Akhirnya Awkarin Buka Suara Soal Kematian Oka Mahendra Putra

Jum'at, 21 Juli 2017 13:38 Penulis: Wulan Noviarina
Akhirnya Awkarin Buka Suara Soal Kematian Oka Mahendra Putra Awkarin dan Oka Mahendra ©instagram/awkarin

Kapanlagi.com - Berbagai spekulasi tentang penyebab kematian Oka Mahendra Putra, CEO Takis Entertainment bermunculan di dunia maya. Tak sedikit pula netizen yang mencaci maki Awkarin, menudingnya sebagai penyebab kematian Oka.

Seperti diketahui, Oka dan Awkarin putus beberapa bulan lalu. Setelah mereka putus, Karin mengaku kaluar dari Takis dan belum mendapatkan bayarannya.

Setelah berdiam selama beberapa waktu, kini akhirnya Awkarin buka suara. Ia membalas beberapa komentar dari netizen, dan meminta mereka untuk tidak berkomentar jika tidak tahu kenyataan yang sebenarnya.

Awkarin buka suara soal kematian Oka ©instagram/awkarinAwkarin buka suara soal kematian Oka ©instagram/awkarin

Lewat tulisannya Awkarin menyebut bahwa ia bukan putus dari Oka lantaran tidak dibayar. Awkarin juga menyatakan bahwa setelah putus, hubungannya dengan Oka masih baik. Ia juga mendampingi Oka selama CEO muda itu sakit.

"Mereka nggak tahu setelah putus selama ini Karin ada buat nemenin almarhum, nyuapin, nemenin tidur, ngajak jalan, dll," tulis pemilik nama lengkap Karin Novilda ini.

Selain itu Awkarin mengungkap fakta lain soal masalahnya dengan Takis. Ia menyebut dirinya dimanfaatkan oleh orang lain agar masalah dengan Takis diblow up media.
Awkarin baru sadar sudah dimanfaatkan orang lain ©instagram/awkarinAwkarin baru sadar sudah dimanfaatkan orang lain ©instagram/awkarin

"Waktu itu yang nyuruh mengekspos di snapgram soal gaji dll adalah pemilik Takis yang satu lagi, dan anak-anak Taks lain yang tidak dapat gajinya. Waktu itu Karin gak tau kalau Karin cuma dimanfaatin karena Karin punya power buat ngomong ke media. Dan untuk yang masih sempat tertawa dan menghina atas kehilangan orang tersayang, mereka yang tidak punya hati. Mungkin baru akan kerasa sama mereka kalau mereka yang ngalamin," pungkasnya.

Sementara itu CEO Proud Project, Trivet Sembel menegaskan bahwa Oka tidak meninggal karena bunuh diri dan banyak hutang seperti yang selama ini beredar. Namun Oka depresi lantaran diserang haters terus-terusan.

Oka tidak bunuh diri ©instagram/proud.projectOka tidak bunuh diri ©instagram/proud.project

Karena itu ia meminta agar semua haters menghentikan sikap buruk mereka karena bisa membahayakan nyawa orang lain. Oka adalah korban dari tulisan penuh kebencian yang dialamatkan kepadanya. Jangan sampai ada korban lain yang jatuh seperti Oka.

(kpl/phi)

Editor:

Wulan Noviarina


REKOMENDASI
TRENDING