BOLLYWOOD

Film Salman, Aamir dan SRK Gagal di 2018, Begini Kata Kritikus India

Senin, 31 Desember 2018 08:31 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Aamir, SRK dan Salman ©AFP

Kapanlagi.com - Pil pahit harus ditelan Trio Khan di tahun 2018 ini. Dimulai dari kegagalan Salman Khan lewat film RACE 3 yang tayang pada Idul Fitri lalu. Kemudian disusul dengan Aamir Khan lewat film THUG OF HINDOSTAN yang tayang pada DIWALI. Dan terakhir, Shahrukh Khan gagal total lewat film ZERO yang tayang pada Natal ini.

Diputar pada slot prime time dan nyaris tak ada film lain yang berani head to head dengan mereka, nyatanya Trio Khan tak mampu meraup sukses besar. Hal ini pun menarik perhatian para pecinta dan kritikus film India. Ada apa dengan Salman, Aamir dan Shahrukh? Ke mana daya magis yang selama ini mereka miliki untuk mendatangkan jutaan penonton ke bioskop? Apakah pesona Trio Khan sudah mati?

1. Bukan Hanya Soal Nama

Menurut kritikus dan ahli bisnis film India, Girish Johar, kegagalan yang menimpa Shahrukh Khan, Salman dan Aamir bukan hanya masalah nama. Karena jika mengacu pada nama, ketiganya jelas masih bisa berjaya pada hari pertama pemutaran di bioskop.

"Aku tidak setuju kalau mereka disebut tak bisa lagi menarik penonton. Buktinya penayangan hari pertama film mereka sukses bukan? Nama mereka masih sangat kuat untuk menarik penonton di hari pertama. Tetapi, penonton film zaman sekarang tidak hanya puas dengan itu saja," ujarnya seperti dilansir dari Pinkvilla.

2. Gagal Karena Konten Yang Buruk

Girish melanjutkan bahwa saat ini penonton film di India semakin kejam. Ketika datang ke bioskop dan melihat sebuah film tidak memberikan konten yang sangat apik, maka mereka akan menyebarkannya dengan mudah ke mana-mana via dunia maya dan mempengaruhi calon penonton yang belum ke bioskop.

"Yang membuat Trio Khan gagal adalah konten yang buruk. Meski nama mereka sangat besar, tapi penonton ingin cerita yang apik. Dengan banyaknya konten bagus bertebaran di mini seri digital yang bisa dinikmati dengan harga murah. Penonton berharap lebih ketika harus membayar mahal untuk nonton di bioskop," terangnya.

3. Tanggal Tayang Premium Tidak Jadi Jaminan

Sementara itu, Bollywoodlife.com melansir sebuah ulasan menarik mengenai kegagalan Trio Khan di tahun 2018 ini. Garis merahnya sama, penonton memerlukan konten yang bagus agar sebuah film bisa sukses di bioskop.

Dari kasus Trio Khan, tampak jelas bahwa tanggal premium, yakni musim libur keluarga sudah tak lagi jadi jaminan bahwa sebuah film akan laris. Pun budget besar, tak jadi jaminan bahwa sebuah film akan jadi karya yang bagus.

Kekuatan naskah, eksekusi penyutradaraan yang apik dan editing mumpuni, semua faktor dalam sebuah film jadi penentu kesuksesan atau kegagalan. Dan sayangnya, film Trio Khan tahun 2018 ini gagal memenuhi ekspektasi dari para penonton.

4. ZERO Gagal Total

Dibuat dengan budget Rp 400 miliar, hingga hari ke-9 penayangannya, ZERO masih belum mampu masuk ke Club Rs 100 crore atau Rp 200 miliar. Saat ini pemasukan ZERO masih berada di angka Rp 170 miliar di India.

Kegagalan ZERO, jadi kegagalan kesekian kalinya bagi Shahrukh Khan selama 5 tahun terakhir. Budget luar biasa besar yang ia keluarkan pada beberapa filmnya, tak diimbangi dengan naskah yang apik dan membuat Shahrukh harus rela menelan pil pahit berulang kali.

Yang menyakitkan, Shahrukh Khan harus rela kalah dari aktor bintang film 'pinggiran' Kannada, Yash yang sukses lewat film KGF. Ia pun harus mengaku kalah dari Janhvi Kapoor, pendatang baru yang sukses masuk Club Rs 100 crore dengan budget tak lebih dari Rp 40 miliar saja.

Akankah setelah ini Shahrukh, Aamir dan Salman introspeksi? Semoga...

(pin/phi)


REKOMENDASI
TRENDING