All Is Lost
Action Adventure Drama

All Is Lost

2013 106 menit PG-13
Rating 6.9/10
Rating 7.6/10
Sutradara
J.C. Chandor
Penulis Skenario
J.C. Chandor
Studio
Roadside Attractions Before The Door Pictures FilmNation Entertainment

Film drama survival All Is Lost dibuka dengan seorang pria yang membacakan sebuah surat berisi pesan untuk orang-orang yang akan ia rindukan. Cerita kemudian mundur delapan hari sebelumnya di Indian Ocean. Pria tersebut terbangun dan mendapati kabinnya kemasukan air.

Kapalnya ternyata menabrak sebuah kontainer pengiriman yang hanyut di laut, hingga membuat lubang besar di lambung kapal. Ia menggunakan jangkar laut untuk menjauhkan kontainer tersebut, lalu mengubah arah kapal agar posisi lubang tidak semakin kemasukan air. Setelah itu ia menambal lubang dan memompa air keluar dari kabin menggunakan pompa manual.

Namun air laut yang masuk telah merusak sistem navigasi dan komunikasi kapal. Pria itu mencoba memperbaiki radio laut dan menyambungkannya ke salah satu baterai kapal. Saat memanjat tiang kapal untuk memperbaiki kabel antena, ia melihat badai tropis besar sedang mendekat.

Ketika badai datang, ia berusaha mengendalikan kapal mengikuti arah angin. Ia berencana menstabilkan kapal dengan layar badai, tetapi saat merangkak ke haluan untuk menaikkan layar tersebut, ia terseret dan jatuh ke laut. Dengan perjuangan keras ia berhasil kembali naik ke dek kapal. Tak lama kemudian kapal terbalik namun kembali tegak. Pada gulungan ombak berikutnya, ia kembali terlempar ke laut, sementara tiang kapal patah dan sebagian besar peralatan hancur.

Setelah masuk ke kabin, ia sempat pingsan karena terbentur tiang. Saat sadar, ia mendapati kapalnya mulai tenggelam. Ia pun meninggalkan kapal dan berpindah ke rakit penyelamat tiup. Setelah badai mereda, ia mencoba menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan dari kapal yang perlahan tenggelam dan memindahkannya ke rakit. Sebelum kapal itu benar-benar tenggelam, ia sempat merawat luka robek di dahinya.

Seiring waktu, pria itu belajar menggunakan sextant untuk menentukan posisi di laut. Ia kemudian menyadari arus laut menyeretnya menuju jalur pelayaran kapal besar. Ia berhasil bertahan dari badai berikutnya, tetapi persediaannya semakin menipis. Ia juga baru menyadari bahwa persediaan air minumnya telah tercampur air laut.

Untuk bertahan hidup, ia membuat alat penyulingan sederhana menggunakan wadah air, kantong plastik, dan kaleng aluminium agar dapat menghasilkan air tawar dari tenaga matahari. Ia juga sempat berhasil menangkap seekor ikan, namun ikan itu direbut oleh seekor hiu sebelum sempat ia tarik ke rakitnya.

Robert Redford Our Man