KOREA

Drama Series ‘DESIGNATED SURVIVOR: 60 DAYS’ Kisah Di Balik Runtuhnya Gedung Majelis Nasional Korea Selatan

Jum'at, 10 September 2021 22:00 Penulis: Editor KapanLagi.com

DS (cr: Instagram.com/tvn_drama)

Kapanlagi.com - DESIGNATED SURVIVOR: 60 DAYS merupakan drama remake dari series Amerika yang pernah booming di Netflix pada 2019 lalu berjudul DESIGNATED SURVIVOR. Walaupun sama-sama memiliki jalan cerita yang sama, yaitu dengan Gedung Majelis Nasional yang dibom oleh teroris, namun dikemas dengan cara berbeda mengikuti budaya dan politik di Korea Selatan. DESIGNATED SURVIVOR versi Korea memiliki cerita tentang perseteruan politik di semenanjung Korea yang memisahkan dua negara, yakni Korea Utara dan Korea Selatan.

Banyak aktor dan aktris ternama yang turut ikut serta untuk menyukseskan series ini, seperti Ji Jin Hee yang tahun ini juga menjadi pemeran utama dalam UNDERCOVER, Heo Joon Ho yang tahun lalu membintangi MISSING: THE OTHER SIDE, Kang Han Na yang sempat menjadi karakter second lead female dalam START-UP tahun lalu, serta Lee Joon Hyuk ahjussi ganteng yang membintangi drama DARK HOLE tahun ini, dan masih banyak lagi. Di sini, Ji Jin Hee akan berperan Park Moo Jin yang dilantik sebagai Presiden dadakan selama 60 hari, Kang Han Na sebagai Han Na Kyung agen satuan tugas NIS (Badan Intelejen Nasional) yang menyelidiki serangan teroris. Kemudian, Lee Joon Hyuk yang berperan sebagai Oh Young Seok sebagai anggota independen Majelis Nasional.

Drama ini mengisahkan tentang Park Moo Jin yang diperankan oleh Ji Jin Hee yang harus dengan terpaksa duduk di kursi kepresidenan selama 60 hari pasca pengeboman dalam Gedung Majelis Nasional Korea Selatan yang menewaskan para pejabat negara termasuk Presiden. Park Moo Jin berusaha untuk mengungkap kebenaran dibalik serangan teroris yang terjadi dalam acara pidato kenegaraan itu. Park Moo Jin yang awalnya menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan tidak memiliki ambisi dalam dunia politik, saat itu juga ia harus mempertaruhkan hidupnya dan bertanggung jawab untuk negara.

Bagi kamu yang bosan dengan drama romantis, mungkin series cocok untuk mu yang ingin tahu tentang sejarah Korean Peninsula. Sebelum menonton ini, siapkan waktu luang untuk menikmatinya, karena akan membawa mu sedikit berpikir untuk memecahkan setiap masalah yang harus dihadapi oleh sang Presiden. Namun, jangan takut bosan dengan jalan ceritanya, justru DESIGNATED SURVIVOR: 60 DAYS akan membuat mu membuka mata tentang liciknya dunia politik. Tak perlu menunggu lama-lama lagi, mari kita bahas tentang series ini!

1. Jalan Cerita

DESIGNATED SURVIVOR: 60 DAYS memiliki alur yang rumit, kompleks sekaligus membingungkan, namun, keseluruhan jalan cerita dikemas dengan ritme yang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat, sehingga dapat menuntun penonton agar tidak kebingungan dengan series yang bertemakan politik ini. Pastinya sang sutradara sangat pandai untuk membuat penonton penasaran dengan keseluruhan jalan cerita di episode selanjutnya.

Plot twist yang dihadirkan juga akan mengagetkan penonton karena tidak akan pernah menduga siapa sosok di balik pengeboman itu dan siapa saja yang terlibat dalam insiden tragis itu. Tokoh yang memerankan para oknum teroris sangat begitu mendalami perannya sehingga kita akan dibuat tertipu berkali-kali karena salah sasaran dengan tebakan yang sudah kita siapkan. Bahkan, di akhir episode juga menghadirkan plot twist yang tidak akan pernah diduga sebelumnya.

