tick, tick... BOOM!
Synopsis
Pada 1992, Jonathan Larson tampil dengan monolog rock 'Tick, Tick... Boom!' di New York Theatre Workshop, ditemani Roger dan Karessa. Ia menceritakan suara tik-tik yang selalu terdengar di kepalanya dan mulai membagikan kisah perjalanan hidupnya menjelang ulang tahun ke-30. Seorang narator yang tidak terlihat menjelaskan bahwa film ini adalah kisah nyata Jonathan, kecuali bagian- bagian yang Jonathan buat-buat sendiri.
Cerita membawa penonton kembali ke awal 1990, ketika Jonathan harus menyeimbangkan pekerjaan di Moondance Diner di SoHo sambil mempersiapkan workshop musikal impiannya, Superbia. Tekanan untuk sukses sebelum ulang tahunnya semakin terasa; dengan ulang tahun yang tinggal seminggu lagi, workshop itu menjadi kesempatan terakhirnya, sebuah momen yang ia sebut "30/90".
Jonathan sering mengadakan pertemuan kecil di rumah dengan teman-teman dekatnya, termasuk mantan teman sekamar Michael, pacarnya Susan, dan rekan-rekan pelayan Freddy dan Carolyn. Saat pesta itu, Susan memberitahu Jonathan tentang kesempatan mengajar di Jacob's Pillow dan memintanya ikut, sementara Michael, yang dulu meninggalkan dunia teater untuk karier periklanan yang menguntungkan, melihat tawaran Susan sebagai pertanda bahwa Jonathan harus mulai mempertimbangkan masa depan yang lebih serius. Ia bahkan mengajak Jonathan untuk mengikuti focus group di perusahaannya. Tawaran- tawaran itu menambah kebingungan Jonathan yang sudah dipenuhi keraguan dan ketakutan akan kegagalan.
Tekanan semakin berat ketika produsernya, Ira, meminta Jonathan menulis lagu baru untuk Superbia karena cerita musikal itu memerlukannya. Hal ini mengingatkan Jonathan pada Stephen Sondheim, idolanya, yang pernah menyuruhnya melakukan hal yang sama di workshop beberapa tahun sebelumnya. Namun ide-ide tidak kunjung muncul, dan waktu tinggal seminggu lagi. Kekhawatirannya bertambah ketika Carolyn memberi tahu bahwa Freddy, temannya yang positif HIV, tiba-tiba harus dirawat di rumah sakit. Kabar itu membuat Jonathan semakin cemas tentang hidupnya sendiri, tentang teman-temannya, dan tentang masa depan musikal yang ia cintai.
Di tengah semua tekanan itu, Jonathan terus merenungkan pilihan-pilihan yang harus ia ambil, dari pekerjaan mengajar, kesempatan di periklanan, hingga workshop Superbia yang menjadi impian sekaligus ujian terakhirnya. Semua orang dan kesempatan yang datang membuatnya bertanya-tanya kapan-kapan ia akan menemukan arah yang benar. Dengan ulang tahun yang semakin dekat dan berbagai tanggung jawab yang menumpuk, keputusan apa yang akan Jonathan ambil?
Penulis artikel: Abdilla Monica Permata B.
Pemeran
Jadwal Film
Dhurandhar 2
Tunggu Aku Sukses Nanti
Danur: The Last Chapter
Na Willa
Pelangi Di Mars
Senin Harga Naik
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Number One
Everyday, We
Reminders of Him
Enhypen (Walk the Line Summer Edition)
Setan Alas!
Juara Sejati
Setannya Cuan
Peaky Blinders: The Immortal Man
Good Luck, Have Fun, Don't Die
The Bride
Hoppers
Hamnet
Undercard
Dead Man's Wire
Panda Plan: The Magical Tribe
Titip Bunda di Surga-Mu
The Last Supper
Lift (2026)
Scream 7
Blades of the Guardians
Marty Supreme
How to Make a Killing
Do Deewane Seher Mein
EPiC: Elvis Presley in Concert
Crime 101
Kokuho
Asrama Putri
GOAT
The Super Mario Galaxy Movie
01 April 2026
Aku Harus Mati
02 April 2026
The Hostage's Hero
02 April 2026
Hoppers
03 April 2026
David
03 April 2026
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
09 April 2026
Yohanna
09 April 2026
Ip Man: Kung Fu Legend
10 April 2026
Ghost in the Cell
15 April 2026
Ready or Not 2: Here I Come
15 April 2026
Lee Cronin's The Mummy
15 April 2026
Dalam Sujudku
16 April 2026
Para Perasuk
23 April 2026
Kupilih Jalur Langit
23 April 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Sinopsis Film COPYCAT, Tayang Jumat 27 Maret 2026 Pukul 21.30 WIB
'KUASA GELAP: PERJANJIAN DARAH' Segera Syuting, Feby Febiola Comeback Akting
Film Horor 'AKU HARUS MATI' Angkat Fenomena 'Jual Jiwa Demi Harta'