'MENGEJAR EMBUN KE EROPA', Rizky Hanggono Jadi Dosen Yang Tegas

Rabu, 14 Desember 2016 13:52 Penulis: Natanael Sepaya
'MENGEJAR EMBUN KE EROPA', Rizky Hanggono Jadi Dosen Yang Tegas Rizky Hanggono © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Kuliah selalu jadi fase yang tak kalah menyenangkan dan penuh lika-liku seperti di SMA. Hal inilah yang kemudian coba dibawa ke dalam film MENGEJAR EMBUN KE EROPA. Rizky Hanggono yang berperan sebagai dosen pun seperti mengulang kisah-kisah yang ia lalui selama menjadi siswa dan mahasiswa.

"Sekolah kayaknya berat, kalau lihat guru atau dosen malas. Sedangkan Puro sangat berdedikasi sama pendidikan. Ketika dia belum punya posisi, tapi dia bisa mendobrak tadi, dia mendapat tekanan. Menurut gue susah banget masuk ke karakter Puro (Dosen di film MENGEJAR EMBUN KE EROPA)," aku Rizky Hanggono saat ditemui di XXI Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (13/12).

Dalam film ini, aktor 36 tahun itu juga mengungkapkan kalau karakter dosen yang diperankannya memiliki sifat yang tegas dan tanpa basa-basi. Karena inilah Rizky Hanggono mengaku kalau dirinya sama sekali tidak kesulitan dalam memerankan karakter Dosen bernama Puro.

Rizky Hanggono, nggak kesulitan memerankan karakter Dosen yang tegas © KapanLagi.com/Bayu HerdiantoRizky Hanggono, nggak kesulitan memerankan karakter Dosen yang tegas © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

"Bapak Puro ini, kita ambil film ini dari karakter asli. Namanya bapak Usman. Dari karakter kita banyak belajar dari beliau. Dia gak suka basa-basi, terkadang meledak-ledak. Kalau ada dosen yang dianggap kurang bagus, kasih peringatan, keluar. Segampang itu," lanjutnya.

Meski begitu, Rizky Hanggono sendiri mengaku kalau perannya sebagai dosen di film ini justru mengingatkan banyak momen yang dialaminya ketika masih duduk di bangku SMP. Menariknya, tamparan seorang Guru lah yang membuat Rizky semakin teringat dengan masa-masa sekolah.

"Dosen kayaknya asyik-asyik aja. Mungkin pengalaman berkesan di SMP, dulu gue pramuka. Dan secara personal gue kenal beliau. Pas upacara bendera, nih. Gue lagi malas, tiba-tiba dari sudut mata gue melihat ada yang menutup pintu. Gue rasa wah main-main nih. Sudah telat temen malah nutup pintu. Akhirnya pintu gue tendang. Ternyata itu guru lihat (pak Nuryadi). Dia nanya, 'kamu yang tendang? Iya pak,' terus gue ditampar. Tamparan sayang sih. Itu berkesan banget," pungkas Rizky.

(kpl/aal/ntn)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING