanggan sangat penting untuk kelancaran transaksi.
Pastikan kode QR ditempatkan di area kasir yang mudah terlihat dengan pencahayaan yang cukup. Ukuran kode QR juga harus memadai, minimal 2x2 cm untuk barang dagangan berukuran kecil hingga sedang seperti kartu nama atau pamflet. Kontras warna antara kode QR dan latar belakang harus jelas dengan latar depan yang lebih gelap dari latar belakang.
Edukasi kepada karyawan tentang cara menggunakan QRIS juga penting untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Pastikan mereka memahami cara membantu pelanggan yang mengalami kesulitan dalam proses pembayaran dan dapat menjelaskan keuntungan menggunakan QRIS.
Manfaatkan fitur monitoring transaksi yang disediakan dalam dashboard QRIS untuk memantau perkembangan penjualan secara real-time. Data ini dapat digunakan untuk analisis bisnis, perencanaan stok, dan pengambilan keputusan strategis lainnya. Lakukan pencairan dana secara rutin untuk menjaga arus kas yang sehat.
6. Keamanan dan Troubleshooting QRIS
Aspek keamanan dalam penggunaan QRIS sangat penting untuk melindungi bisnis dari potensi risiko. Jaga kerahasiaan username dan password dashboard QRIS, dan jangan membagikan informasi login kepada pihak yang tidak berwenang.
Lakukan pengecekan rutin terhadap transaksi yang masuk untuk memastikan semua pembayaran tercatat dengan benar. Jika terdapat transaksi yang mencurigakan atau tidak sesuai, segera hubungi customer service penyedia layanan QRIS untuk mendapatkan bantuan.
Beberapa masalah umum yang mungkin terjadi adalah kode QR tidak dapat dipindai karena kualitas cetakan yang buruk atau kerusakan fisik. Pastikan kode QR selalu dalam kondisi bersih dan tidak rusak. Jika mengalami masalah teknis, hubungi tim support penyedia layanan untuk mendapatkan bantuan teknis.
Backup kode QR dalam bentuk digital juga penting untuk antisipasi jika terjadi kerusakan pada cetakan fisik. Simpan file digital di beberapa lokasi yang aman dan mudah diakses saat diperlukan.
7. FAQ (Frequently Asked Questions)
Apakah ada biaya bulanan untuk menggunakan QRIS?
Tidak ada biaya bulanan untuk menggunakan QRIS. Biaya yang dikenakan hanya berupa potongan per transaksi dan biaya pencairan dana sesuai dengan ketentuan masing-masing penyedia layanan.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat QRIS?
Proses pembuatan QRIS umumnya memakan waktu 1-7 hari kerja setelah semua dokumen lengkap dan terverifikasi. Beberapa penyedia menawarkan proses yang lebih cepat dengan layanan prioritas.
Apakah QRIS bisa digunakan untuk semua jenis usaha?
Ya, QRIS dapat digunakan untuk berbagai jenis usaha mulai dari warung kecil, toko retail, restoran, hingga bisnis jasa. Namun, ada beberapa jenis bisnis tertentu yang mungkin memiliki persyaratan khusus.
Bagaimana cara mengatasi QRIS yang tidak bisa dipindai?
Pastikan kode QR dalam kondisi bersih, tidak rusak, dan memiliki kontras warna yang jelas. Periksa juga pencahayaan di area kode QR dan pastikan ukurannya memadai untuk dipindai dengan mudah.
Apakah bisa memiliki lebih dari satu QRIS untuk satu usaha?
Ya, Anda dapat memiliki beberapa QRIS untuk lokasi atau cabang usaha yang berbeda. Setiap QRIS akan memiliki Merchant ID yang unik dan dapat dimonitor secara terpisah.
Bagaimana cara mengecek transaksi yang masuk melalui QRIS?
Transaksi dapat dipantau melalui dashboard yang disediakan oleh penyedia layanan QRIS. Anda akan menerima notifikasi real-time setiap ada transaksi yang masuk melalui aplikasi atau SMS.
Apakah QRIS aman dari penipuan atau fraud?
QRIS menggunakan sistem keamanan yang telah distandarisasi oleh Bank Indonesia. Namun, tetap penting untuk menjaga kerahasiaan informasi akun dan melakukan monitoring rutin terhadap transaksi yang masuk.
Yuk, baca artikel seputar panduan dan cara menarik lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
Yuk Baca yang Lainnya!
- 5 Cara Cek Kuota Smartfren Terbaru 2024, Simak Panduan Lengkapnya
- 5 Cara Cek Nomor Smartfren Masih Aktif atau Tidak, Penting Dilakukan Terutama Jika Sudah Jarang Isi Pulsa
- 6 Cara Cek Masa Aktif Kartu Smartfren dengan Mudah, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit
- 6 Cara Memisahkan File PDF dengan Mudah dan Praktis, Bisa Dilakukan Secara Online
- 4 Cara Ubah File PDF ke Words di HP dengan Mudah, Bisa Dilakukan Tanpa Aplikasi Tambahan
(kpl/vna)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba