Trivia Para Pemenang Oscar 2018: Ada yang Tidak Menyiapkan Pidato

Senin, 05 Maret 2018 17:03 Penulis: Editor KapanLagi.com
Trivia Para Pemenang Oscar 2018: Ada yang Tidak Menyiapkan Pidato https://www.awn.com/sites/default/files/styles/inline_medium/public/image/attached/1045087-vfx-lr.jpg?itok=VF3ZQHci

Kapanlagi.com - Academy Award ke-90 telah berlangsung tadi pagi. Para juara dari masing-masing kategori juga telah diumumkan. Namun siapa sangka, ada banyak fakta menarik mengenai para juara tersebut. Mulai dari berkali-kali masuk nominasi hingga cerita di balik kesuksesannya meraih Oscar tahun ini. Apa saja fakta-fakta tersebut? Simak ulasannya di bawah ini!

Frances McDormand

Frances McDormand memenangkan kategori best actress in a leading role atas film yang dibintanginya, THREE BILLBOARDS OUTSIDE EBBING, MISSOURI. Wanita yang telah berkarir di industri hiburan sejak tahun 1985 ini sebelumnya sudah pernah memenangkan Oscar di tahun 1997 atas perannya dalam FARGO. Ia juga telah menjadi nominasi di ajang ini sebanyak 5 kali sepanjang karirnya.

Gary Oldman

Gary Oldman menjadi pemenang pada kategori best actor in a leading role atas perannya dalam DARKEST HOUR. Aktor berkebangsaan Inggris ini memang selalu menjadi bunglon. Dalam DARKEST HOUR ia memerankan Winston Churchill. Untuk menjadi Winston Churchill ia menghabiskan 3 sampai 4 jam untuk make up.

Guillermo del Toro

Guillermo del Toro memenangkan Oscar dalam kategori best director atas filmnya, THE SHAPE OF WATER. Ini adalah piala oscar pertama bagi Guillermo del Toro. Dalam wawancaranya dengan ABC News, Del toro yang memang dikenal dengan unsur fantastik dalam film-filmnya ini mengatakan bahwa THE SHAPE OF WATER mengandung pesan tentang cara merayakan cinta, harapan, empati, serta tentang kemampuan menghadapi kejahatan.

Remember Me

Remember Me menjadi pemenang dalam kategori best original song atas COCO. Sebelumnya, Tim penulis lagu dalam film ini, yakni pasangan suami-istri Robert Lopez dan Kristen Anderson-Lopez adalah otak di balik lagu ‘Let It Go’ yang menjadi soundtrack FROZEN. Jadi kemenangan ini bukanlah perjalanan pertama mereka menuju panggung Oscar.

Alexandre Desplat

Alexandre Desplat memenangkan best original score untuk THE SHAPE OF WATER. Ini adalah Oscar keduanya. sebelumnya Desplat pernah memenangkan kategori yang sama atas THE GRAND BUDAPEST HOTEL pada tahun 2015. Alexander Desplat total menerima 9 nominasi selama karirnya. "Terima kasih telah membiarkan musik menjadi suara karakter Anda dan menyampaikan cinta melankolis yang indah," kata Desplat kepada sutradara film tersebut, Guillermo del Toro.

Roger Deakins

Roger Deakins memenangkan best cinematography atas film  BLADE RUNNER 2049. Ini adalah kemenangan Oscar pertama bagi Deakins sekaligus nominasi ke-14. BLADE RUNNER 2049 menandai ketiga kalinya dia dinominasikan untuk Oscar saat bekerja sama dengan sutradara yang sama, yakni Denis Villeneuve. Ditanya soal pidato kemenangan, Deakins sendiri mengaku bahwa ia tak benar-benar menyiapkannya.

"Saya menulis satu, sekali saja," katanya. "(saat) pertama kali saya dinominasikan." tambahnya lagi. Wow, itu berarti pidatonya ia tulis saat menjadi nominasi untuk film THE SHAWSHANK REDEMPTION di tahun 1995.

Jordan Peele

Jordan Peele memenangkan best original screenplay untuk GET OUT. Ia merupakan sutradara Afrika Amerika pertama yang memenangkan penghargaan ini. Kemenangan Peele disambut dengan tepuk tangan yang meriah. Lucunya, Pelee malah berkata "Kalian akan mengacaukan jet ski saya, bertahanlah." Peele sebelumnya dikenal sebagai komedian serial Comedy Central, yakni ‘Key And Peele’. Dia sempat berhenti menulis film karena ragu filmnya akan berhasil, meski Pelee yakin bahwa filmnya akan menemukan penontonnya sendiri. Hal itu terjadi, dari semua nominator best original screenplay, film ini menjadi film dengan penghasilan terbanyak nomor 2 tahun lalu (DUNKIRK adalah yang pertama).

Lee Smith

Lee Smith menjadi pemenang dalam kategori best film editing atas DUNKIRK. Ini adalah kemenangan pertamanya setelah 3 kali menjadi nominator Oscar. Sebelumnya Lee Smith juga terlibat dalam film SPECTRE, INTERSTELLAR, INCEPTION, THE DARK KNIGHT, dll. Beberapa dari filmnya itu menjadi nominasi di berbagai ajang apresiasi film.

BLADE RUNNER 2049 (John Nelson, Gerd Nefzer, Paul Lambert and Richard R. Hoover)

BLADE RUNNER 2049 (John Nelson, Gerd Nefzer, Paul Lambert and Richard R. Hoover) memenangkan kategori best visual effects. Dalam pidato kemenangannya John Nelson menyampaikan rasa terimakasihnya pada banyak pihak. Sementara Paul Lambrert menyebutkan nama kedua putranya dan berharap mereka sedang menyaksikan moment membanggakan ini dari rumah. Lain lagi dengan Richard R. Hoover, ia mempersembahkan penghargaannya untuk seluruh temannya di Montreal. Terakhir, Gerd Nefzer hanya mengucapkan terima kasih yang singkat.

