INDONESIA

'KENTUT', Awal Petaka dan Keberuntungan

Selasa, 31 Mei 2011 15:09  | 

Deddy Mizwar


'KENTUT', Awal Petaka dan Keberuntungan
Film KENTUT





KapanLagi.com -
Oleh: Puput Puji Lestari

Pemain: Deddy Mizwar, Ira Wibowo, Keke Soeryo, Cok Simbara, Iis Dahlia, Rahman Yakob, Hengky Tornando, Anwar Fuadi.

Aktor gaek, Deddy Mizwar memang selalu bertambah usianya. Namun, soal akting Pak Haji nyaris tak pernah menjadi tua. Semangat muda selalu menggelora. Termasuk dalam film terbarunya, KENTUT. Menyoroti ramainya pilkada, mulai dari menggandeng artis sebagai pasangan kepala daerah, saling serang, penggunaan 'orang pintar', hingga macam-macam cara menggaet hati rakyat.

Menjadi Jasmera, Deddy Mizwar penuh dengan atribut merah sepanjang film ini. Jasmera adalah pasangan kedua di Pilkada Kuncup Mekar. Sementara pasangan pertama Patiwa. Jasmera mengusung tema anti kemunafikan dan memuja hedonisme. Bersama dengan penyanyi dangdut yang populer, Delarosa diperankan oleh Iis Dahlia, Jasmera mengajak rakyat bergoyang.

Sementara Patiwa, sibuk menawarkan progam pengentasan kemiskinan. Usai kampanye, ia harus menjalani operasi medis akibat dada kanannya tertembak saat berkampanye. Pasca operasi, Patiwa tetap harus menjalani perawatan serius di rumah sakit, karena dia harus menunggu hingga keluarnya kentut.

Kentut yang semula dianggap remeh, seketika menjadi persoalan penting dan melibatkan banyak pihak. Sementara hari pemilihan kursi Bupati tinggal sedikit waktu. Kepanikan menimbulkan konflik besar antara pihak rumah sakit dengan tim sukses Patiwa yang dipimpin perempuan cerdas nan jelita bernama Irma.

Situasi ini dimanfaatkan oleh kandidat lawan bernama Jasmera yang selalu tampil berapi-api untuk mendapatkan simpati masyarakat. Untuk memperlambat keluarnya kentut Patiwa, maka Jasmera meminta bantuan paranormal, dengan harapan agar Patiwa dinyatakan berhalangan tetap, hingga tidak dapat mengikuti putaran kedua.

Rumah sakit berubah suasananya. Dokter kepala, satpam, dan seluruh karyawan rumah sakit semakin kelabakan dengan munculnya para pemburu berita dan beragam kelompok agama. Mereka berkumpul untuk berdoa bagi kesehatan Patiwa, dengan ceremony yang berbeda satu sama lainnya. Situasi rumah sakit tidak lagi nyaman, karena mendadak berubah menjadi ruang politik. Menjadi ruang harapan bagi kepentingan banyak orang.

Film ini sedikit tergesa-gesa di ending, mungkin untuk mengajak penonton berpikir dan mencari ending yang tepat. Namun, akting Deddy Mizwar tetap memukau meski hampir seluruh scene didominasi olehnya. (kpl/uji/nat)

Genre:Drama/comedy
Jadwal Tayang:1 Juni 2011
Sutradara:Aria Kusumadewa
Produser:Zairin Zain
Produksi:Citra Sinema
Durasi:90 menit

Parodi Pilkada Film KENTUT:

KENTUTKENTUT
KENTUTKENTUT
KENTUTKENTUT