FILM INDONESIA

Wiro Sableng: Melirik Popularitas Sang Pendekar Cengar-Cengir

Kamis, 23 Agustus 2018 15:35 Penulis: Natanael Sepaya

Vino G Bastian - Wiro Sableng © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Tony Stark boleh saja memiliki popularitas teratas dalam Marvel Universe, namun hal yang sama pun berlaku dalam dunia Wiro Sableng. Hal menarik ini muncul saat membongkar kembali ingatan yang tersimpan rapih dalam memori kolektif tentang karakter fiksi ciptaan Bastian Tito dalam novelnya. Meski secara pribadi saya lebih mengenal serial TV dibanding bukunya.

Jangankan kajian sastra yang dibahas saat berada di bangku perkuliahan, semasa sekolah dasar pun saya tidak pernah dikenalkan atau bahkan tahu jika Wiro Sableng adalah sosok pendekar sakti buatan Bastian Tito. Lagipula sekarang ini, seberapa banyak sih orang yang mau mengkaji Wiro Sableng dalam koridor sastra dan akademik?

Juga tetap tidak bisa dipungkiri kalau di pertengahan era 90an terjadi invasi sederet film bela diri luar negeri yang pada saat itu saya rasa jauh lebih menarik. Ini belum ditambah dengan kehadiran komik-komik Jepang yang menyajikan ilmu bela diri selain silat. Namun Bastian Tito memang seorang jenius yang mengandalkan lebih dari sekedar imajinasi saja.

1. Wiro Sableng Ditangani Langsung Oleh Bastian Tito

Bastian Tito sendiri yang bertanggung jawab mulai dari ide sampai penulisan Wiro Sableng. Menariknya, Bastian bukan tipikal seorang penulis yang hanya duduk, lalu menerjemahkan imajinasinya ke dalam tulisan. Layaknya seorang jurnalis, Bastian pun mengunjungi tempat, melakukan riset dan merekam semua hal yang ia tangkap melalui indera penglihatan maupun dengar.

Melalui hal-hal itulah Bastian Tito mengetahui budaya, legenda, cerita masyarakat di sebuah daerah sebelum kemudian menghubungkannya dengan keadaan dunia di masa lampau. Tidak heran juga apabila akhirnya Wiro Sableng terasa sangat hidup baik dari segi penokohan, dialog, hingga setting tempat. Pendekatan yang dilakukan Bastian ini terbukti sukses kala Wiro Sableng berkelana hingga mengalahkan setiap lawannya.

Wiro Sableng diciptakan sebagai karakter yang terus mengalami pengembangan diri lewat setiap pertempuran, mulai dari senjata, ilmu silat, hingga kebijaksanaan dalam mengontrol emosi maupun sifat sablengnya. Keunikan karakter Wiro Sableng lantas membuatnya banyak dikagumi oleh para perempuan, tapi tetap ia bukanlah seorang bajingan yang seenaknya mempermainkan hati perempuan lalu beranjak pergi sambil cengar-cengir.

2. Diangkat ke Layar Kaca Televisi

Pada masanya, tidak heran kalau Wiro Sableng lebih dari sekedar karya tulis yang menarik. Tidak heran pula bila ia memiliki banyak enggemar di tengah kehadiran tayangan maupun bacaan yang juga menyajikan pengembaraan serta bela diri.

Berkat popularitas buku tersebut, Wiro Sableng kemudian semakin mencuat saat diangkat ke layar kaca. Dari 3 aktor yang pernah memerankan Wiro Sableng, Ken Ken (Herning Soekendro) jadi yang paling ikonik dan berkesan. Sebabnya ia mampu menggambarkan karakter ciptaan Bastian Tito sebagai seorang pendekar silat -yang selalu cengar-cengir- dengan ilmu tinggi secara baik, seolah-olah Ken adalah memang Wiro Sableng.

Lewat penayangan di televisi pula Wiro Sableng menjadi salah satu cerita silat yang banyak membekas di ingatan dewasa-muda saat ini. Tak masalah jika dulunya ada dari anda yang lebih tertarik dengan karakter maupun kartun dari luar Indonesia, karena setidaknya anda pasti tahu dengan pendekar yang memiliki tato angka '212' di dadanya itu.

3. Kembalinya Sang Pendekar Sableng

Setelah 185 jilid berhasil ditulis Bastian Tito dan Wiro Sableng mulai dilupakan secara perlahan, secara mengejutkan tahun 2017 akhir justru menggaungkan kembali sosok pendekar cengar-cengir yang legendaris itu. Tagar #SiapSableng dan #WiroSableng2018 di Twitter sukses mencuatkan kembali antusias para fans dan orang-orang yang pernah mengikuti sepak terjang Wiro Sableng. Malah, sosok pendekar sableng itu juga akan diperankan oleh anak Bastian Tito sendiri, Vino G Bastian.

Selain menjadi kisah pendekar silat yang populer di masa lampau dan kini siap menutup salah satu celah antar generasi, Wiro Sableng akan terus menjadi sosok pendekar yang diingat banyak generasi dengan banyak nilai moral yang ia bawa, khususnya di Indonesia. Jelas rasa terima kasih yang besar patut dialamatkan pada Bastian Tito.


REKOMENDASI
TRENDING