Penuh Haru, Aksi Para Prajurit Amerika di 'LAST DAYS IN VIETNAM'

Selasa, 24 Februari 2015 14:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Penuh Haru, Aksi Para Prajurit Amerika di 'LAST DAYS IN VIETNAM' LAST DAYS IN VIETNAM/©Moxie Firecracker Films
Kapanlagi.com - Lagi, film dokumenter yang satu ini bakal bikin kamu mewek hanya dengan melihat trailernya. Disutradarai oleh Rory Kennedy, LAST DAYS IN VIETNAM berhasil masuk dalam nominasi Best Documentary Feature Oscars 2015.

Film dokumenter ini bercerita tentang kekisruhan yang terjadi jelang akhir Perang Vietnam. The North Vietnamese Army mendekati Saigon, membuat para penduduk Vietnam Selatan panik. Sedangkan, Amerika Serikat sendiri hanya punya sedikit diplomat dan tentara di Saigon yang belum sempat mengungsi.

Seiring dengan berjayanya pihak komunis, Amerika Serikat segera angkat kaki dari Vietnam. Namun penarikan diri itu akan memenjarakan dan membawa kematian bagi para sahabat mereka di Vietnam Selatan. Gedung Putih sendiri mengeluarkan perintah mengejutkan: evakuasi dilakukan hanya untuk menyelamatkan warga Amerika saja.

Aksi nekat warga Saigon menerobos pagar pembatas/©Moxie Firecracker FilmsAksi nekat warga Saigon menerobos pagar pembatas/©Moxie Firecracker Films

Para prajurit yang tersisa dihadapkan pada konflik, apakah mereka akan membiarkan saudara-saudaranya mati atau terkena sanksi karena menyelamatkannya. Di sinilah awal peristiwa mengharukan yang bakal bikin kamu menangis hanya dengan menyaksikannya. Beribu-ribu rakyat Vietnam Selatan menggantungkan harapan hidupnya pada sedikit prajurit Amerika.

Dengan semakin dekatnya The North Vietnamese Army, sekelompok prajurit mulia melanggar perintah dengan menyelamatkan ribuan rakyat Saigon dengan armada yang sangat sedikit jumlahnya. Tak ayal, karena pemaparan ini LAST DAYS IN VIETNAM mendapat banyak sekali kritik positif.

Sayangnya, Rory Kennedy yang juga putri Bobby Kennedy (adik JFK) dan Ethel ini, belum bisa mendapatkan piala Oscars 2015 karena takluk dengan CITIZENFOUR. Selain dalam Oscars, film dokumenter ini juga dinominasikan sebagai Best Documentary by the Washington DC Area Film Critics Association, Chicago Film Critics Association dan the San Diego Film Critics Association.

(kpl/tch)


REKOMENDASI
TRENDING