Crimes of the Future
Synopsis
Film Crimes of the Future yang dibintangi Viggo Mortensen, Léa Seydoux, dan Kristen Stewart ini mengambil latar di masa depan yang tidak dijelaskan secara spesifik, ketika bioteknologi berkembang pesat. Mesin dan komputer analog kini bisa terhubung langsung dengan tubuh manusia dan mengatur berbagai fungsi biologis. Dalam dunia ini, sebagian besar manusia sudah tidak lagi merasakan sakit fisik atau terserang penyakit menular. Operasi bisa dilakukan pada orang yang tetap sadar, bahkan di ruang biasa, tanpa rasa nyeri seperti dulu.
Namun, perubahan pada umat manusia tidak berhenti sampai di situ. Ada yang mengalami mutasi jauh lebih ekstrem. Seorang anak laki-laki berusia delapan tahun bernama Brecken memiliki kemampuan aneh, ia bisa memakan dan mencerna plastik seperti makanan biasa. Ibunya yang ketakutan menganggap putranya bukan lagi manusia, dan dalam kepanikan yang tragis, ia mengakhiri hidup sang anak. Tubuh Brecken kemudian ditemukan oleh ayahnya yang sudah berpisah darinya.
Di sisi lain, Saul Tenser justru menjadikan kelainan tubuhnya sebagai seni. Ia mengidap kondisi yang disebut accelerated evolution syndrome, yang membuat tubuhnya terus menumbuhkan organ-organ baru secara spontan. Bersama Caprice, organ-organ tersebut diangkat melalui operasi yang dipentaskan di depan penonton. Bagi mereka, bedah tubuh bukan lagi sekadar tindakan medis, melainkan bentuk ekspresi artistik. Meski publik menganggapnya selebritas seni radikal, Saul sendiri hidup dalam ketidaknyamanan. Ia mengalami gangguan pernapasan dan pencernaan yang parah, serta bergantung pada berbagai perangkat biomekanis seperti ranjang khusus, mesin operasi, dan kursi makan yang bergerak sendiri untuk membantunya menelan makanan.
Crimes of the Future menghadirkan gambaran masa depan yang dingin dan ganjil, ketika batas antara tubuh, teknologi, dan seni semakin kabur, dan manusia dipaksa mendefinisikan ulang arti evolusi.
Ringkasan Cerita: Crimes of the Future adalah kisah tentang mutasi manusia di era bioteknologi, ketika rasa sakit menghilang dan tubuh menjadi medium seni. Lewat perjalanan Saul dan Caprice, film ini mempertanyakan makna kemanusiaan di tengah perubahan biologis yang tak lagi bisa dikendalikan.
Pemeran
Jadwal Film
How to Make a Killing
Do Deewane Seher Mein
EPiC: Elvis Presley in Concert
Crime 101
Kokuho
Asrama Putri
GOAT
Antara Mama, Cinta dan Surga
Taneuh Kalaknat
Crime 101
Kokuho
Aiueo Macam Betool Aja
Kiko in the Deep Sea
Rumah Tanpa Cahaya
Jangan Seperti Bapak
Waru
Once We Were Us
The Strangers: Chapter 3
Wuthering Heights
Whistle
5 Centimeters per Second
Stray Kids: The dominATE Experience
I Was a Stranger
Sugar (2022)
One Battle After Another
Balas Budi
Ahlan Singapore
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
Teman Tegar Maira
Sadali
Kuyank
Return to Silent Hill
Wildcat
Kafir: Gerbang Sukma
Kuyank
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
Send Help
Primate
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Shelter
Sinners
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Back to the Past
Mercy
Penerbangan Terakhir
28 Years Later: The Bone Temple
Marty Supreme
25 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Twenty One Pilots: More Than We Ever Imagined
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Hamnet
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
The Bride
04 Maret 2026
Hoppers
04 Maret 2026
Enhypen (Walk the Line Summer Edition)
05 Maret 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Juara Sejati
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Good Luck, Have Fun, Don't Die
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Ghost in the Cell
15 April 2026
Kupilih Jalur Langit
23 April 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Rekomendasi Film BL Bromance Paling Romantis yang Bikin Baper Maksimal