INTERNASIONAL

[Review] 'THE GREAT GATSBY', Hitam Putih Cinta Sang Jutawan

Sabtu, 01 Juni 2013 07:01  | 

Leonardo DiCaprio


[Review] 'THE GREAT GATSBY', Hitam Putih Cinta Sang Jutawan
Foto: Warner Bros




KapanLagi.com - Nick Carraway (Tobey Maguire) adalah lulusan Universitas Yale yang mengambil pekerjaan sebagai pedagang saham di New York. Di kota yang memiliki julukan The Big Apple tersebut, Nick menyewa sebuah rumah kecil di Long Island, desa West Egg, yang bersebelahan dengan hunian mewah Jay Gatsby (Leonardo DiCaprio), jutawan misterius yang sering mengadakan pesta megah.

Cerita bermula saat Gatsby memberikan undangan khusus pada Nick untuk menghadiri pestanya. Di balik undangan ini, rupanya pria tersebut menyimpan rahasia kelam tentang hitam putih cinta yang selama ini tersimpan.

THE GREAT GATSBY adalah film yang diadaptasi dari novel karangan F. Scott Fitzgerald. Meski penjualan awal buku terbitan tahun 1925 itu terbilang buruk disertai komentar beragam, buku ini kemudian dianggap sebagai karya sastra klasik Amerika.

Di tangan Baz Luhrmann, yang sebelumnya menggarap trilogi Red Curtain dari STRICTLY BALLROOM (1992), ROMEO + JULIET (1996) dan MOULIN ROGUE! (2001), THE GREAT GATSBY menjadi sebuah film yang megah dan glamor ala Luhrmann.

Sayang properti serta setting yang 'wah' terlihat kosong dalam hal karakter. Entah kenapa tokoh-tokoh dalam film yang dibawakan dengan apik oleh Carey Mulligan, Joel Edgerton, Isla Fisher, Elizabeth Debicki hingga Amitabh Bachchan, terasa begitu hampa. Padahal film ini mengemban permainan penuh emosi untuk mengena perasaan penonton.

Walau begitu, penampilan ensemble cast-nya tak boleh di pandang sebelah mata meski naskah olahan Craig Pearce terkesan membatasi akting mereka. Jangan lupa sentuhan soundtrack yang digagas oleh Graig Amstrong. Pemilihan lagunya memang terkesan kontroversial, namun memiliki cita rasa tersendiri.

Maka, nikmatilah kisah Gatsby yang melenakan dan membuatmu terhenyak. Apalagi jika kamu merasa pernah mengalami hal tersebut meski dalam kadar yang masih bisa diatasi.

(kpl/abs)