Kembaran Butuh Transplantasi Jantung, Ashton Kutcher Sempat Ingin Bunuh Diri

Kamis, 05 Oktober 2017 09:34 Penulis: Mita Anandayu
Kembaran Butuh Transplantasi Jantung, Ashton Kutcher Sempat Ingin Bunuh Diri Michael dan Ashton Kutcher © Istimewa

Kapanlagi.com - Meski kini Ashton Kutcher dikenal sebagai salah satu aktor yang ganteng dan penuh talenta, jika kembali ke tahun 1998 ia masih jadi sosok yang mengundang gelak tawa serta menarik penonton berkat wajah gantengnya. Debut dalam 'That '70s Show', peran yang didapat Ashton adalah bak seorang komedian.

Namun, siapa sangka pada masa mudanya, suami dari Mila Kunis ini memiliki cerita hidup yang cukup membuatnya emosional. Ashton sempat mengungkap bahwa ia selalu tidak dapat menahan tangisnya ketika mengingat saudara kembarnya.

Ashton dan Michael Kutcher © via angelfireAshton dan Michael Kutcher © via angelfire

Ya, Ashton Kutcher terlahir sebagai anak kembar. Ashton dan Michael Kutcher lahir di Iowa, Amerika Serikat pada 7 Februari 1978. Anak dari Larry dan Diane Kutcher ini merupakan adik kembar dari seorang kakak perempuan bernama Tausha.

Ashton dan Michael Kutcher bersama ayah, ibu dan kakak perempuannya, Tausha Š angelfireAshton dan Michael Kutcher bersama ayah, ibu dan kakak perempuannya, Tausha Š angelfire

Ashton lahir terlebih dahulu dengan berat 4 kg. Karena saat lahir ia begitu besar, sampai saat ini Michael memanggil kembarannya itu dengan panggilan Jabba the Hutt, salah satu karakter yang ada di Star Wars. Beberapa menit kemudian, Michael lahir. Namun sayangnya, Michael terlahir hanya dengan berat 1,8 kg.

Bermula ketika usia Ashton dan Michael menginjak umur 3 tahun. Diane mulai sadar ada yang beda dari Ashton dan Michael. Ashton bisa berlari dengan baik. Namun, Michael terlihat begitu 'lambat'. Saat itulah Michael didiaknosa mengidap cerebral palsy yaitu kelainan neurologis (otak) yang mempengaruhi saraf motorik untuk pergerakan tubuh, penyakit ini biasanya muncul pada masa bayi atau anak usia dini.

Ashton, Tausha, dan Michael Kutcher © angelfireAshton, Tausha, dan Michael Kutcher © angelfire

Masa kecil Michael selalu berhubungan dengan medis, mulai dari penglihatan dan kemampuan motoriknya. Tapi yang paling parah adalah ketika Michael juga didiaknosa dengan kelainan jantung.

Hal tersebut membuat Ashton harus ikut stres. Bahkan seperti yang dilansir oleh moviepilot.com, dia tidak mau pulang ke rumah hanya karena tidak mau terus-terusan mendengar berita buruk tentang Michael.

"Aku nggak mau pulang ke rumah karena nggak mau terus-terusan mendengar berita buruk tentang Michael. Aku selalu membuat diriku sibuk dan berusaha untuk tidak merasakan situasi yang sedang terjadi saat itu," ungkap Kutcher.

Suatu hari, kondisi Michael bukannya berangsur baik, tapi malah bertambah parah. Saudara kembarnya itu tidak akan bisa bertahan hidup tanpa adanya transplantasi jantung.

Klimaksnya, ketika umurnya menginjak 13 tahun, ia mengunjungi Michael di rumah sakit untuk mengetahui bahwa jantung kembarannya itu telah berhenti, dan hanya memiliki waktu 48 jam untuk mendapatkan transplantasi jantung dengan bantuan alat pompa jantung. Detik itulah, Ashton berpikir untuk mengakhiri hidupnya sehingga jantungnya bisa menyelamatkan saudara kembarnya.

Michael memberi julukan Jabba The Hutt untuk Ashton Kutcher © Body BuildingMichael memberi julukan Jabba The Hutt untuk Ashton Kutcher © Body Building

"Aku berdiri di balkon dan berpikir untuk loncat saat itu. Ayahku kemudian datang, dan aku menceritakan unek-unekku. Kemudian ayahku berkata untuk tidak melakukannya," ujar Ashton sambil mengingat kejadian tersebut.

Namun, keajaiban datang kala itu. Michael mendapatkan transplantasi jantung dari seorang wanita yang meninggal karena kecelakaan. Michael pun langsung menjalani operasi.

Beruntung, operasi Michael berjalan sukses. Kini Ashton dan Michael telah jadi sosok yang sukses meski berbeda profesi. Ashton kini dikenal sebagai aktor ganteng dan berbakat. Sementara saudara kembarnya, Michael sibuk sebagai seorang pengacara dan public speaker untuk Reaching for the Stars, sebuah yayasan untuk anak-anak dengan cerebral palsy dan Starkey Hearing Foundation, yaitu sebuah yayasan yang menyalurkan bagi para donatur dan orang yang butuh transplantasi organ. Tidak hanya itu, Ashton juga ikut berdonasi dalam charity yang diadakan kembarannya dan beberapa organisasi lainnya.

Michael dan Ashton Kutcher kini telah sukses dalam karir masing-masing © NY Daily NewsMichael dan Ashton Kutcher kini telah sukses dalam karir masing-masing © NY Daily News

Kisah masa lalu Ashton dan Michael Kutcher memang begitu menyedihkan tapi kesuksesannya kini jadi bukti bahwa jangan pernah menyerah untuk menjalani hidup. Betul nggak KLovers?

(kpl/mit)

Editor:

Mita Anandayu


REKOMENDASI
TRENDING