'FIFTY SHADES' Ternyata Nggak Laku di Jepang!

Sabtu, 28 Februari 2015 16:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
'FIFTY SHADES' Ternyata Nggak Laku di Jepang! FIFTY SHADES OF GREY/©Focus Features
Kapanlagi.com - FIFTY SHADES OF GREY, film besutan sutradara Sam Taylor-Johnson yang diangkat dari novel erotis E.L. James memang menghadirkan histeria di hampir seluruh dunia. Nggak cuma di Amerika Serikat saja, film ini juga 'menjajah' Eropa. Film yang dibintangi oleh Jamie Dornan dan Dakota Johnson ini mencetak beberapa rekor pendapatan terbesar saat openingnya di Perancis, Rusia, Irlandia dan Inggris.

Namun anehnya di Jepang FIFTY SHADES nggak laku! Ada tiga alasan utama yang menyebabkan film ini tidak terlalu diminati di Jepang. Pertama, kesalahan saat pemilihan tanggal rilis. Kedua, penundaan rilis novelnya edisi bahasa Jepang dan ketiga adalah rating 15+ (usia 15 tahun ke atas diizinkan menonton) yang berakibat adanya penyensoran (blur) di beberapa adegan 'panas'.

Shigeto Arai, manajer marketing dari Toho-Towa (distributor film) menjelaskan, “Kita berpikir bahwa dengan pemberian rating 15+ akan lebih menjangkau audiens secara lebih luas dan juga menyisakan banyak tempat bagi slot iklan di TV. Namun sayangnya, jaringan TV di sini sangat ketat atas apa yang akan mereka tayangkan. Nggak ada waktu untuk melakukan proses sensor dan penyensoran ini sendiri menimbulkan protes dari para penggemar,” jelasnya.

FIFTY SHADES hanya mampu menghasilkan US$ 682.000 atau setara 700 juta Rupiah di minggu pertamanya. Film ini diputar di 324 bioskop, menempati posisi kelima dalam 10 besar box-office Jepang dan sayangnya harus keluar dari posisi tersebut di minggu selanjutnya. Dibandingkan dengan negara Filipina saja yang jaringan pasarnya lebih kecil, FIFTY SHADES mampu mendapatkan US$ 2.2 juta atau setara 2.5 miliar Rupiah.

Ana Steele 'bermain' di Red Room/©Focus FeaturesAna Steele 'bermain' di Red Room/©Focus Features

Film ini memang kurang laku di Jepang meski ada enam bioskop yang memutar versi asli, tanpa sensor. Jika masih terpuruk, maka rencana selanjutnya ada menaikkan ratingnya menjadi 18+ di seluruh negara. Namun, kabar baiknya adalah penjualan novel E.L. James edisi bahasa Jepang telah meningkat sebanyak 2x lipat sejak perilisan filmnya pada 14 Februari lalu.

Film ini tak hentinya menuai pro dan kontra. Di amerika saja ada tiga kasus kriminal yang terjadi akibat FIFTY SHADES. Ada ratusan remaja yang mengamuk karena tak diizinkan masuk bioskop untuk nonton film romantis erotis ini, ada juga tiga wanita mabuk yang mengacau di dalam bioskop, dan yang paling parah adalah seorang mahasiswa yang nekat melecehkan kekasihnya sendiri karena terinspirasi FIFTY SHADES. Film ini memang benar-benar sesuatu!

(cin/tch)


REKOMENDASI
TRENDING