Nam June Paik: Moon Is the Oldest TV
Synopsis
Nam June Paik: Moon Is the Oldest TV adalah dokumenter garapan Amanda Kim yang menyoroti perjalanan hidup sang "father of video art", Nam June Paik, dengan narasi suara dari Steven Yeun. Film ini membawa kita menelusuri transformasi Paik dari musisi klasik di Korea yang saat itu berada di bawah pendudukan Jepang, hingga menjadi pionir seni avant-garde di New York. Lewat rekaman arsip yang kaya dan potongan dokumentasi karya, kita diajak memahami bagaimana ide-ide liarnya membentuk wajah seni media modern.
Perjalanan artistik Nam June Paik dimulai dari dunia musik klasik sebelum akhirnya ia berbelok ke ranah seni eksperimental. Ia terlibat dalam gerakan Fluxus yang dikenal radikal dan anti kemapanan. Dari sana, Paik mulai bereksperimen dengan televisi sebagai medium seni. Karya seperti Global Groove dan Good Morning, Mr. Orwell menjadi bukti keberaniannya meretas batas antara teknologi, budaya pop, dan seni tinggi.
Salah satu hal paling menarik dari film ini adalah bagaimana Paik ternyata memiliki visi yang jauh melampaui zamannya. Ia pernah memprediksi lahirnya “video common market” dan era internet, bahkan dengan pernyataan terkenalnya, "everyone will have his own TV channel". Di masa ketika televisi masih satu arah dan sangat terkontrol, gagasan itu terdengar utopis. Namun kini, di era media sosial dan platform video, kita bisa melihat betapa relevannya pemikiran tersebut.
Dokumenter ini juga menggali kontradiksi dalam karya Paik. Di satu sisi, ia memanfaatkan teknologi sebagai medium utama. Di sisi lain, ia mengingatkan potensi teknologi untuk menjadi alat kontrol yang berbahaya dan cenderung fasis jika disalahgunakan. Bagi Paik, televisi bukan sekadar alat hiburan, melainkan sarana untuk “talking back” pada media dan membuka ruang demokrasi serta dialog antarbudaya.
Tidak hanya membahas sisi artistik, film ini juga menyinggung perjuangan personal Paik, termasuk masalah finansial dan kesehatan di akhir hidupnya. Pengaruh Buddhisme dalam cara pandangnya terhadap kehidupan dan kreativitas turut disorot, memperlihatkan sisi reflektif seorang seniman yang terus mencari makna di tengah ledakan teknologi.
Pemeran
Jadwal Film
Dhurandhar 2
Tunggu Aku Sukses Nanti
Na Willa
Pelangi Di Mars
Senin Harga Naik
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Everyday, We
Reminders of Him
Enhypen (Walk the Line Summer Edition)
Setan Alas!
Juara Sejati
Setannya Cuan
Peaky Blinders: The Immortal Man
Good Luck, Have Fun, Don't Die
The Bride
Hoppers
Hamnet
Undercard
Dead Man's Wire
Panda Plan: The Magical Tribe
Titip Bunda di Surga-Mu
The Last Supper
Lift (2026)
Scream 7
Blades of the Guardians
Marty Supreme
How to Make a Killing
Do Deewane Seher Mein
EPiC: Elvis Presley in Concert
Crime 101
Kokuho
Asrama Putri
GOAT
The Super Mario Galaxy Movie
01 April 2026
Aku Harus Mati
02 April 2026
The Hostage's Hero
02 April 2026
Hoppers
03 April 2026
David
03 April 2026
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
09 April 2026
Yohanna
09 April 2026
Ip Man: Kung Fu Legend
10 April 2026
Ghost in the Cell
15 April 2026
Ready or Not 2: Here I Come
15 April 2026
Lee Cronin's The Mummy
15 April 2026
Dalam Sujudku
16 April 2026
Para Perasuk
23 April 2026
Kupilih Jalur Langit
23 April 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026