Aktor Park Shi Hoo Dituduh Lakukan Penyerangan Seksual!

Selasa, 19 Februari 2013 18:21 Penulis: Arai Amelya
Aktor Park Shi Hoo Dituduh Lakukan Penyerangan Seksual! Park Shi Hoo foto: seoulbeats.com
Kapanlagi.com - Aktor tampan Park Shi Hoo baru-baru ini dituduh melakukan penyerangan seksual seorang trainee. Trainee dengan inisial A itu mengaku mendapat serangan seksual dari Shi Hoo saat mereka sedang mabuk.

Sejauh ini informasinya, A adalah trainee berusia 22 tahun yang bertemu dengan Shi Hoo ketika mereka berkenalan. A mengklaim bahwa dia kehilangan kesadaran saat mabuk dan ketika sadar dia terbangun menyadari sudah mengalami penyerangan secara seksual.

Lantaran Shi Hoo baru-baru ini sudah meninggalkan kantor agensinya yang lama pasca kontrak berakhir, agensi lama kini sedang mengumpulkan informasi terkait tudingan itu.

Dituduh lakukan serangan seksual, apakah kamu percaya dengan Park Shi Hoo? İstar.koreandrama.orgDituduh lakukan serangan seksual, apakah kamu percaya dengan Park Shi Hoo? İstar.koreandrama.org

Menyadari karakter Shi Hoo sebagai selebritis yang tidak merokok dan minum, banyak orang yang kaget dengan laporan itu. Sehingga kini kepolisian sedang melakukan pemeriksaan. Menanggapi hal itu, Shi Hoo akhirnya merilis sebuah pernyataan resmi, seperti dilansir allkpop.com:

"Park Shi Hoo ingin berbicara secara jujur tanpa menyembunyikan apapun pada bagian-bagian yang mungkin bisa disalah artikan.
Sejujurnya, kami mengakui bahwa Shi Hoo memang minum dengan A yang di mana mereka bertemu setelah berkenalan. Dalam proses itu, mereka saling berbicara layaknya pria dan wanita tanpa ada paksaan dan tidak ada yang perlu malu pada hal itu karena semua akan terbukti saat penyelidikan. Jadi harap bersabar.

Kami benar-benar meminta maaf kepada seluruh fans yang sudah percaya dan mencintai Shi Hoo. Yang bisa kami katakan bahwa tidak ada paksaan atau tuduhan serangan. Shi Hoo akan membuktikan dengan terlibat aktif dalam penyeledikan kepolisian nanti.

Akhir kata, kami berharap untuk menghentikan semua asumsi buruk dan kita biarkan saja pihak kepolisian yang bekerja sesuai dengan aturan hukum."

(alk/aia)

Editor:

Arai Amelya


REKOMENDASI
TRENDING