Agnez Mo Ibaratnya Pelari Sprint, Sementara Netizen Itu Penontonnya

Rabu, 16 Mei 2018 08:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Agnez Mo Ibaratnya Pelari Sprint, Sementara Netizen Itu Penontonnya Agnez Mo / Credit: KapanLagi - Budy Santoso

Kapanlagi.com - Sebagai seorang publik figur, mendapati komentar positif dan negatif itu sudah seperti makanan sehari-hari. Hal serupa juga dirasakan oleh Agnez Mo, yang kini tengah meniti karirnya di industri musik Hollywood. Prestasinya memang membuat banyak orang bangga, namun di balik itu tak sedikit pula yang sering mengkritik pelantun Coke Bottle tersebut.

Agnez cuma ingin fokus pada goal-nya, tak peduli jika nantinya banyak mendapati kritikan maupun pujian. Wanita berusia 31 tahun itu mengibaratkan dirinya seperti seorang pelari sprint, sementara para komentator itu sebagai penonton.

"Pernah lihat pelari waktu dia sprint nggak? Pelari kalau dia lagi punya satu tujuan, ada spectators kan, spectators itu biasanya antara dia sorakin atau mereka boom! Tapi pelari itu cuma fokus pada satu tujuan yaitu garis finishnya, so thats exactly what you have to do, in your life. Make sure kamu punya goals. Cuma itu saja yang harus kamu lihat, spectators yang sorakin itu penonton, karena kalau saya selalu pertanyaannya gini, 'This is what you have to ask your self'. Dan juga supaya you gonna feel better, pada saat orang berusaha ngerendahin kamu, kamu tanya 'What have you done in your life? What have u done in my life? I know what I’ve done in my life, and I’m pretty freakin proud of what I’ve done in my life', gitu," ujar Agnez saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/5).

Agnez fokus pada goals, bukan kata-kata netizen / Credit: KapanLagi - Budy SantosoAgnez fokus pada goals, bukan kata-kata netizen / Credit: KapanLagi - Budy Santoso

Ketika mendapat komentar negatif yang berlebihan, Agnez tak mau terlalu ambil pusing. Ia lebih memilih untuk menghapusnya. Padahal seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir banyak artis yang memilih untuk melaporkan ucapan jahat netizen terkait UU ITE yang sekarang sudah berlaku.

"Tinggal hapus aja. Kalau saya selalu yang bikin saya grounded adalah to keep the right people in your inner circle, thats the most important things. Karena saya kalau cari temen picky, saya nggak cari orang yang, yes sir, yes mam, people, saya cari orang-orang yang bisa kasih tau saya like, 'You can't do that, you just messed up', i need that, those kind of people. Sayangnya orang-orang kadang cari validations, namanya juga orang, like human beings, sense of acceptance," sambungnya.

"Pada akhirnya jadi salah, temenannya sama orang yang, 'Oh iya bagus kok', tapi mereka nggak bener-bener true. Makanya saya sama keluarga saya close banget sama mama saya, kakak saya, karena mereka nggak lihat saya kayak artis. For them it's like you're just my daughter, you're just my little sister, pada saat saya ada something, saya tau motivation mereka selalu baik, tapi mereka akan kasih tau saya, my biggest critics. Punya orang-orang yang tepat seperti itu in your inner circle, gonna make you grounded dan saat kamu grounded kamu akan tahu what is real and what is not," pungkas Agnez.

Sebelumnya, Agnez juga sempat memberikan komentarnya terkait kasus pengeboman yang terjadi di Surabaya. Komentarnya bijak, tanpa emosi, tanpa sindiran. Seperti ini kata-katanya..

(kpl/far/gtr)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING