Never Say Never
Synopsis
Film ini dibuka dengan video dua bocah yang bertarung brutal di arena MMA. Rekaman itu langsung menyeret nama Xiang Tenghui, mantan petarung MMA yang ditangkap polisi karena dianggap mengeksploitasi anak-anak.
Cerita kemudian mundur ke tahun 2001 di Sichuan, saat Xiang menjalankan bisnis tambang pasir bersama temannya, Wang Feng. Suatu malam, mereka diserang sekelompok bocah jalanan yang ternyata hidup dengan cara merampok demi bertahan hidup. Dari situlah Xiang mulai punya ide membangun klub bela diri untuk anak-anak terlantar tersebut.
Awalnya klub itu dibuat demi kebutuhan bisnis dan hiburan semata. Xiang bekerja sama dengan pengusaha lokal untuk menjadikan pertarungan anak-anak sebagai tontonan panggung. Namun perlahan, ia mulai sadar kalau anak-anak itu sebenarnya cuma ingin punya tempat tinggal, makan layak, dan masa depan yang lebih baik.
Dua anak yang paling menonjol adalah Ma Hu dan Su Mu, kakak beradik yang hidup miskin sambil merawat adik perempuan mereka yang lumpuh. Meski sempat hanya mengajarkan pertarungan palsu, Xiang akhirnya memutuskan melatih mereka secara serius agar bisa jadi petarung sungguhan.
Di balik usahanya membangun klub, Xiang ternyata menyimpan masa lalu kelam. Ia dulunya juara MMA tingkat provinsi, tetapi kariernya hancur setelah dijebak memakai doping oleh pelatihnya sendiri. Karena emosi, Xiang menyerang sang pelatih dan berakhir dipenjara. Trauma itulah yang membuat hidupnya berantakan. Namun lewat klub bela diri ini, Xiang seperti menemukan kesempatan kedua untuk memperbaiki hidup sekaligus membantu anak-anak yang bernasib sama dengannya.
Sepuluh tahun kemudian, klub tersebut berkembang besar dan berhasil melahirkan petarung muda berbakat. Ma Hu dan Su Mu bahkan siap tampil di turnamen nasional. Sayangnya, video lama saat mereka masih kecil kembali viral dan memicu kemarahan publik. Banyak orang menuduh Xiang mengeksploitasi anak-anak demi uang hingga pemerintah menutup klubnya. Ma dan Su pun dipindahkan ke klub MMA profesional bernama CJ, yang ternyata menyimpan praktik kotor seperti penggunaan doping dan kekerasan terhadap atlet.
Konflik makin emosional saat Su mengalami cedera parah karena menolak memakai doping, sementara Ma terjerumus ke kriminal demi biaya operasi adiknya. Xiang yang merasa bersalah akhirnya berjuang mati-matian menyelamatkan mereka. Film ini bukan cuma soal pertarungan MMA, tapi juga tentang kesempatan kedua, pengorbanan, dan perjuangan keluar dari kemiskinan. Dengan drama yang emosional dan adegan laga intens, kisah Xiang Tenghui sukses menunjukkan bahwa terkadang cara paling keras justru lahir dari niat untuk menyelamatkan hidup seseorang.
Penulis: Della Deswita Maharani
Pemeran
Jadwal Film
Ek Din
The Bell: Panggilan Untuk Mati
Mortal Kombat II
Fuze
Tears of the Azure Sea
Ek Din
The Devil Wears Prada 2
Michael (2026)
Dilan ITB 1997
The Drama
Para Perasuk
Kupilih Jalur Langit
Ikatan Darah
Dalam Sujudku
The Magic Faraway Tree
Project Hail Mary
Tiba Tiba Setan
Warung Pocong
Ghost in the Cell
Ready or Not 2: Here I Come
Lee Cronin's The Mummy
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
They Will Kill You
Yohanna
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Semua Akan Baik-Baik Saja
13 Mei 2026
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
13 Mei 2026
Top Gun : Maverick ( re-release )
13 Mei 2026
In the Grey
15 Mei 2026
Pati Patni Aur Woh Do
15 Mei 2026
Keluarga Suami Adalah Hama
21 Mei 2026
Gudang Merica
21 Mei 2026
Kamu Harus Mati
21 Mei 2026
Chand Mera Dil
22 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Colony (2026)
03 Juni 2026
Nobody Loves Kay
04 Juni 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Air Mata Buaya
07 Juni 2026
Minions & Monsters
30 Juni 2026
402 Rumah Sakit Angker Korea
09 Juli 2026
Badut Gendong
27 Mei 2026
Passenger (2026)
27 Mei 2026
Kucing Hitam
04 Juni 2026
Love Barista (2026)
05 Juni 2026
Dosa
11 Juni 2026
Garuda di Dadaku
11 Juni 2026
Dukun Magang
18 Juni 2026Berita Lainnya
Gala Premiere "Gudang Merica" Sukses, Suguhkan Horor Komedi yang Unik