Sinopsis Anime My Hero Academia Joint Training Arc, Rahasia Kekuatan One For All

Sinopsis Anime My Hero Academia Joint Training Arc, Rahasia Kekuatan One For All
(Credit: Fandom)

Kapanlagi.com - Arc Joint Training dalam anime My Hero Academia menampilkan pertarungan seru antara dua kelas utama di UA Academy, yaitu kelas 1-A dan kelas 1-B.

Dalam latihan bersama ini, para siswa dibagi menjadi tim-tim kecil yang beradu kemampuan dalam pertempuran untuk mengasah dan mengukur kekuatan serta peningkatan kontrol Quirk mereka.

Kegiatan ini juga melibatkan Hitoshi Shinso, yang berusaha membuktikan bahwa dirinya layak masuk ke Kelas Pahlawan.

1. Sinopsis

Pertandingan terdiri dari beberapa ronde kecil, di mana setiap tim terdiri dari empat anggota yang saling bekerja sama melawan tim lawan.

Pertarungan berlangsung sengit dengan strategi yang kompleks dan penggunaan kekuatan Quirk yang beragam dari kedua kelas. Midoriya Izuku memimpin salah satu tim dari kelas 1-A dan berhadapan langsung dengan beberapa lawan tangguh dari kelas 1-B.

Selama latihan ini, pengembangan karakter sangat terlihat, terutama pada Bakugo yang biasanya dikenal dengan sifat temperamentalnya.

Credit: Fandom

Kali ini, dia menunjukkan sisi kepemimpinan dan kemampuan bekerjasama dalam tim meskipun dengan gaya khasnya yang keras. Sikap Bakugo yang mulai bisa mengedepankan strategi tim menjadi salah satu momen penting arc ini.

Selain itu, Midoriya kembali menemukan rahasia baru tentang kekuatan One For All yang dimilikinya. Ia mendapat wawasan dari para pengguna One For All sebelumnya yang menjelaskan bahwa saatnya telah tiba baginya untuk menghadapi musuh besar, All For One. Hal ini menambah kedalaman kesiapan Izuku dalam pertempuran dan evolusi kekuatannya.

Pertarungan puncak arc ini memperlihatkan tim-tim yang dipimpin oleh Midoriya dan Shinso yang bertarung sengit dengan memanfaatkan kekuatan kombinasi dan kerja sama tim yang matang.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Kemenangan

(Credit: Fandom)

Midoriya berhasil memimpin timnya meraih kemenangan setelah menangkap lawan dan mengunci mereka di penjara tempur virtual yang digunakan dalam latihan ini.

Selain kemenangan kelas 1-A secara keseluruhan, arc ini juga menjadi ajang pengakuan bakat bagi Shinso, yang meskipun kalah dalam pertarungan melawan Midoriya, dianggap layak bergabung dengan kelas pahlawan karena usahanya dan potensi besar yang dimilikinya. Hal ini menimbulkan harapan baru untuk pengembangan karakternya di masa depan.

3. Pertarungan Sengit

(Credit: Fandom)

Secara keseluruhan, Joint Training Arc bukan hanya memberi tontonan aksi dan pertarungan yang seru, tetapi juga memperlihatkan perkembangan psikologis serta dinamis hubungan antar karakter. Ini menjadi tonggak penting di mana kedua kelas dapat membuktikan kemampuan dan kesiapan mereka menghadapi ancaman yang lebih besar di masa mendatang.

Dengan intensitas pertarungan yang tinggi dan jungkir balik emosi antara rival maupun teman, arc ini membawa cerita My Hero Academia ke level yang lebih matang dan mendebarkan, menggabungkan aspek teamwork, pertumbuhan karakter, dan ketegangan yang terus membangun ke musim-musim berikutnya dalam seri ini.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

Rekomendasi
Trending