KOREA

Sebut Irene Red Velvet Tukang Bully, Mantan Trainee SM Entertainment Beri Klarifikasi

Jum'at, 23 Oktober 2020 22:20

Irene Red Velvet © Instagram.com/renebaebae

Kapanlagi.com - Nama Irene Red Velvet kini menjadi sorotan lantaran kontroversinya dengan seorang editor bernama Kang Kook Hwa. Bak api yang menjalar, deretan bukti sikap buruknya pun beredar yakni ada seorang mantan trainee SM Ent yang menyebut kalau Irene adalah tukang bully.

Hal ini diketahui dari postingan seorang mantan trainee SM Entertainment bernama Mone Fukuhara. Dalam postingan itu ia menyebut Irene sebagai sang pembully sedangkan Seulgi yang menolongnya.

"Aku masih ingat ketika aku menjadi trainee dan Joo Hyun unnie menindasku, sedangkan Seulgi unnie membantuku," tulisnya.

1. Berikan Klarifikasi

Tak lama setelah postingan tersebut beredar, Mone Fukuhara langsung memberikan klarifikasi. Ia mengatakan ada kesalahpahaman yang terjadi.

"Aku menulis ini karena aku pikir ada sedikit kesalahpahaman. Saat aku bilang dia menindasku, maksudku dia tidak melakukannya secara terus menerus. Aku hanya bermaksud kalau dia memarahiku ketika aku melakukan sesuatu yang tidak disukainya," tulisnya seperti yang dilansir dari Allkpop.

2. Kronologi Kasus Irene

Sebelumnya, editor bernama Kang Kook Hwa menyebut seorang selebriti yang bersikap tidak sopan. Para netizen pun menghubungkannya dengan Irene Red Velvet lantaran sang editor menyematkan tagar #Monster dan #Psycho.

Mengetahui kabar tersebut, Irene Red Velvet secara pribadi meminta maaf dengan langsung mendatangi sang editor. Idol berusia 29 tahun ini juga meminta maaf kepada netizen melalui akun Instagram pribadi.

Well, kita doakan saja yang terbaik untuk Irene dan Red Velvet ya!


REKOMENDASI
TRENDING