'LAWANG SEWU DENDAM KUNTILANAK' Siap Tayang di Bioskop

Minggu, 16 September 2007 21:11 Penulis:
Kapanlagi.com - Setelah memproduksi Film layar lebar KALA dan SUSTER NGESOT, MD Pictures kembali mempersembahkan film ber-genre horor misteri, LAWANG SEWU DENDAM KUNTILANAK (LSDK), yang dibintangi Thalita Latief, Marcell Darwin, Tsania Marwah, Bunga Jelita, Salvita, Melvin, Ronald Gustav, dan Renny Djajusman. Gala premiere akan dilakukan Rabu, 19 September mendatang, di Plaza Senayan XXI, dan tanggal 20 September serentak diputar di bioskop seluruh Indonesia.

Film Arahan sutradara Arie Azis ini, ditulis oleh Aviv Elham. Ceritanya diilhami dari keberadaan bangunan tua yang sejak jaman Belanda hingga kini masih berdiri di Semarang. Misteri bangunan tua itupun sudah berkembang dengan berbagai versi ke seluruh Indonesia.

Atas dasar itulah Arie dan Aviv mengemasnya dalam kisah sekelompok remaja gaul Jakarta yang pergi berlibur ke Semarang dan berkunjung ke Lawang Sewu. Saat anak anak tersebut memasuki Lawang Sewu, mereka melakukan tiga hal nyeleneh yang paling pantang dilakukan di dalam maupun di sekitar bangunan tua penuh misteri itu. Maka terjadilah hal-hal seram yang mencekam sebagai ganjaran atas pantangan yang terlanjur mereka lakukan.

Hal-hal seram - setidaknya bisa dibilang aneh - juga terjadi saat pengambilan gambar dilakukan di bangunan tua itu, bukan hanya di dalam film. Salah satunya saat Tsania Marwah harus melakukan adegan kesurupan roh perempuan belanda sambil berdialog dalam bahasa belanda. Tiba-tiba Marwah - begitu ia biasa dipanggil - jadi fasih mengucapkannya, padahal dara manis ini belum pernah mengerti ataupun belajar bahasa Belanda sebelumnya.

Film LSDK ini diproduksi MD Pictures bukan sekedar meningkatkan kuantitas produksinya atau fakta film jenis ini sedang digandrungi masyarakat, tapi film ini memiliki pesan moral selain juga bertujuan memberikan hiburan bagi penontonnya, kata Manoj Punjabi saat dijumpai di Markas MD Entertainment, Bilangan Tanah Abang, Jakarta, Jumat (14/9).

"Kalau anda menyaksikan LAWANG SEWU DENDAM KUNTILANAK, jelas tersirat pesannya bahwa kita sebagai manusia yang hidup bersosialisasi harus mengenal sopan santun, tata krama, selalu waspada di segala tempat dan situasi. Kesalahan yang ditutup tutupi pasti akan terungkap dan kebenaran pasti muncul ke permukaan," jelasnya. 

(kpl/wwn)

Editor:


REKOMENDASI
TRENDING