Christopher Nolan Sayangkan Ending 'MAN OF STEEL'

Christopher Nolan Sayangkan Ending 'MAN OF STEEL' dok. Entertainment Weekly

Kapanlagi.com - Peringatan: Berita ini mengandung spoiler yang dapat mengurangi kenikmatan menonton film layar lebarnya.
 
Sutradara THE DARK KNIGHT, yang juga menjadi produser MAN OF STEEL, Christopher Nolan menyayangkan keputusan sang sutradara untuk membunuh tokoh General Zod (Michael Shannon) di akhir cerita.
"Dalam versi mula-mula, dikisahkan Zod dilempar ke Phantom Zone dan terpenjara di dimensi lain. Namun David (penulis naskah), Nolan, dan aku berdebat panjang akannya dan akhirnya memutuskan untuk membunuh karakter tersebut," ujar Snyder kepada majalah Empire.
Keputusan tersebut akhirnya diambil mengingat Snyder ingin menekankan dilema yang dialami sang manusia baja dalam menyelamatkan manusia. "Aku ingin membuat naskah di mana Superman harus memilih antara melihat warga Metropolis menderita dan tewas atau ia harus melakukan apa yang harus ia lakukan," papar Snyder.
Ide tersebut didukung pula oleh sang penulis naskah. "Aku selalu mendukung ide tersebut, namun butuh waktu lama untuk meyakinkan sang produser akannya," ujar Goyer. Nolan sejak semula tak setuju akan versi baru kisah Superman ini, namun seiring berjalannya waktu, ia pun diyakinkan Goyer untuk menerima keputusan tersebut.

Jendral Zod yang menjadi musuh utama dalam MAN OF STEEL.Jendral Zod yang menjadi musuh utama dalam MAN OF STEEL.


#Baca juga


 
 
 
 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(dgs/dka)

Rekomendasi
Trending