'3 HARI UNTUK SELAMANYA' Disensor, Adinia Wirasti Pasrah

Rabu, 30 Mei 2007 21:36 Penulis: Yunita Rachmawati
Kapanlagi.com - Aktris Adinia Wirasti, 21, mengaku pasrah tak bisa berbuat apa-apa ketika film yang dibintanginya 3 HARI UNTUK SELAMANYA, harus disensor oleh Lembaga Sensor Film.

"Aku tidak bisa berbuat apa-apa, ya diterima saja. Padahal maksudnya baik untuk berkarya,"ujarnya di Jakarta.

Peraih penghargaan Aktris Pendukung Terbaik FFI 2005 lewat film TENTANG DIA ini mengungkapkan ada delapan adegan yang harus dipotong oleh BSF, di antaranya lima potongan dalam adegan make love yang dilakukannya dengan pemeran utama pria, Nicholas Saputra.

"Sebenarnya yang penting kita berani untuk membuat karya, ini juga untuk Indonesia juga," ujarnya.

Meski sempat kecewa, Adinia mengaku senang karena film produksi Miles Films Production dan disutradarai Riri Riza ini bisa tayang di sejumlah festival film internasional.

"Untungnya kita juga punya kesempatan putar film di sejumlah festival di luar negeri yang bisa full version jadi tanpa sensor sama sekali," ujar gadis yang akrab disapa Asti ini.

Film 3 HARI UNTUK SELAMANYA merupakan produksi ke delapan Miles Films Production yang diputar di empat kota mulai 8 Juni mendatang.

Film ini mengisahkan perjalanan dua saudara sepupu, Yusuf (Nicholas Saputra) dan Ambar (Adinia Wirasti) yang melakukan perjalanan dari Jakarta ke Yogyakarta dengan mobil. Perjalanan yang seharusnya hanya memakan waktu satu hari, ternyata menjadi perjalanan tiga hari yang tak terlupakan.

Sebelumnya, Asti dikenal dalam peran-peran sebagai gadis tomboi dalam film TENTANG DIA dan ADA APA DENGAN CINTA. Sementara dalam film 3 HARI UNTUK SELAMANYA, berperan sebagai gadis usia 19 tahun yang feminin. 

(*/boo)


REKOMENDASI
TRENDING