'COLDPLAY: A HEAD FULL OF DREAMS', Dari Dilihat 3 Penonton Hingga Band Pujaan Dunia

Kamis, 15 November 2018 13:10 Penulis: Rahmi Safitri
'COLDPLAY: A HEAD FULL OF DREAMS', Dari Dilihat 3 Penonton Hingga Band Pujaan Dunia COLDPLAY: A HEAD FULL OF DREAMS © Travalgar

Kapanlagi.com - Coldplay adalah salah satu band yang lagu-lagunya disukai berbagai kalangan di dunia. Chris Martin dkk pun selalu menampilkan aksi istimewa di panggung yang kerap kali ditunggu oleh para penggemarnya.

Lagu Coldplay bisa didengarkan di mana saja, videonya juga bisa ditonton di YouTube, tapi sisi lain mereka bisa ditonton di film COLDPLAY: A HEAD FULL OF DREAMS yang tayang cuma sehari pada 14 November 2018 serentak di seluruh dunia.

Film dokumenter band yang mempopulerkan Yellow dan The Scientist ini dibuat oleh Mat Whitecross yang 20 tahun mengikuti sepak terjang Coldplay. Seperti dilansir dari Variety, Whitecross mengatakan butuh bertahun-tahun sebelumnya akhirnya mendapat persetujuan untuk membuat film ini.

Chris Martin pun sempat membuat peringatan kepada Whitecross: 'Lanjutkan dan buat film apapun yang kamu inginkan. Kamu dapat restu kami. Tapi jangan harap aku bakal nonton'.

IKUTI COLDPLAY SELAMA 20 TAHUN

Whitecross mengikuti Coldplay sejak tahun 1999 dan punya video perjalanan grup ini dengan durasi lebih dari 1000 jam dari pertemuan pertama Chris Martin, Guy Berryman, Johnny Buckland, dan Will Champion di University College of London hingga mereka seperti sekarang.

"Menurutku mereka berempat sama sekali tak membayangkan apa yang akan terjadi pada mereka. Aku merekam mereka semua. Aku rasa mereka sudah terbiasa dengan kehadiranku," kata Whitecross.

SISI LAIN CHRIS MARTIN

Chris Martin adalah sosok yang membuat Whitecross terkesan. Di awal karirnya, Chris adalah orang penuh kepercayaan diri dan memiliki energi tak terbatas. Ia tak peduli jika hanya ada 3 penonton yang melihat penampilannya. Contohnya saat mereka tampil di sebuah kampus di kawasan pertanian terpencil.

"Chris, beberapa jam kemudian, melambaikan tangan ke kamera dan bilang kalu mereka akan menjadi band terbesar di dunia setelah baru saja menampilkan performa terburuk sepanjang masa," kenang Whitecross.

KRISIS KEPERCAYAAN DIRI CHRIS MARTIN

Whitecross juga saksi, kalau di balik sosok Chris yang percaya diri dan baik, ternyata sempat ada krisis di mana sang vokalis mengaku tak punya bakat. Whitecross lalu cerita saat ia bertemu Chris di koridor kampus.

"Dia membawa gitar dan 'Ayo ikut aku. Ikut aku', lalu membawaku ke sebuah toilet. Dia lalu memainkan musik yang belum pernah aku dengar. Meski aku puji, dia merasa, 'Aku tahu. Aku nggak berbakat'," kata Whitecross.

TUNJUKKAN PERSAHABATAN PERSONEL

COLDPLAY: A HEAD FULL OF DREAMS menunjukkan sisi dari band yang tak pernah dilihat sebelumnya. Selain itu akan ditunjukkan pula persahabatan keempat personel Coldplay yang masih terjalan sampai sekarang.

Setelah tayang di bioskop, COLDPLAY: A HEAD FULL OF DREAMS bakal tayang di Amazon Prime Video pada 16 November 2018. Semoga suatu hari nanti ditayangkan televisi di Indonesia ya.

(var/pit)

Editor:

Rahmi Safitri


REKOMENDASI
TRENDING