 

2. Penuh Emosi

Dari awal episode series ini, penonton akan dibawa dengan suasana ketegangan yang cukup mengguncang hati karena diperlihatkan dengan adegan runtuhnya sebuah gedung kenegaraan yang tidak mungkin bisa hancur. Kemudian suasana emosional kembali disuguhkan dengan kehadiran keluarga yang sedang menangis haru di depan gedung Majelis Negara yang telah kehilangan orang terkasihnya. Lalu kecemasan akan menyelimuti para penonton saat Presiden Park Moo Jin bersama para petinggi negara yang harus segera untuk membuat keputusan singkat agar tidak memperpanjang masalah dengan negara saingannya, Korea Utara.

Kita sebagai penonton akan geregetan oleh tindakan para tokoh antagonis yang hanya mementingkan urusan pribadi dari pada negara dan rakyat. Sang Presiden, Park Moo Jin, bekerja tanpa henti untuk menguak dengan tuntas para oknum teroris yang telah menewaskan banyak orang tidak bersalah. Ia yang awalnya tidak pernah berharap menjadi seorang Presiden, kini ia harus memegang kekuasaan negara dengan penuh tanggung jawab, bahkan di tengah tugas berat yang ia jalani, keluarganya sedang terancam oleh para teroris yang mengincar keluarga Presiden.

 

3. Bobroknya Dunia Politik

Seperti yang kita tahu, dunia politik dan tokoh-tokoh yang ada di dalamnya kerap kali mendapat citra negatif, seperti mengumbar janji-janji manis tanpa bukti nyata, dalam DESIGNATED SURVIVOR: 60 DAYS benar-benar membuka seluruh rahasia busuk dunia politik. Dalam series ini kita juga dapat melihat secara jelas gejolak politik di Korea Selatan, siapa yang mempunyai kepentingan pribadi dengan membawa nama negara. Banyak tokoh politik yang tetap saja egois tanpa memikirkan rakyat di bawah mereka.

Bahkan tokoh politik di dalamnya berhasil mempermainkan kepala negara sebagai boneka mereka, tak tanggung-tanggung hingga menewaskan tokoh-tokoh penting dalam negara. Kehebatan Park Moo Jin sebagai kepala negara sementara begitu luar biasa hingga membuat para pengkhianat negara ketakutan dan dalam waktu singkat saja, ia telah berhasil mengungkap dalang di balik insiden terorisme ini. Atas keberhasilan tersebut, Park Moo Jin banyak warga negara yang menginginkan dirinya untuk meneruskan posisinya sebagai Presiden.

 

4. Tokoh yang Patut Dicontoh

Kemampuan kepemimpinan Park Moo Jin sebagai kepala negara sementara benar-benar diuji oleh adanya insiden terorisme ini, karena hanya berbekal pengalaman politik selama 6 bulan saja, ia sudah harus berada dalam situasi yang sangat berat. Di mana ia harus menyelamatkan negara yang diduga hampir diserang oleh sekutunya, Korea Utara. Sikapnya yang tenang dalam menghadapi masalah serta tanggung jawabnya untuk memegang keutuhan negara dapat dijadikan panutan kepada kita. Bukan hanya itu saja, Presiden Park Moo Jin juga begitu elegan menghadapi tuntutan para petinggi negara yang menginginkan perdamaian dengan cepat tanpa memikirkan nasib rakyat dan korban.

Tak hanya sang presiden, Han Na Kyung yang menjadi anggota analisis NIS, sikapnya dalam memainkan peran di series ini juga patut dicontoh. Pasalnya ia telah menemukan bukti dalam ponsel tunangannya, di mana terdapat bukti adanya video tentang rancangan peledakan bom di gedung kenegaraan itu. Di samping itu, Han Na Kyung benar-benar menunjukkan sifat profesional sebagai anggota yang bekerja untuk menangkap para teroris. Ia tidak menutupi kesalahan tunangannya dan berani jujur dan berani malu di hadapan orang-orang penting, termasuk kepala bagian NIS.

 

5. Simak Trailernya berikut!

 

Artikel ini ditulis oleh: Vici Erta

 

 

REKOMENDASI
TRENDING