Wyclef Jean Minta Pendukungnya 'Bergerak'

Selasa, 24 Agustus 2010 11:49 Penulis: Darmadi Sasongko
Wyclef Jean Minta Pendukungnya 'Bergerak' Wyclef Jean
Kapanlagi.com - Bintan hip-hop Wyclef Jean, Senin (23/8), menuduh komisi pemilihan umum sementara Haiti (CEP) menggunakan 'tipu daya' dan melanggar undang-undang dasar dengan menolak pencalonannya untuk jadi presiden.

Di dalam pesan audio di Creole yang dibagikan kepada media Haiti, Wyclef menyeru pendukungnya agar 'bergerak tanpa henti' dalam menentang keputusan komisi tersebut, yang mencoret pencalonan dirinya, Jumat (20/8) karena dinilai tidak tinggal di Haiti selama lima tahun berturut-turut.

"Bahkan sebelum pekerjaan kami dimulai, teman-teman di Haiti dan luar negeri telah memperingatkan aku bahwa kebanyakan tipu daya bakal digunakan untuk menghalangi ku. Hasilnya: CEP telah membuktikan itu benar," katanya.

"Mereka melanggar undang-undang dasar agar menguntungkan keluarga mereka dan teman-teman mereka yang terus hidup dari uang rakyat," kata Wyclef. "Apakah anda akan terus mendukung orang yang tak menghormati hukum dasar negara?" sambungnya.

"Sementara anda bergerak tanpa henti untuk memaksa mereka menghormati hak anda, aku akan terus mengibarkan bendera Haiti. Semoga tetap sehat, pekerjaan baru saja dimulai," katanya.

Mulanya, Wyclef telah mengatakan akan mematuhi keputusan itu, tapi kemudiah mengubah pendirian pada Ahad, yang ditunjukkannya di status Twitter bahwa akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Namun Direktur Komunikasi komisi pemilihan umum, Pierre Thibaut Senin, mengatakan tak ada pihak berwenang yang lebih tinggi dibandingkan dengan komisi tersebut tentang masalah pemilihan umum.

Ia menyatakan mungkin saja untuk mengajukan banding atas putusannya, tapi putusan terakhir berada di komisi.

Bintang hip-hop, Wyclef adalah salah satu dari 15 calon presiden yang ditolak oleh komisi itu. Enam di antara calon tersebut ditolak karena mereka gagal memenuhi persyaratan untuk jadi presiden.

Wyclef, yang dilahirkan di Haiti, telah tinggal di Amerika Serikat sejak usia sembilan tahun. Tapi ia telah memberi perhatian lebih besar pada negaranya, yang miskin, dalam beberapa tahun belakangan. 

(ant/dar)

REKOMENDASI
TRENDING