Kim Ji-young: Born 1982
Synopsis
Film ini dibuka dengan potret keseharian Ji-young (Jung Yu-mi), seorang ibu rumah tangga yang mendedikasikan hidupnya untuk merawat putri kecilnya, sementara sang suami, Dae-hyun (Gong Yoo), bekerja kantoran. Namun lewat kilas balik, penonton diajak melihat masa lalu Ji-young sebagai karyawan perusahaan pemasaran yang cerdas dan penuh semangat. Ia pernah merasa bangga dengan kariernya, bahkan mengidolakan seniornya, Ketua Tim Kim, perempuan tangguh yang sukses meniti jabatan tinggi meski harus menghadapi diskriminasi terhadap ibu bekerja.
Memasuki fase baru sebagai ibu rumah tangga, Ji-young perlahan merasa terjebak dan kehilangan jati diri. Ia mengalami depresi pascapersalinan yang tak tertangani dengan baik. Dalam tekanan emosional itu, muncul gejala aneh Ji-young tiba-tiba berbicara dan bertingkah seolah dirasuki kepribadian ibunya atau mendiang neneknya, lengkap dengan intonasi suara mereka. Kejadian ini kerap muncul saat ia stres, termasuk ketika berada di rumah mertua. Dae-hyun yang menyadari perubahan itu diam- diam merekamnya dan berkonsultasi dengan psikiater.
Meski Dae-hyun sudah memberikan kartu nama dokter, Ji-young urung berobat karena biaya konsultasi yang mahal. Jika dikonversi, satu sesi terapi bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Di tengah keputusasaan, Ji-young mempertimbangkan bekerja paruh waktu di toko roti, hingga akhirnya memberanikan diri menghubungi Ketua Tim Kim yang kini mendirikan perusahaan sendiri. Dae-hyun pun menunjukkan dukungan penuh dengan mengambil cuti orang tua selama setahun demi menggantikan peran Ji-young di rumah.
Sayangnya, keputusan itu memicu amarah ibu Dae-hyun yang menilai Ji-young menghambat karier suaminya. Konflik keluarga memuncak hingga akhirnya Dae-hyun mengungkap kondisi mental Ji-young yang sebenarnya. Ketika Ji-young mengetahui suaminya merekam saat dirinya kerasukan, ia terkejut dan akhirnya setuju menjalani terapi profesional. Ia bahkan memilih berhenti bekerja demi fokus pada pemulihan.
Dalam proses konseling, Ji-young mulai menuliskan perasaannya di jurnal dan berani mengungkap luka akibat diskriminasi gender yang ia alami di tempat kerja. Ia pernah diremehkan, dianggap kurang kompeten, bahkan dicap sebagai parasit yang hidup dari suami. Perlahan, terapi membantunya menemukan kembali suaranya. Ji-young mulai berani membela diri, menulis opini tentang perjuangan perempuan dan ibu di Korea Selatan, hingga akhirnya memulai menulis catatan pribadinya, sebuah simbol bahwa ia telah merebut kembali identitasnya.
Pemeran
Jadwal Film
How to Make a Killing
Do Deewane Seher Mein
EPiC: Elvis Presley in Concert
Crime 101
Kokuho
Asrama Putri
GOAT
Antara Mama, Cinta dan Surga
Taneuh Kalaknat
Crime 101
Kokuho
Aiueo Macam Betool Aja
Kiko in the Deep Sea
Rumah Tanpa Cahaya
Jangan Seperti Bapak
Waru
Once We Were Us
The Strangers: Chapter 3
Wuthering Heights
Whistle
5 Centimeters per Second
Stray Kids: The dominATE Experience
I Was a Stranger
Sugar (2022)
One Battle After Another
Balas Budi
Ahlan Singapore
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
Teman Tegar Maira
Sadali
Kuyank
Return to Silent Hill
Wildcat
Kafir: Gerbang Sukma
Kuyank
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
Send Help
Primate
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Shelter
Sinners
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Back to the Past
Mercy
Penerbangan Terakhir
28 Years Later: The Bone Temple
Marty Supreme
25 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Twenty One Pilots: More Than We Ever Imagined
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Hamnet
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
The Bride
04 Maret 2026
Hoppers
04 Maret 2026
Enhypen (Walk the Line Summer Edition)
05 Maret 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Juara Sejati
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Good Luck, Have Fun, Don't Die
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Ghost in the Cell
15 April 2026
Kupilih Jalur Langit
23 April 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Film 'RAJAH' Segera Tayang, Trindah Sinungan Ungkap Perjuangan Melawan Rasa Gugup