Retro
Action Crime Drama

Retro

2025 168 menit
Rating 6.6/10
Rating 7.3/10
Sutradara
Karthik Subbaraj
Penulis Skenario
Karthik Subbaraj
Studio
2D Entertainment Stone Bench Films

Di era 1960-an di Thoothukudi, seorang istri gangster bernama Sandhya menemukan bayi yatim piatu dengan bekas luka berbentuk tombak di perutnya. Ia pun mengangkatnya sebagai anak dan menamainya Paarivel “Paari” Kannan, membesarkannya penuh kasih sayang, meski sang suami, Thilagan, sama sekali tidak mengakui bocah itu. Setelah Sandhya meninggal, Paari yang sudah remaja bertemu dengan Rukmini saat keduanya mengikuti upacara kematian ibu mereka di Varanasi. Dalam perjalanan pulang ke Thoothukudi, Thilagan diserang oleh musuh, tapi Paari berhasil menyelamatkannya—dan sejak itu, Thilagan mulai menaruh sedikit rasa hormat pada anak angkatnya itu.

Waktu berlalu hingga tahun 1989, Thilagan menikah lagi dan memiliki anak kandung. Meski posisinya tak dianggap, Paari tetap setia bekerja di bawah Thilagan dalam bisnis gelapnya. Namun, istri baru Thilagan hanya memandang Paari sebagai anak buah biasa. Di tengah semua itu, Paari kembali bertemu Rukmini yang kini jadi dokter hewan, dan benih cinta pun tumbuh. Setelah empat tahun menjalin hubungan, mereka berencana menikah pada tahun 1993. Di hari pernikahan, Paari mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan dunia kejahatan. Tapi Thilagan malah menuduhnya telah menggagalkan transaksi senjata besar-besaran bernama “Gold Fish” yang ternyata terkait dengan seorang kandidat perdana menteri bernama Dharman. Paari mengaku bersalah tapi menolak memberi tahu lokasi senjata-senjata itu. Murka, Thilagan mencoba membunuh Rukmini, namun Paari balik menyerang hingga menebas tangan ayah angkatnya sendiri. Ia pun ditangkap dan dijebloskan ke penjara. Rukmini, kecewa karena Paari kembali menggunakan kekerasan, memutuskan pergi dan menghilang.

Lima tahun kemudian, di tahun 1998, Paari dijanjikan kebebasan lebih cepat jika mau berjuang untuk sebuah sekte rahasia. Tapi setelah tahu bahwa Rukmini tinggal di Kepulauan Andaman, ia kabur dan berangkat ke sana. Demi bertemu lagi dengan Rukmini, Paari menculik seorang terapis kocak bernama Chaplin Laali dan menyamar jadi dirinya. Si Laali yang asli pun terpaksa bekerja sama karena diancam. Di pulau itu, Paari tampil sebagai Laali dan kembali dekat dengan Rukmini yang tidak tahu siapa dia sebenarnya. Pulau tersebut dikuasai oleh penguasa kejam bernama Lord Milton dan anaknya, Freddie, yang gemar menyiksa hewan dan menggoda Rukmini. Saat Freddie bertindak kelewat batas, Paari tak bisa menahan diri dan mengamuk hebat.

Merasa dipermalukan, Freddie menyewa pemimpin sekte untuk menangkap Paari. Ternyata, pemimpin sekte itu mengenali Paari dan segera memberi tahu bos besarnya, Michael, sekaligus mengabarkan hal itu pada Thilagan. Michael sendiri memimpin sekte kejam bernama “Rubber Cult”, di mana orang kaya menonton orang miskin saling bertarung layaknya gladiator. Yang kalah, nasibnya tragis—dilempar ke kolam buaya oleh ayah Michael, Rajavel.

Identitas Paari akhirnya terbongkar saat pertunjukan komedi, membuat Rukmini syok dan meninggalkannya lagi. Paari menerima keputusan itu dan malah bergabung dengan sekte tersebut. Di pertarungan pertamanya, kemampuannya yang brutal membuat penonton terpukau. Michael melihat potensi besar dalam dirinya dan mengadakan pesta untuk merayakannya. Dalam keadaan mabuk, Paari tanpa sadar menyebut lokasi rahasia senjata “Gold Fish”. Tak lama setelah itu, para budak di pulau mengenali bekas luka di perutnya dan menyadari bahwa Paari adalah anak dalam legenda kuno — yang disebut-sebut akan mengembalikan tombak sakral Jada Muni dan membunuh Rajavel.

Kebenaran akhirnya terungkap: Paari ternyata anak kandung pasangan Pasupathy dan Lakshmi, warga asli pulau itu. Ia punya saudari kembar, tapi demi melindunginya dari Rajavel, orang tuanya mengirim Paari kecil ke India, di mana ia kemudian diadopsi oleh Sandhya. Kini mengetahui asal-usulnya, Paari bertemu ayah kandungnya dan berjanji akan menebus masa lalunya.

Keesokan harinya, Paari kembali ke arena pertarungan untuk membela kaum tertindas. Setelah menang, ia dengan berani menyebut Michael dan Rajavel sebagai yang paling lemah, yang berarti mereka akan dieksekusi. Paari mengalahkan Michael dalam duel sengit tapi memilih tidak membunuhnya, hanya mempermalukannya. Ia lalu menyerbu kediaman Rajavel. Tak tahan menanggung rasa malu, Rajavel menembak dirinya sendiri dan mati. Paari pun merebut kembali tombak suci Jada Muni.

Di kuil Jada Muni, Paari mengembalikan tombak itu dan akhirnya bertemu kembali dengan Pallavi serta saudari kembarnya. Rukmini, yang kini memahami seluruh kebenaran, memaafkan dan berdamai dengan Paari. Paari berjanji bahwa ia telah menemukan “dhammam”-nya — jalan hidup yang benar — dan meninggalkan kekerasan selamanya. Namun kedamaian itu tak bertahan lama. Thilagan, Michael, dan Freddie datang menyerang kuil, tapi mereka kaget saat mendapati keluarga Paari dan para penduduk sudah bersiap dengan senjata bazooka — yang ternyata adalah senjata “Gold Fish” yang selama ini dicari. Thilagan pun sadar bahwa Paari telah menipunya mentah-mentah. Dengan tenang, Paari meminta ibunya untuk menembak. Lakshmi menembakkan peluru peringatan yang membuat mereka menyerah tanpa perlawanan.

Keesokan harinya, seluruh pulau bersukacita merayakan kebebasan mereka. Paari dan Rukmini akhirnya menikah, menutup kisah panjang penuh luka, cinta, dan penebusan—sekaligus menggenapi ramalan yang sejak lama menanti.

Suriya Paarivel Kannan
Pooja Hegde Rukmini
Jayaram Dr. Chaplin
Joju George
Karunakaran
Prashanth
Sujith Shanker
Shriya Saran
Nassar
Thamizh
Amrin Abubakker
Sandeep Raj
Prakash Raj
Baby Aavni Young Rukmini
MD Asif