'SPACE CHIMPS', Ketika Simpanse Menjelajah Antariksa
KapanLagi.com - Pemain: Andy Samberg, Jeff Daniels, Cheryl Hines, Kenan Thompson, Stanley Tucci, Kristin Chenoweth, Patrick Warburton Sebuah satelit NASA yang berharga US$5 miliar lenyap terhisap lubang cacing antar galaksi. NASA tak punya pilihan lain selain mengirim astronot untuk memburu satelit yang hilang ini. Dan pilihan jatuh pada Ham III (Andy Samberg) yang adalah cucu dari simpanse pertama yang dikirim ke luar angkasa. Sayangnya Ham tidak tertarik untuk mengikuti misi penyelamatan ini. Ham adalah simpanse sirkus. Namun godaan untuk bisa berada di tempat tanpa gravitasi akhirnya membuat Ham setuju mengikuti misi mulia ini. Dengan ditemani Luna (Cheryl Hines) dan Titan (Patrick Warburton), Ham akhirnya berangkat mencari satelit yang hilang itu. Sayangnya, dalam perjalanan mereka bertiga malah terlibat masalah yang jauh lebih serius. Mereka harus menyelamatkan penghuni sebuah planet yang terancam kepunahan akibat ulah Zartog (Jeff Daniels) yang jahat. Film animasi karya Vanguard Animation dan Starz Media ini memasang nama Kirk De Micco sebagai sutradaranya. Dan tanggal 18 Juli 2008 adalah tanggal yang dipilih 20th Century Fox untuk mengedarkan film animasi ini. SPACE CHIMPS ini adalah salah satu film animasi yang ditujukan murni untuk konsumsi anak-anak. Artinya film ini menyajikan jalan cerita yang sederhana dengan pesan moral yang sederhana pula. Bahkan mungkin kelewat sederhana untuk ukuran saat ini. Karena untuk konsumsi anak-anak, jangan berharap ada alur cerita yang agak sedikit 'berbelit'. Semua digambarkan secara 'hitam-putih' layaknya cerita untuk anak-anak. Karakter tokoh pun cenderung dibuat sederhana. Tokoh yang jahat, benar-benar jahat sementara tokoh yang baik pun jadi kelewat baik. Bila dibandingkan dengan film animasi macam WALL-E, misalnya, film ini jadi terasa menjemukan untuk penonton dewasa. Untungnya, sajian animasi yang ditampilkan di sini cukup bisa memanjakan mata. Setidaknya, meskipun jalan cerita tak terlalu 'berisi', kita masih bisa menikmati kecanggihan teknologi animasi hasil karya Vanguard Animation ini. Humor-humor yang disajikan pun terasa 'garing'. Yang jelas ini bukan salah para pengisi suara yang sudah mencoba berbuat yang terbaik. Naskah yang ditulis seolah memang tak mampu menggali peluang lelucon yang sebenarnya masih bisa ditampilkan lewat guyonan slapstick ala film-film kartun di televisi. Yang lebih mengganggu mungkin adalah tidak adanya logika yang memberikan kejelasan mengenai para penghuni planet yang dikuasai oleh Zartog. Misalnya saja bagaimana para penghuni planet ini memperoleh makanan di tanah yang benar-benar tandus tanpa terlihat satu pun tanaman. Namun bila mengingat ini adalah konsumsi anak-anak, bisa jadi hal-hal tadi tak terlalu perlu dirisaukan. Untuk sebuah film yang kabarnya menelan biaya produksi hingga US$37 juta, sebenarnya film ini bisa dibuat jauh lebih baik. Namun bila Anda hanya bermaksud mencari hiburan yang tak memerlukan kerja otak terlalu keras, film yang satu ini lumayan menghibur juga.
Advertisement
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(kpl/roc)
Advertisement
