Aa Naluguru
Drama

Aa Naluguru

2004 141 menit
Rating 8.7/10
Rating 9.6/10
Sutradara
Chandra Siddhartha
Penulis Skenario
Chandra Siddhartha Madan Chandra Siddhartha Madan Akella Siva Prasad

Aa Naluguru dibintangi Rajendra Prasad sebagai Raghuram, sosok editor surat kabar yang hidup dengan prinsip kuat tentang cinta dan kemanusiaan. Film ini dibuka dengan adegan tak biasa saat malaikat maut datang menjemput nyawanya. Di tengah perjalanan menuju alam baka, Raghuram meminta satu hal, ia ingin melihat bagaimana suasana pemakamannya. Ia membayangkan keluarganya akan larut dalam duka, tetapi kenyataan yang terlihat justru membuatnya terpukul.

Dari sinilah cerita mundur ke masa lalu. Raghuram dikenal sebagai pribadi berintegritas tinggi yang membagi setengah penghasilannya untuk amal. Ia tinggal bersama istrinya Bharati dan tiga anak mereka, Shekar, Chinna, dan Indira. Sayangnya, nilai hidup Raghuram tidak sepenuhnya diwarisi anak- anaknya. Mereka lebih tergoda pada ambisi materi dibanding prinsip kejujuran.

Konflik mulai memuncak saat anak-anaknya meminta uang dengan cara yang bertentangan dengan nilai sang ayah. Shekar ingin menyuap demi lolos seleksi polisi, Chinna membutuhkan uang donasi besar untuk kursi kuliah teknik, dan Indira bersama suaminya Ravi meminta dana untuk menetap di Amerika Serikat. Raghuram menolak karena baginya uang yang didapat dengan cara tidak benar hanya akan menghancurkan masa depan. Penolakan ini justru membuat ia dijauhi dan diperlakukan dingin oleh keluarganya sendiri.

Tekanan batin membuat Raghuram goyah. Demi memenuhi keinginan anak-anaknya, ia akhirnya berutang ke sana kemari, termasuk kepada rentenir Kotaiah yang sebelumnya menantangnya membuktikan bahwa cinta lebih penting daripada uang. Beban utang yang menumpuk dan rasa kalah terhadap prinsip hidupnya mendorong Raghuram mengambil keputusan tragis. Ia mengakhiri hidupnya, meninggalkan catatan bahwa ia tak sanggup menyaksikan kekalahan ideologinya.

Ironisnya, saat pemakamannya digelar, masyarakat datang berbondong-bondong untuk memberikan penghormatan terakhir. Mereka adalah orang-orang yang pernah dibantu Raghuram. Sementara itu, anak-anaknya justru bersembunyi karena takut pada penagih utang. Saat jenazah hendak dikremasi, Kotaiah menghentikan prosesi karena utang belum lunas. Namun publik yang berutang budi pada Raghuram bersama-sama mengumpulkan uang untuk melunasi semuanya. Momen itu menjadi tamparan keras bagi keluarga yang akhirnya menyadari nilai sejati sang ayah.

Di akhir cerita, terungkap bahwa tindakan Kotaiah hanyalah cara untuk menyadarkan anak-anak Raghuram. Sang istri bahkan meminta masyarakat yang menyalakan api kremasi sebagai simbol bahwa cinta sosiallah warisan terbesar. Jiwa Raghuram pun pergi dengan tenang, membawa satu keyakinan bahwa manusia tidak membawa apa pun saat lahir dan mati, selain cinta yang ia tanamkan semasa hidup.

Rajendra Prasad
Aamani
Raja
Annapoorna Raghu Ramayya's Mother
Annapurna Raghu Ramayya's Mother
Apoorva Kotayya's Wife
Raghu Babu
Chalapathi Rao
Giridhar Suri
Jenny Raghu Ramayya's Friend

Jadwal Film