The Da Vinci Code Raih British Book Awards

Kapanlagi.com - The Da Vinci Code, best-seller global yang dikecam sebagai sekumpulan kebohongan oleh Vatikan, terpilih sebagai buku tahun ini pada acara penghargaan buku di Inggris British Book Awards.

Kisah konspirasi karya penulis AS, Dan Brown itu mencatat penjualan lebih dari 25 juta kopi, diterjemahkan ke dalam 44 bahasa dan akan dibuat film di Hollywood dengan bintang Tom Hanks.

Namun, buku itu juga memicu perdebatan religius -- kenyataan yang dikatakan Brown membuatnya senang.

"Untuk dicatat, itu sebuah novel," kata mantan guru, yang jarang tampil di depan umum, dalam pidato penerimaan yang direkam dalam videotape pada acara penyerahan penghargaan karya sastra di London tersebut seperti dikutip AFP.

The Da Vinci Code adalah kisah fiksi-sejarah yang menyatakan lukisan Leonardo Da Vinci, The Last Supper memegang kunci ke piala suci (Holy Grail).

Buku itu menyebutkan bahwa Grail bukan sebuah piala yang digunakan dalam misa suci, seperti yang biasanya dipercayai, melainkan Maria Magdalena.

Buku itu juga menyatakan Yesus dan Maria Magdalena menikah, memiliki seorang anak dan garis darah mereka berlanjut hingga kini --sebuah rahasia yang disimpan rapat oleh Gereja Katholik.

Para tokoh senior di Vatikan mengecam novel itu. "Jangan membacanya, dan di atas segalanya, jangan pernah membeli The Da Vinci Code," kata Kardinal Tarcisio Bertone, uskup besar Genoa dan tangan kanan Paus Benedict XVI, kepada radio Vatikan bulan lalu.

Pemenang lain pada acara penghargaan buku tahunan ke-16 Inggris itu, yang diselenggarakan di Hotel Grosvenor House, adalah mantan Presiden Bill Clinton yang memoarnya My Life memenangi penghargaan biografi tahun ini.

Pesepakbola Paul Gascoigne mendapat penghargaan dengan otobirografinya Gazzza: My Story, sebagai buku olahraga terbaik tahun ini.

Sementara itu aktris Sheila Hancock memenangi gelar penulis tahun ini untuk The Two Of Us: My Life With John Thaw, di mana ia menulis dengan terbuka tentang pernikahannya dengan mendiang bintang Inspector Morse itu.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(*/erl)

Rekomendasi
Trending