COCO

COCO memenangkan kategori best animated feature. meski bukan tahun yang paling kompetitif untuk film animasi, COCO dirasa pantas menerima penghargaan ini. Dengan kemenangan COCO, Ini berarti kesembilan kalinya produksi Pixar telah memenangkan kategori best animated feature. Film yang sarat dengan unsur musik dan diversity ini mendapatkan banyak sambutan bagus.

"Coco adalah bukti bahwa seni dapat mengubah dan menghubungkan dunia," kata Darla K. Anderson, "Dan ini hanya bisa dilakukan bila kita memiliki tempat bagi siapa saja yang merasa seperti orang lain untuk didengarkan." Tambahnya. Sementara itu Lee Unkrich menambahkan, "Orang-orang marjinal pantas merasa seperti mereka. Representasi penting. "

DEAR BASKETBALL

DEAR BASKETBALL memenangkan kategori film pendek animasi terbaik. Film ini disutradarai oleh Glen Keane dan ditulis serta diriwayatkan oleh Kobe Bryant melalui surat cintanya pada bola basket. Surat itu ditulis saat dia mengumumkan pengunduran dirinya dari NBA.

"Ini adalah pesan untuk kita semua. Apapun bentuk mimpimu yang mungkin terjadi, dengan gairah dan ketekunan hal yang tidak mungkin adalah mungkin," kata Keane saat mengenalkan Bryant. "Saya tidak tahu apakah itu mungkin. Sebagai pemain bola basket, kami benar-benar harus tutup mulut dan menggiring bola," kata Bryant.

Allison Janney

Allison Janney memenangkan kategori aktris pendukung terbaik. Janney memenangkan Oscar pertamanya karena bermain sebagai ibu yang kejam dari Tonya Harding dalam film I, TONYA. Allison Janney sendiri adalah aktris berkebangsaan Amerika yang memenangkan Primetime Emmy Award sebanyak tujuh kali atas perannya dalam serial televisi.

A FANTASTIC WOMAN

A FANTASTIC WOMAN dari Chile’ memenangkan kategori best foreign language film dalam Oscar kali ini. Film ini berkisah tentang seorang wanita transgender yang kehilangan pacar. best foreign language adalah kategori pertama yang dimenangkan oleh film Chile’.

Paul D. Austerberry

Paul D. Austerberry memenangkan kategori best production design atas film THE SHAPE OF WATER bersama dengan 2 desainer lain, yakni Jeffrey A. Melvin and Shane Vieau. Austerberry adalah orang di balik kesuksesan beberapa film seperti 30 DAYS OF NIGHT, ECLIPSE, dan POMPEII. Selain itu baru-baru ini ia juga mendapatkan nominasi BFCA untuk THE SHAPE OF WATER.

Gregg Landaker, Gary A. Rizzo dan Mark Weingarten

Gregg Landaker, Gary A. Rizzo dan Mark Weingarten menjadi juara dalam kategori best sound mixing atas DUNKIRK. Dalam pidato kemenangannya, Gary A. Rizzo dan Mark Weingarten mengungkapkan rasa terima kasihnya pada Chris Nolan yang turut melibatkan mereka dalam karyanya.

Richard King dan Alex Gibson

Richard King dan Alex Gibson menjadi juara dalam ketegori best sound editing atas DUNKIRK. Kemenangan King membuat rekor baru untuk kategori tersebut. King telah membawa pulang empat Oscar selama karirnya. Kemenangan sebelumnya adalah untuk MASTER AND COMMANDER: THE FAR SIDE OF THE WORLD serta 2 film lainnya yang merupakan hasil kolaborasi dengan Christopher Nolan, yakni THE DARK KNIGHT dan INCEPTION.

ICARUS

ICARUS menjadi juara dalam kategori best documentary feature. Menurut Bryan Fogel, sutradara dari film ini, ICARUS diharapkan dapat menjadi sebuah panggilan atas pentingnya bercerita tentang kebenaran.

Mark Bridges

Mark Bridges dari film PHANTOM THREAD menjadi juara dalam kategori best costume design. Selama ini kategori desain kostum dalam Oscar selalu dimenangkan oleh film yang menampilkan kostum-kostum cantik. Apakah itu juga berarti mereka memiliki desain kostum yang terbaik?

DARKEST HOUR

DARKEST HOUR menjadi juara dalam kategori best makeup and hair styling. Gary Oldman tampil meyakinkan sebagai Winston Churchill berkat make up dari Kazuhiro Tsuji. Karya Tsuji memang menakjubkan. Tidak heran ia mendapatkan Oscar yang merupakan Oscar pertama setelah tiga kali menjadi nominasi. Untuk mempoles Gary Oldman menjadi Winston Churchill, Tsuji menggunakan bahan silikon yang ia rancang sedemikian rupa lengkap dengan pembuluh darah serta tahi lalat. Tsuji tak sendiri, ia berbagi penghargaan dengan David Malinowski dan Lucy Sibbick.

Sam Rockwell

Sam Rockwell memenangkan kategori best supporting actor atas THREE BILLBOARDS OUTSIDE EBBING, MISSOURI. Rockwell memenangkan Oscar pertamanya itu dengan bermain Jason Dixon, seorang perwira polisi rasis. Walaupun karakter Jason Dixon yang diperankan Rockwell ini sangat memecah belah, namun para voters dalam Academy Award tampak tidak keberatan dengan hal itu.

disadur oleh Tantri D. Rahmawati dari washingtonpost.com

 

 

(kpl/mag)


REKOMENDASI
TRENDING