Penjelasan Ending Perfect Blue, Anime yang Disebut Sebagai Psychological Thriller Terbaik

Penjelasan Ending Perfect Blue, Anime yang Disebut Sebagai Psychological Thriller Terbaik
Penjelasan ending PERFECT BLUE (Credit: IMDB)

Kapanlagi.com - Perfect Blue adalah film anime thriller psikologis yang disutradarai oleh Satoshi Kon dan terkenal karena plotnya yang gelap, intens, dan membingungkan. Anime ini mengeksplorasi dunia hiburan, tekanan publik, dan batas antara realitas dan ilusi, sehingga penonton dibuat terus menebak apa yang nyata dan apa yang ada di kepala tokohnya.

Endingnya pun jadi salah satu yang paling ikonik dan sering dibahas penggemar. Beberapa orang mungkin kebingungan untuk memahaminya, karena itu kami akan mencoba menjelaskannya versi KapanLagi.com. Simak selengkapnya di bawah ini..

1. Sinopsis Perfect Blue

Perfect Blue mengikuti Mima Kirigoe, seorang mantan idola pop yang memutuskan untuk menjadi aktris. Keputusan ini ternyata membuka pintu bagi tekanan baru: kritik media, penggemar obsesif, dan peran-peran yang membuatnya harus tampil dalam adegan dewasa.

Seiring waktu, Mima mulai mengalami gangguan psikologis, seperti melihat sosok dirinya sebagai idola lama, menerima ancaman dari penggemar, dan perasaan tidak aman yang kian membesar. Semua ini memuncak dalam serangkaian kejadian misterius dan kekerasan, membuatnya mempertanyakan apakah yang ia lihat adalah nyata atau hanya ilusi.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Penjelasan Ending Perfect Blue

Still anime Perfect Blue (Credit: IMDB)

Di bagian akhir, terungkap bahwa Rumi, mantan manajer dan penggemar obsesif Mima, lah yang menjadi pembunuh dan pencipta ilusi mengerikan itu. Rumi ingin Mima tetap menjadi idola sempurna versi dirinya sendiri, sehingga membunuh siapapun yang dianggap mengganggu citra tersebut.

Mima akhirnya menghadapi Rumi secara langsung dan berhasil selamat. Endingnya menunjukkan Mima menyadari perbedaan antara realitas dan ilusi, serta menemukan kembali identitasnya sendiri di luar bayangan masa lalunya sebagai idola. Film ini menutup kisah dengan nuansa lega tapi tetap menegangkan, meninggalkan kesan bahwa tekanan mental bisa sangat destruktif.

Secara keseluruhan, ending Perfect Blue memberi penonton kepuasan sekaligus ketegangan. Film ini bukan cuma tentang pembunuhan atau thriller biasa, tapi juga tentang psikologi manusia, identitas, dan harga dari popularitas, membuatnya tetap relevan dan menempel di ingatan penonton.

3. Fakta Menarik Perfect Blue

- Perfect Blue sering disebut sebagai salah satu anime thriller psikologis terbaik sepanjang masa.

- Film ini menjadi inspirasi untuk banyak karya Hollywood, termasuk Black Swan karena tema gangguan psikologis dan identitas ganda.

- Satoshi Kon terkenal dengan transisi halus antara fantasi dan kenyataan, sehingga penonton sering dibuat bingung selama menonton, yang justru meningkatkan ketegangan.

- Musik dan suara dalam film sangat menegangkan, memperkuat suasana paranoia yang dialami Mima.

(Di usia pernikahan 29 tahun, Atalia Praratya gugat cerai Ridwan Kamil.)

Rekomendasi
Trending