'FIFTY SHADES' Ternyata Nggak Laku di Jepang!
FIFTY SHADES OF GREY/©Focus FeaturesKapanlagi.com - FIFTY SHADES OF GREY, film besutan sutradara Sam Taylor-Johnson yang diangkat dari novel erotis E.L. James memang menghadirkan histeria di hampir seluruh dunia. Nggak cuma di Amerika Serikat saja, film ini juga 'menjajah' Eropa. Film yang dibintangi oleh Jamie Dornan dan Dakota Johnson ini mencetak beberapa rekor pendapatan terbesar saat openingnya di Perancis, Rusia, Irlandia dan Inggris. Namun anehnya di Jepang FIFTY SHADES nggak laku! Ada tiga alasan utama yang menyebabkan film ini tidak terlalu diminati di Jepang. Pertama, kesalahan saat pemilihan tanggal rilis. Kedua, penundaan rilis novelnya edisi bahasa Jepang dan ketiga adalah rating 15+ (usia 15 tahun ke atas diizinkan menonton) yang berakibat adanya penyensoran (blur) di beberapa adegan 'panas'. Shigeto Arai, manajer marketing dari Toho-Towa (distributor film) menjelaskan, “Kita berpikir bahwa dengan pemberian rating 15+ akan lebih menjangkau audiens secara lebih luas dan juga menyisakan banyak tempat bagi slot iklan di TV. Namun sayangnya, jaringan TV di sini sangat ketat atas apa yang akan mereka tayangkan. Nggak ada waktu untuk melakukan proses sensor dan penyensoran ini sendiri menimbulkan protes dari para penggemar,” jelasnya. FIFTY SHADES hanya mampu menghasilkan US$ 682.000 atau setara 700 juta Rupiah di minggu pertamanya. Film ini diputar di 324 bioskop, menempati posisi kelima dalam 10 besar box-office Jepang dan sayangnya harus keluar dari posisi tersebut di minggu selanjutnya. Dibandingkan dengan negara Filipina saja yang jaringan pasarnya lebih kecil, FIFTY SHADES mampu mendapatkan US$ 2.2 juta atau setara 2.5 miliar Rupiah.
Ana Steele 'bermain' di Red Room/©Focus Features(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(cin/tch)
Advertisement
D Academy 8
- Mantan Pacar SelebritiLesti Kejora & Rizky Billar Undang Rizki-Ridho DA ke Podcast, Momen Akrab Bareng















































