FILM INTERNASIONAL

[REVIEW] ‘RED NOTICE’, Tontonan Ringan yang Menghibur Tanpa Memberikan Hal Baru

Selasa, 23 November 2021 10:12

'RED NOTICE' tayang di Netflix / Credit Foto: Netflix

Kapanlagi.com - Apa yang terjadi jika Black Adam bekerja sama dengan Deadpool untuk menangkap Wonder Woman yang kebetulan merupakan seorang pencuri barang seni? Keseruan dan kekacauan seperti apa yang akan terjadi? KLovers bisa menemukan jawabannya dalam film terbaru dari Netflix, RED NOTICE.

Sejak pertama kali diumumkan, RED NOTICE tak hanya mencuri perhatian para pecinta film karena jejeran pemainnya yang merupakan bintang A-list Hollywood, namun juga karena biaya produksinya yang luar biasa. Dengan biaya produksi sebesar $200 juta atau setara Rp 2,8 triliun, RED NOTICE menjadi film termahal Netflix sepanjang sejarah. Dengan biaya produksi sebesar itu tentu saja ekspektasi penonton menjadi tinggi.

Pertanyaannya, apakah RED NOTICE mampu memenuhi ekspektasi penonton? Simak ulasannya di bawah ini..

1. Sinopsis

RED NOTICE dibuka dengan sebuah penjelasan tentang barang berharga milik Cleopatra, tiga telur yang didambakan. Diceritakan bahwa dua dari telur tersebut telah ditemukan sedangkan keberadaan telur ketiga masih menjadi misteri. Hal ini membuat telur ketiga menjadi sebuah harta karun yang dicari-cari oleh orang banyak, salah satunya adalah pencuri barang seni kelas dunia, Nolan Booth (Ryan Reynolds). Usahanya untuk mencari ketiga telur ini membawanya kepada seorang profiler kelas atas FBI, John Hartley (Dwayne Johnson).

Lewat adegan kejar-kejaran yang penuh aksi, penonton melihat bagaiman Hartley berhasil menangkap Booth. Apakah ini merupakan akhir dari kisah mereka? Tentu tidak. Sebaliknya, keberhasilan Hartley ini malah membawa kesialan baginya. Dirinya dijebak oleh pencuri barang seni lainnya, The Bishop (Gal Gadot), dan berakhir di sebuah penjara terasing dengan Booth.

Frustasi dengan keadaannya, Hartley setuju untuk bekerja sama dengan Booth meski pun keduanya memiliki tujuan yang berbeda-beda. Hartley bertujuan untuk menangkap The Bishop dan membersihkan namanya, sedangkan Booth masih ingin mengejar telur ketiga Cleopatra.

Berangkat dari persetujuan kerjasama tersebut, petualangan mereka pun dimulai dan kita sebagai penonton dibawa ikut ke dalam cerita cat and mouse yang penuh plot twist dan aksi-aksi seru.

 

 

2. Review

Bergabungnya Dwayne Johnson, Ryan Reynolds, dan Gal Gadot dalam sebuah film tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi sebuah film. Sungguh seru melihat karisma tiga aktor ini memenuhi layar gawai kita.

Sayangnya, hanya sampai di situlah daya tarik RED NOTICE. Meskipun memakan biaya yang sangat besar, pada kenyataannya RED NOTICE hanya menjadi film action-comedy pada umumnya. Sang sutradara, Rawson Marshall Thurber, sepertinya terlena dengan star power para pemain utamanya sehingga lupa untuk membawa sesuatu yang baru kepada penonton. Tidak ada penuturan cerita yang, aksi-aksi yang bikin penonton tercengang dan berdecak kagum, atau guyonan-guyonan cerdik yang quotable dan membuat penonton tertawa terpingkal-pingkal.

Karisma pemain yang sangat kuat ini ternyata juga memiliki sisi buruk tersendiri. Sepanjang film kita hanya melihat sosok Ryan Reynolds dan Dwayne Johnson mengejar harta karun, bukan sosok Nolan Booth dan John Hartley. Singkatnya, Reynolds dan Johnson tidak membawa sesuatu yang baru lewat penampilannya kali ini. Mereka hanya memainkan dirinya sendiri.

Beruntungnya, hal ini tidak terjadi kepada Gal Gadot. Secara mengejutkan Gal Gadot sukses menjadi bintang dalam film ini. Dirinya berhasil membawakan karakter The Bishop yang cerdik dan menggoda dengan ciamik. Gadot terlihat begitu playful dan lepas saat memainkan sosok pencuri ini, sehingga tanpa sadar kita sebagai penonton pun malah lebih terpikat dengan The Bishop yang merupakan sosok bad guy dalam film ini.

Meski begitu, dengan segala macam kekurangannya, RED NOTICE masih bisa menjadi sajian yang menghibur. Ya, sepertinya film ini memang dibuat hanya untuk hiburan semata tanpa bermaksud menyampaikan sesuatu yang lebih dalam. Anggaplah RED NOTICE ini sebagai sebuah mindless entertainment. Sebuah konsumsi hiburan yang cepat, tidak perlu konsentrasi tinggi, dan hanya perlu dinikmati saja. RED NOTICE ini rasanya cocok menjadi tontonan di akhir pekan saat tubuh dan kepala kita sudah letih dengan kesibukan selama seminggu.

Ditulis oleh: Andriani Tiara Larasati

 

 

(kpl/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING