Perjuangan Dosen Berantas Manipulasi Nilai dan Premanisme Kampus

Selasa, 13 Desember 2016 18:52 Penulis: Natanael Sepaya
Perjuangan Dosen Berantas Manipulasi Nilai dan Premanisme Kampus Rizky Hanggono © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Di penghujung tahun 2016, insan perfilman Indonesia 'menyentil' potret civitas kampus melalui film berjudul MENGEJAR EMBUN KE EROPA. Film ini bercerita tentang perjuangan seorang dosen bernama Prof.Dr.Ir. Puro, M.S yang dibintangi oleh Rizky Hanggono berusaha untuk memperbaiki sistem pendidikan di kampus Universitas Delapan Penjuru Angin (UDPA) Kendari.

Ir. Puro yang menjabat sebagai Ketua Jurusan Sosial Ekononomi ini ingin memberantas manipulasi nilai dan premanisme di kampus tersebut. Namun usahanya tersebut tak segampang membalikkan telapak tangan, Ir Puro malah dicopot dari jabatannya tersebut.

"Dia (Ir Puro) terus menerus melawan anarkisme di dalam kampus, konflik berbau SARA, kebersihan lingkungan, dan pihak eksternal kampus yang memaksa meminta proyek. Pada intinya, dia berusaha memperbaiki performa kampus sebagai center pendidikan karena selama ini kampus dikuasai oleh mentalitas preman," ujar Putri Ayudia yang berperan sebagai Ani, istri Ir Puro kepada KapanLagi.com®, beberapa waktu lalu.

'MENGEJAR EMBUN KE EROPA', angkat tema premanisme hingga manipulasi nilai yang terjadi di civitas kampus © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya'MENGEJAR EMBUN KE EROPA', angkat tema premanisme hingga manipulasi nilai yang terjadi di civitas kampus © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Putri mengatakan beragam konflik yang ditimbulkan dalam film produksi PT Alam Media Puskat Picture ini. Tak hanya itu, lanjut putri, film yang disutradarai oleh Haryo Sentanu Murti tersebut juga memperlihatkan keindahan Pulau Muna dan Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Selain itu kita juga syuting di Italia. Di Italia, Ir Puro bertemu dengan Roberta Salzano dan terjadilah konflik asmara. Roberta ini orang Italia asli," ungkap dia.

Sementara itu, Roberta mengungkapkan film ini pertama kalinya dia berada di depan kamera. Baik di Indonesia maupun Italia. "Saya cuma mahasiswa S2 Universitas L'Orientale Napoli. Kebetulan tesis saya tentang Indonesia," jelas Roberta.

(kpl/ded/ntn)

Reporter:

Dedi Rahmadi


REKOMENDASI
TRENDING